19 Mei 2008

JENITRI TIDAK HANYA BIJI TITISAN DEWA


Kedua mata Prof I Nyoman Kabinawa terpejam. Ia duduk bersila mengenakan pakaian putih. Bibirnya merapalkan doa. '...Dhimahi dhiyo nah pracodayat.' Pada saat bersamaan, jari manis tangan kanannya memutar biji mala seukuran buah kersen hingga 108 kali. Telunjuk dan kelingking terlarang menyentuh mala yang tersusun dari biji buah jenitri.

Itulah ritual Prof I Nyoman Kabinawa dan penganut Hindu lain saat bermeditasi. Dalam ritual itu, jenitri elemen penting lantaran mempunyai nilai mitos tinggi. 'Sebelum digunakan untuk meditasi, jenitri mesti diberi mantra agar memiliki kekuatan,' kata Kabinawa, periset Pusat Penelitian Bioteknologi, LIPI. Dengan kekuatan itu, doa yang dipanjatkan pun sampai ke Sang Hyang Widi.

Rudraksha-sebutan jenitri di India adalah tanaman setinggi 25-30 m dengan batang tegak dan bulat berwarna cokelat. Sepanjang tepi daunnya bergerigi dan meruncing di bagian ujung. Dalam bahasa India, rudraksa berasal dari kata rudra berarti Dewa Siwa dan aksa berarti mata. Sehingga arti keseluruhan: mata Siwa. Sesuai namanya, orang Hindu meyakini rudraksa sebagai air mata Dewa yang menitik ke bumi. Tetesan air mata itu tumbuh menjadi pohon rudraksa.

Mata Siwa

Di Indonesia, biji titisan Dewa Siwa itu populer dengan nama ganitri, genitri, atau jenitri. Indonesia merupakan pengekspor dan produksen terbesar di dunia. Pohon jenitri atau bahasa latinnya Elaeocarpus ganitrus banyak ditanam di Jawa Tengah, Sumatera, Kalimantan, Bali, dan Timor. Indonesia memasok 70% kebutuhan jenitri yang diekspor dalam bentuk butiran biji. Sebanyak 20% pasokan lainnya dari Nepal. Sedangkan India, negara paling banyak menggunakan rudaksa hanya memproduksi 5%.
Menurut Ir. Komari, peneliti dari Pusat Penelitian Institut Teknologi Bandung, biji-biji jenitri keras dan awet, bisa digunakan untuk 8 generasi. Kecuali ukuran, setiap biji memiliki jumlah lekukan atau mukhis berbeda. Jumlahnya bervariasi mulai dari 1 hingga 21 mukhis yang memiliki perbedaan arti. Semakin banyak mukhis harganya kian tinggi.

Manfaat jenitri bukan sekadar alat 'hitung' dalam berdoa laiknya tasbih bagi kaum Muslim atau rosario bagi umat Nasrani. Biji jenitri juga berfungsi menghilangkan stres. Itu dibuktikan oleh Dr Suhas Roy dari Benaras Hindu University. Penelitiannya mengungkap utrasum bead-sebutan jenitri di Amerika-biji jenitri mengirimkan sinyal secara beraturan ke jantung ketika digunakan sebagai kalung. Ia mengatur aktivitas otak yang mengarah pada kesehatan tubuh.

Efek itu diperoleh lantaran biji sima-sebutan jenitri di Sulawesi Selatan-memiliki sifat kimia dan fisik berupa induksi listrik, kapasitansi listrik, pergerakan listrik, dan elektromagnetik. Karena itu biji jenitri mempengaruhi sistem otak pusat saat menyebarkan rangsangan bioelektrokimia. Hasilnya, otak merasa tenang dan menghasilkan pikiran positif.

Sebetulnya, komposisi kimia jenitri tak beda jauh dengan buah lainnya. Antara lain 50,024% karbon, 17,798% hidrogen, 0,9461% nitrogen, dan 30,4531% oksigen. Beberapa elemen mikro dalam biji tanaman anggota famili Elaeocarpaceae itu adalah aluminum, kalsium, klorin, tembaga, kobalt, nikel, besi, magnesium, mangan, dan fosfor.

Panasea

Pembeda jenitri dan buah lain terungkap melalui riset Institut Teknologi India. Jenitri memiliki nilai spesifik gravitasi sebesar 1,2 dengan pH 4,48. Saat digunakan untuk berdoa, misalnya, jenitri memiliki daya elektromagnetik sebesar 10.000 gauss pada keseimbangan Faraday, hasil konduksi elektron alkalin. Gara-gara itulah jenitri dipercaya mengontrol tekanan darah, stres, serta berbagai penyakit mental.

Jenitri juga dipercaya menyembuhkan epilepsi, asma, hipertensi, radang sendi, dan penyakit hati. Ia berguna saat dikalungkan di leher ataupun diminum air rebusan. Caranya? Biji jenitri direndam semalam lalu diminum saat perut kosong. Itu terbukti efektif meredam hipertensi dan menghasilkan perasaan tenang dan damai. Dalam 7 hari, tekanan darah turun bila dibarengi dengan mengalungkan jenitri di leher. Khasiat lain, jenitri berfungsi sebagai pelindung tubuh dari bakteri, kanker, dan pembengkakan.

Begitulah riset sahih Singh RK dari Departemen Farmakologi, Banaras Hindu University, India. Ia menggunakan berbagai larutan seperti petroleum eter, benzena, kloroform, asetone, dan etanol untuk melarutkan 200 mg/kg buah jenitri kering. Larutan jenitri hasil perendaman selama 30-45 menit itu menunjukkan sifat antipembengkakan radang akut dan nonakut pada tikus yang dilukai. Di luar itu, jenitri menghilangkan sakit kepala alias antidepresan dan antiborok pada tikus terinjeksi.
Uji praklinis yang melibatkan babi sebagai satwa percobaan, membuktikan jenitri mencegah kerusakan paru-paru. Sebelumnya, babi diinduksi pemicu luka, histamin, dan asetilkoline aerosol. Meski diberi zat perusak paru-paru, organ pernapasan babi-babi itu tetap baik.

Duduk perkaranya karena glikosida, steroid, alkaloid, dan flavonoid yang terkandung dalam jenitri melindungi paru-paru. Keempat zat organik itu juga bersifat antibakteri. Terhitung 28 jenis bakteri gram positif dan negatif enyah oleh ekstrak jenitri antara lain Salmonella typhimurium, Morganella morganii, Plesiomonas shigelloides, Shigella flexnerii, dan Shigela sonneii.

Menurut A B. Ray dari Department of Medicinal Chemistry, Banaras Hindu University, India, alkaloid yang terkandung dalam jenitri: pseudoepi-isoelaeocarpilin, rudrakine, elaeocarpine, isoelaeocarpine, dan elaeocarpiline. Senyawa itu berkhasiat meluruhkan lemak badan. Caranya, 25 gram buah Elaeocarpus ganitrus kering, dicuci dan direbus dalam 1 gelas air sampai air rebusan tersisa separuh. Setelah air rebusan dingin, saring, lalu minum sekaligus.

Pengisap polutan

Cuma itu faedah genitri? Ada lagi peran lain yang dimainkan oleh genitri sebagaimana hasil riset Dwiarum Setyoningtyas dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Institut Teknologi Bandung: jenitri sebagai penyerap polutan. Ia membandingkan konsentrasi gas sulfur oksida, nitrogen oksida, dan karbon monoksida dalam kotak kaca berisi tumbuhan ganatri dengan kotak tanpa tumbuhan.

Ke dalam kedua kotak kaca diembuskan emisi gas buang dari hasil pembakaran tiga jenis bahan bakar yang memiliki kandungan biodiesel yang berbeda. Yaitu 10% biodiesel (B-10), 5% biodiesel (B-5), dan 0% biodiesel (B-0) sebagai pembanding. Hasilnya, tingkat pencemaran dari ketiga jenis emisi bahan bakar dalam kotak kaca berisi jenitri tercatat lebih rendah (sulfur oksida 0,81 ? 0,38 ppm, nitrogen oksida 0,49 ? 0,01 ppm, dan karbon monoksida 1,36 ? 0,71 ppm).

Bandingkan dengan kotak kaca tanpa jenitri yang pencemarannya lebih tinggi. Untuk ke-3 zat kimia itu masing-masing 5,15 ? 1,77 ppm, 0,75 ? 0,15 ppm, dan 2,34 ? 1,36 ppm. Kesimpulannya genitri berperan menurunkan tingkat pencemaran. Itu sebabnya, 'Jenitri digunakan sebagai pohon pelindung di sepanjang jalan Bandung-Lembang,' kata Eka Budianta, budayawan.

Pustaka : Trubus

17 komentar:

  1. He..he.. Itu foto koleksi pribadi Mas. Bgt ngerti tek pasang nang postingan, ybs mencak2, ktnya itu foto paling keren.:-D

    BalasHapus
  2. haha, tp emang keren fotone

    ngomong2, aku baru ngerti manfaat dan kegunaan jenitri dari tulisan mas diatas.

    selama ini aku masih blum 'dong', kok bisa2 nya jenitri laku sedemikian mahal, sampe2 ngalah2 i wong nandur mbako sing ben dina kesel gole nyirami pas musim ketiga.

    rupanya begitu too, di expot ya?

    anyway, mas naufal ini mas suhar bukan?

    email saya ario_takahara@yahoo.com, tolong di add di ym :)

    atau takahara_hideyoshi@gmail.com

    suwun2 :D

    (author watulawang.co.cc

    BalasHapus
  3. Mas Aryo, mknya jgn takut utk plg n jd org watulawang lg;-).. ....:-DDg b'bisnis jenitri, jgn takut di wtl nda bs nge-net ma nge-game.:-D..
    ..Naufal nama anak saya yg br 6 bln. Sy kenalkan dr skrg biar bsk bs msk MURI sbg bloger t'lama. He..he..:-D

    BalasHapus
  4. Udah ada cara biar jenitri buahnya hanya sebesar kedelai tok...apa belum...???

    BalasHapus
  5. o ia

    kok bisa sih yang kecil justru mahal?

    kok bisa ya...

    efeknya ke apa?

    BalasHapus
  6. Hideyoshi:
    Konon buah suci rudraksha digunakan utk tasbih Hindu. Kegunaan lain tdk tau. Harga buah jenitri ditentukan oleh kecil, cerah dan muklisnya. Kl yg kecil lbh mahal, tak ada yg tau krn pemasaran jenitri tak terbuka spt komoditi p'kebunan lain. Mngkn kalo kecil, tasbihnya kan jd tak tll panjang. Konon di Watukosek Jatim ada ratusan hektar hutan jenitri utk membiayai militer. Coba ditelusuri. Mngkn akan byk jwban dr situ.

    Promedia:
    Di Peniron tlh dikembangkan bibit unggul. Kmrn mlh ada pesanan smp 3ribu pohon. Indukannya, 1 pohon bs menghasilkan 12 juta.

    BalasHapus
  7. wah.. coba deh ntar aku cari info nya..

    BalasHapus
  8. Wah bagus kalau sudah ada Penelitian dan Pengembangan. Siapa tau Peniron bisa maju karena peningkatan ekonomi dari hasil Agrobisnis Jenitri...

    BalasHapus
  9. kulo nuwun mas......

    bade nanya...kl bijinya ada yang tahu gak infonya sapa yang jualannya....
    soale saya kok tertarik mo beli to....

    kl ada yang tahu mbok yao saya dia paringi preso... hehehehe monngo info saya ke wakhirusan@yahoo.com ya.... (^__^)

    maturnuwun sak derengipun

    Yovita-cah mBandung kota kembang tea
    wakhirusan@yahoo.com

    BalasHapus
  10. @Yovita Aku tau ngga ya....

    BalasHapus
  11. DITEMPAT SAYA BANYAK POHON DAN BUTIR JENITRI SUPER BAGI YANG BERMINAT LEBIH JAUH HUB BPK ALI NO HP085927490080
    ATAU DI DESA LEBAK RT 02 RW I KEC.KALIWIRO WONOSOBO...DIJAMIN PUAS DAN JAMINAN MUTU

    BalasHapus
  12. luarbiasa memang manfaat biji jenitri, bahkan didekat daerah saya tinggal, disekitar wonosobo dan kebumen, para petani yang dulunya bisa dibilang hidup pas-pasan, berkat menanam pohon jenitri, sekarang kehidupanya berubah drastis

    bagi siapa saja yang ingin mendapatkan bibit pohon jenitri kita bisa membantu.
    tajib:081225180627 / 085866873972
    e-mail:tajibbun@yahoo.com

    BalasHapus
  13. peno_kali Pancur5/10/09 21:13

    jenitri karo gronong sedulur ra

    BalasHapus
  14. Nang plumbon lagi pada tergila-gila karo jenitri sing jere pada kaya mendadak gara2 jenitri 1 pohon bisa ngasilaken 5 juta jajal apa ora seneng ning nek nandur...

    BalasHapus
  15. nang Peniron, 1 wit ana sing 20 juta Kang..

    BalasHapus
  16. siapa yang mau jenitri unik??? tlg kasih no telp khusus pembeli jenitri unik

    BalasHapus

- Urun rembug
- Nerusna dopokan
Saran: untuk lebih mempercepat, silahkan langsung pilih profil Anda pada pilihan Nama/URL dengan menuliskan Nama dan URL Anda.