<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264</id><updated>2011-09-14T22:14:25.067+07:00</updated><category term='PNPM'/><category term='TENTANG PENIRON'/><category term='TULISAN ASAL'/><category term='SPORT'/><category term='GALERI'/><category term='POLITIK'/><category term='TENTANG BLOG INI'/><category term='PENGUMUMAN'/><category term='KIRIMAN'/><category term='LKMD'/><category term='UNIK'/><category term='PEMDES'/><category term='PENGETAHUAN'/><category term='peniron'/><category term='NGAPAK'/><category term='SEJARAH'/><category term='PRIBADI'/><category term='BERITA'/><category term='OPINI'/><category term='UNEK-UNEK'/><category term='BUDAYA'/><category term='AGROBISNIS'/><category term='KEBUMEN'/><category term='KHAS'/><title type='text'>peniron online</title><subtitle type='html'>blog kampungan wong kampung</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>85</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-8661307327972156</id><published>2010-02-08T15:28:00.000+07:00</published><updated>2010-02-08T15:28:34.676+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Nyuwun pangapunten, gubug puniko sampun pindah wonten &lt;a href="http://www.blog.peniron.net/"&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;mriki&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Kulo aturi pinarak.. Sumonggo..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-8661307327972156?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/8661307327972156/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2010/02/nyuwun-pangapunten-gubug-puniko-sampun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8661307327972156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8661307327972156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2010/02/nyuwun-pangapunten-gubug-puniko-sampun.html' title=''/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-9079888392619144978</id><published>2009-07-17T19:56:00.000+07:00</published><updated>2009-07-17T19:56:54.640+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Klambi anyar</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Entah karena apa, tiba-tiba saya pengin mengganti template blog ini. Mungkin karena mulai bosan terlalu lama tampilan blog ini tak berubah. Itu-itu saja tanpa sentuhan apa-apa. Monoton dan standar banget hingga pantes saja ada tamu yang dengan bangganya bilang jelek. hehe.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi karena waktu yang sangat terbatas, aku cuma ngganti template dan tata ruang masih amburadul belum tertata&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Moga-moga ada waktu nanti untuk membenahinya. Dan juga semoga tampilan baru akan memberi inspirasi dan semangat baru. Mohon saran dari teman-teman..&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-9079888392619144978?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/9079888392619144978/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/07/klambi-anyar.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/9079888392619144978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/9079888392619144978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/07/klambi-anyar.html' title='Klambi anyar'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-3213262738676922798</id><published>2009-07-16T14:50:00.001+07:00</published><updated>2009-07-16T14:56:21.334+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Paguyuban Perwaji</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;T&lt;/i&gt;&lt;i&gt;ulisan ini saya culik dari blog Kang Surawan. Kebetulan karena saya lagi nda sempat nulis dan ada tulisan temen yang relevan untuk dipasang di sini. Sebenarnya dulu saya pernah dikasih email berisi artikel Perwaji dari Kang Wardi tapi belum sempat saya posting. Mohon maaf sekaligus ijin Kang Sura. hehe..&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Alhamudillahirobil'alamin, saya panjatkan kehadirat Alloh SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, islam, sehat dan segala nikmat yang telah kita dapatkan. Semoga dengan nikmat nikmat yang telah kita terima menambah rasa keimanan kita terhadap Alloh SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lebih bersyukur lagi, kami warga Perkutukan, Watupecah dan Pranji , desa Peniron sebelah barat khususnya yang berada di wilayah JABODETABEK BANTEN, pada bulan yang lalu ( 15 Pebruari 2009 ) telah mengadakan suatu pertemuan akbar dalam rangka silaturahmi dengan sesama warga, yang telah lama tidak bersilaturahmi. Maksud dan tujuan tersebut adalah untuk meningkatkan rasa talisilaturahmi sesama warga peniron sebelah barat khususnya. Seperti kita ketahui bahwa kebanyakan dari teman-teman yang berada di perantuan khususnya jakarta dan sekitarnya jarang sekali atau bahkan tidak pernah bertemu sama sekali atau bahkan tidak saling mengenal. Wabil khusus bagi warga yang telah lama di perantauan dan bagi temen temen yang masih remaja, mereka tidak saling mengenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Pada pertemuan kala itu berhasil di bentuk suatu wadah atau paguyuban sebagai payung talisilaturahim. Wadah tersebut sepakat di beri nama " Paguyuban PERWAJI " ( Paguyuban warga Perkutukan, Watupecah dan Pranji ). Sebenarnya wadah tersebut sebelumnya telah ada yaitu dulunya Karang Taruna Pertapan Tunggal, namun karena sesuatu hal mandek di tengah jalan kurang lebih 10 tahunan.&lt;br /&gt;Kemudian teman teman remaja mempunyai keinginan untuk mengaktifkan lagi Karang Taruna Pertapan Tunggal, kemudian dengan dukungan warga yang lebih senior, disepakati bersama untuk di aktifkan lagi tapi dengan nuansa yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu kita ketahui bahwa warga Perkutukan, Watupecah dan Pranji yang berada di JABODETABEK Banten jumlahnya ratusan orang. Awalnya panitia agak ragu, apakah apresiasi warga akan menerima gagasan tersebut. Alhamdulillah pada pertemuan perdana yang bertempat di rumah bapak kasim, warga watupecah yang telah lama tinggal di Jakarta daerah kampung rambutan dihadiri kuang lebih 50 orang. Dan jumlah itu menurut kami telah mewakili bahwa paguyuban PERWAJI di sambut baik oleh warga.&lt;br /&gt;Pada pertemuan tersebut di bentuk juga kepengurusan PERWAJI, Sebagai penasehat Bapak kasim, Kunto, Sajan, SE, Karsum dan Sawet. Ketua Umum : Surawan, Amd, Wakil Idan II : Rasman, Amd, Kardan. Sekertaris : Saisan, Bendahara : Ano .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Visi dan Misi PERWAJI adalah : Meningkatkan talisilaturahmi dan Sosial&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-3213262738676922798?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/3213262738676922798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/07/paguyuban-perwaji.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3213262738676922798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3213262738676922798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/07/paguyuban-perwaji.html' title='Paguyuban Perwaji'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-1551885559821932458</id><published>2009-07-11T02:23:00.001+07:00</published><updated>2009-07-11T02:23:59.176+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Perbaikan jalan Tembono - Peniron dilelang ulang</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Keinginan warga Peniron dan sekitarnya untuk menikmati jalan yang memadai mesti tertunda. Masalahnya proses lelang paket pekerjaan Perbaikan Jalan Tembono - Peniron (dr SMPN 2 Pejagoan s/d Jembatan Bengkek) harus diulang. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses lelang untuk pekerjaan ini sebenarnya sudah dilaksanakan pada bulan Maret yang lalu, sehingga jika lancar seharusnya sekarang jalan itu sudah diaspal. Karena dari lelang pertama dianggap tidak ada yang memenuhi persyaratan teknis/administrasi, maka Bidang Bina Marga DPU Kab. Kebumen selaku pemilik paket kembali melelang ulang paket ini termasuk 2 paket lain yang mengalami hal yang sama yaitu Pembangunan Jembatan Lokidang dan Perbaikan Jalan Gentan - Mirit Petikusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan lelang ulang pada tanggal 11 Juli besok tidak ada masalah sehingga perbaikan jalan yang sudah sangat mendesak itu tidak tertunda lagi. &lt;br /&gt;Demikian pula semoga tidak ada lagi opini, isu, kabar burung, berita bohong, kabar sesat dll dll yang menganggap bahwa molornya pengerjaan perbaikan jalan Tembono - Peniron karena adanya unsur politik.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-1551885559821932458?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/1551885559821932458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/07/perbaikan-jalan-tembono-peniron.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/1551885559821932458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/1551885559821932458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/07/perbaikan-jalan-tembono-peniron.html' title='Perbaikan jalan Tembono - Peniron dilelang ulang'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-8037367980949794271</id><published>2009-07-10T14:41:00.000+07:00</published><updated>2009-07-10T14:41:45.045+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>SBY menang dikandang banteng</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pilpres 2009 baru saja usai. Hasil perhitungan cepat nasional yang diadakan beberapa lembaga menempatkan pasangan SBY - Boediono sebagai pemenang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan Pilpres 2009 di desa Peniron berlangsung lancar dan aman. Peniron memiliki jumlah calon pemilih yang tercatat dalam DPT sebanyak 4.804 orang dan terbagi dalam 11 TPS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil perhitungan akhir pasangan Mega - Prabowo memperoleh 864 suara (29,05%), SBY - Boediono mendapat 1.848 suara (62,29%) dan JK - Wiranto hanya kebagian 140 suara (7,72%). Jumlah pemilih yang hadir 2.967 dari 4.804 yang tercatat dalam DPT. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya TPS yang dimenangi pasangan non SBY adalah&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;TPS 2 di Kalimacan (sebelah Mas Kadi P)dengan keunggulan Mega - Pro 129 suara, SBY - Boediono 101 suara dan JK - Win 10 suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua PPS Desa Peniron, Sumedi (34) menyampaikan bahwa Pemilu ini jauh lebih lancar dari Pilleg yang lalu dan tidak terlalu membebani petugas di PPS maupun KPPS. Pada Pilleg yang lalu, ada TPS yang baru menyelesaikan administrasi dan menyetorkan hasilnya ke PPS pada jam 1 dini hari, sementara Pilpres kali ini seluruh TPS sudah menyetorkan hasil ke PPS sebelum jam 3 sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai DPT, menurut keterangan memang masih terjadi banyak kekeliruan. Bahkan masih banyak muncul nama-nama fiktif, beberapa warga yang sudah meninggal masih terdaftar dan beberapa warga yang sudah punya hak pilih malah tidak terdaftar. Padahal menurut ketua PPS, pihaknya sudah memperbaharui dan menyetorkan data DPS jauh sebelumnya. Beruntung ada kebijakan MK yang membolehkan penggunaan KTP + KK sebagai pengganti undangan/DPT.&lt;br /&gt;Sementara di desa tetangga Peniron, Watulawang menjadi desa yang memenangkan Mega - Pro dengan 248 suara, SBY - JK 212 suara dan JK - Win 26 suara. Desa Pengaringan, Kebagoran, Kedungwaru dan Jemur memenangkan SBY - Boediono.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-8037367980949794271?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/8037367980949794271/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/07/sby-menang-dikandang-banteng.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8037367980949794271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8037367980949794271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/07/sby-menang-dikandang-banteng.html' title='SBY menang dikandang banteng'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-6747886725706313407</id><published>2009-05-13T07:46:00.001+07:00</published><updated>2009-05-13T07:46:08.121+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peniron'/><title type='text'>Mari Beramal</title><content type='html'>&lt;div align='justify'&gt;Assalamu'alaikum Wr. Wb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih kepada Ibu/Bpk/Sdr/Sdri yang telah beramal dana pembangunan masjid Baituttaqwa Rayung Peniron, semoga amal Ibu/Bpk/Sdr/Sdri diterima Allah SWT.&lt;br /&gt;Diberitahukan bahwa dana masjid di rek A.n Sdr. Sukandar s.d 12-05-2009 Rp 6.291.110,- dan diambil Rp. 6 juta diserahkan oleh Sukandar kepada Shodiqin (ketua panitia) di Peniron pada tgl 22-03-2009. &lt;br /&gt;Saldo Rp 291.110,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan masjid blm selesai karena kekurangan dana. Mari kita beramal dg mengisi  rek BRI no. 0122 0104 3058 507 a.n. Sukandar. &lt;/br&gt;&lt;br /&gt;Wassalaamu'alaikum Wr. Wb. &lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;Supardi&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;==&gt;&gt; tulisan di atas saya olah dari sms yang saya terima dari salah satu Panitia.. &lt;br /&gt;Saya publikasikan di sini karena siapa tau ada teman2 di sini yang tergerak untuk beramal.. Monggo..&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-6747886725706313407?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/6747886725706313407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/05/mari-beramal_13.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6747886725706313407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6747886725706313407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/05/mari-beramal_13.html' title='Mari Beramal'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-1808564805246547170</id><published>2009-04-26T16:48:00.004+07:00</published><updated>2009-04-26T16:51:29.363+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PNPM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peniron'/><title type='text'>Kisruh PNPM</title><content type='html'>PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) Mandiri Perdesaan di Peniron sudah masuk proses Penentuan usulan desa untuk diusulkan di forum Musyawarah Antar Desa (MAD) ditingkat kecamatan.&lt;br /&gt;Forum penentuan yang disebut Musyawarah Desa Khusus Perempuan (MDKP) dan Musyawarah Desa Penetapan (MDP) yang dilaksanakan pada hari Selasa 21 April 2009 itu disamping menetapkan usulan desa juga menetapkan Tim MAD dan Tim Penulis Usulan. Penetapan usulan desa dipilih dari beberapa usulan dari tingkat Kadus/Kelompok. Disamping usulan fisik, ada juga usulan Simpan Pinjam Perempuan yang bersifat wajib sebesar 25% dari total nilai usulan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil MDKP, terpilih usulan untuk diajukan ke MAD adalah:&lt;br /&gt;1. Pembangunan jalan/rabat beton Curug-Silampeng-Sibango-Batas Desa Pengaringan sepanjang 2200 m&lt;br /&gt;2. Simpan Pinjam&lt;br /&gt;3. Pelatihan keripik singkong. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Proses musyawarah sebenarnya sudah berjalan lancar, adil dan demokratis. Tetapi begitu acara selesai timbul gejolak di Kadus Perkutukan yang dipicu kekecewaan usulan dusun Perkutukan tidak lolos ke MAD. Bahkan dari 8 wakil Perkutukan, hanya 2 yang menyetujui usulannya yaitu rabat beton. Bahkan pada malam itu sebagian warga sudah berkumpul yang konon akan berdemo ke balai desa. Beberapa perwakilan masyarakat akhirnya menemui Kades untuk minta klarifikasi. Beberapa hal yang menjadi keberatan mereka antara lain: kedatangan undangan yang sangat mepet waktunya dan jumlah peserta yang dibatasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi menjaga situasi agar kondusif maka Pemdes langsung mengambil inisitif mengundang seluruh tokoh masyarakat dan pelaku PNPM dan dikumpulkan hari Kamis 23 April 2009 untuk klarifikasi sekaligus menjelaskan prosedur PNPM yang sebenarnya. Dari penjelasan Kader Penggerak Masyarakat Desa Sdr Muhsinun dan Shermy Astuti ternyata undangan terlambat di lingkungan Kadus setempat karena susah mencari warga yang mau mewakili dalam MDKP. Disamping itu, jumlah undangan dibatasi agar musyawarah berjalan lebih adil dan lancar, yaitu 10 orang utusan tiap Kadus sehingga setiap Kadus punya jumlah hak suara sama. &lt;br /&gt;Pada saat itu juga semua peserta termasukdari Perkutukan sepakat agar hasil MDKP tetap diteruskan. Tetapi sehari sesudah itu ternyata masih ada gejolak dimasyarakat bahkan konon ada politisasi masalah tersebut. Konon warga Perkutukan tetap akan beramai2 ke balai desa meminta penjelasan langsung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah itu tentu sangat disayangkan. Apalagi sebenarnya hal yang dituntut warga sangat tidak berdasar apalagi karena esensi dari PNPM adalah pemberdayaan masyarakat melalui kompetisi yang fair. Artinya seharusnya warga dapat menerima apapun hasil musyawarah jika memang sudah berjalan sesuai prosedur. Pola pikir yang salah bahwa PNPM bisa dibagikan/digilir itulah yang harus dibuang karena PNPM tidak diberikan tapi dikompetisikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masalah ini sebenarnya Pemerintah Desa juga sudah memberi kebijakan dengan memprioritaskan jalan Perkutukan untuk dibangun dengan dana ADD. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa sumber bahkan mengatakan bahwa sikap warga yang sedikit kaku sebenarnya tidak dapat dikatakan mewakili suara Perkutukan karena hanya beberapa oknum warga yang memanfaatkan situasi agar sedikit panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan upaya dialog yang terus dibangun akan segera mencairkan suasana. Jika tidak, terpaksa pihak Pemerintahan Desa bersikap tegas terhadap pemain-pemain gelap&lt;br /&gt;--diposkan dengan HP&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-1808564805246547170?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/1808564805246547170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/04/pnpm-program-nasional-pemberdayaan.html#comment-form' title='26 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/1808564805246547170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/1808564805246547170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/04/pnpm-program-nasional-pemberdayaan.html' title='Kisruh PNPM'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>26</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-2940753635852388965</id><published>2009-04-13T15:52:00.001+07:00</published><updated>2009-04-13T15:58:24.429+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNEK-UNEK'/><title type='text'>Wong Peniron Merambah Facebook</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aktifitas yang padat membuat blog ini kembali terbengkalai. Berbulan-bulan media ini tidak menyajikan info apapun kendati sebenarnya banyak sekali info yang layak tayang. Beruntung masih ada teman-teman yang berkenan masuk dan tilik gubug ini mesti dalam kondisi tanpa penghuni.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;Bahkan karena lama nda diupdate, blog ini ternyata turun rating dari PR 3 menjadi PR 1. Eman-eman sebenarnya ketika blog ini sedikit banyak sudah seperti salah satu media komunitas.. Disamping itu, eman-eman juga ketika blog yang sudah ikut berjasa mencarikan kita teman, harus hilang dan kita kehilangan komunikasi itu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;Didorong eman-eman itulah, saya merasa tetap tak tega meninggalkannya. Semampu saya, sedikit-sedikit waktu saya akan saya sisihkan untuk tilik dan nguri-uri media ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu, akhir-akhir ini saya memang lebih asyik terseret trend bermain-main dijejaring “facebook”. Karena ternyata ada banyak teman dari daerah kita yang sudah mempunyai akun di FB itu, saya bikin juga facebook untuk komunitas ini dengan nama “wong peniron”. Sebagian catatan2 dan berita singkat akan saya tulis di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang sudah punya akun di facebook silahkan add saja wong peniron sebagai teman dan bagi yang belum punya akun facebook silahkan segera bikin biar tak ketinggalan jaman. Hehe..&lt;br /&gt;Peniron di facebook silahkan klik &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1114553046"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-2940753635852388965?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/2940753635852388965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/04/aktifitas-yang-padat-membuat-blog-ini.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/2940753635852388965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/2940753635852388965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/04/aktifitas-yang-padat-membuat-blog-ini.html' title='Wong Peniron Merambah Facebook'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-6270585174561502659</id><published>2009-04-13T14:42:00.000+07:00</published><updated>2009-04-13T14:42:11.090+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Jalan Klatak Ambles Lagi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Derita masyarakat Peniron dan sekitarnya belum habis. Setelah jalan rusak puluhan tahun dan belum lama ini Jembatan Klapasawit ambles, sekarang jalan Klatak/Kudu yang pada tahun 1991 ambles kini terancam putus kembali. Memang tanah di daerah itu selalu bergerak sehingga pada tahun 2007 seluruh warga Klatak direlokasi ke tempat aman. Pengaruh tanah bergerak itulah yang membuat jalan sepanjang 300an meter disekitar Klatak ikut ambles. Disamping labilnya tanah, kondisi itu juga dipengaruhi oleh aktifitas penambangan pasir dibawah Klatak (Kadus Bak) yang hanya berjarak 100an meter.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, jalan yang ambles itu sudah mencapai panjang sekitar 10 meter dengan kedalaman 1 meter lebih. Kerusakan ini sudah dilaporkan ke Pemkab dan Dinas terkait, tetapi untuk realisasi perbaikan belum diketahui kapan. Jika tidak diperbaiki, jalan itu terancam kembali longsor dan putus seperti tahun 1990 lalu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-6270585174561502659?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/6270585174561502659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/04/jalan-klatak-ambles-lagi.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6270585174561502659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6270585174561502659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/04/jalan-klatak-ambles-lagi.html' title='Jalan Klatak Ambles Lagi'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-3831382720011648923</id><published>2009-02-22T15:14:00.005+07:00</published><updated>2009-02-23T01:01:39.071+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENTANG PENIRON'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNIK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEBUMEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KHAS'/><title type='text'>Menjadi Jaka Tingkir di Kali Luk Ulo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SaGR0XjWXzI/AAAAAAAAAgY/6ory8wiqi0A/s1600-h/GETEK.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 307px; height: 230px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SaGR0XjWXzI/AAAAAAAAAgY/6ory8wiqi0A/s400/GETEK.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305682164880662322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesaktian Jaka Tingkir, seorang muda dari Pengging yang akhirnya menjadi raja &lt;a href="http://id.wikipedia/wiki/kerajaan_pajang/"&gt;Pajang&lt;/a&gt; berjuluk &lt;a href="http://id.wikipedia/wiki/sultan_hadiwijaya"&gt;Sultan Hadiwijaya&lt;/a&gt; sudah begitu melegenda. Seorang sakti sekaligus ambisius hingga mengantarnya menjadikan Pajang, yang dahulunya hanya kadipaten dibawah kekuasaan kesultanan Demak mampu berbalik dan menjadi kerajaan besar hingga sampai ke daerah Madura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita kesaktian Jaka Tingkir salah satunya adalah ketika dia mampu menaklukan kawanan buaya putih tatkala menyeberang sungai Bengawan Solo dengan rakitnya. Dengan kesaktiannya, kawanan buaya itu bahkan menjadi abdi dengan mendorong rakitnya menyusuri sungai Bengawan Solo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita Jaka Tingkir itulah yang saya ingat ketika tadi pagi menyeberang Kali Luk Ulo menggunakan rakit di dukuh Klapasawit, Peniron. Saya sengaja menggunakan rakit karena dengan menyeberang sungai Luk Ulo, waktu tempuh saya ke rumah di Kebumen menjadi lebih cepat. Disamping sedikit lebih dekat, kondisi jalan wetan kali mulai desa Kedungwaru sampai Gemeksekti juga relatif lebih baik dari jalan di kulon kali. Ya, dari dulu kondisinya selalu begitu, daerah kulon kali tak pernah lebih baik dalam hal prasarana umum.&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakit yang dalam bahasa Peniron disebut "getek", memang menjadi sarana alternatif bagi penduduk Peniron dan sekitarnya untuk memperpendek waktu dan jarak tempuh. Maklum, setelah jembatan Tembono di Kebumen, baru ada jembatan gantung di desa Wonotirto di utara Karangsambung, yang jaraknya sekitar 10 km dari Peniron hampir sama jaraknya dengan jembatan Tembono. Bayangkan jika harus memutar melalui kesalah satu jembatan itu. Karena tak ada alternatif jembatan lain, maka rakit ini menjadi penting. Paling tidak mulai dari Peniron sampai Kebakalan, ada 4 lokasi penyeberangan menggunakan jasa rakit, yaitu di Klapasawit Peniron, 2 di desa Karangreja, dan 1 didesa Kebakalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Klapasawit Peniron, dahulu jasa penyeberangan selalu dikelola oleh perorangan. Karena sehari dapat menghasilkan minimal 80 ribu, maka usaha jasa penyeberangan dengan rakit ini lumayan menjanjikan bagi pengelola. Sekarang, usaha jasa penyeberangan di Klapasawit Peniron dilakukan bersama-sama oleh masyarakat. Hasil dari jasa rakit itu setelah dipotong untuk operasional dimasukkan untuk kepentingan musholla Baitul Muttaqien. Pengelola juga tidak menentukan tarif untuk jasa ini. Seikhlasnya, bahkan tidak memberipun tak bakalan ditagih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagi Anda yang ingin menikmati petualangan Jaka Tingkir, datanglah ke Peniron dan cobalah berakit-rakit. Berakit-rakitlah dahulu, mbayar belakangan. Tidak hanya orang, motorpun isa ikut naik asal tidak lebih dari 5. Disamping berat, tempatnya juga tidak cukup. Jika ingin sedikit seru, datanglah ketika air sungai sedang tinggi sehabis banjir, dijamin pasti dag dig dug karena kita tidak bekali peralatan keamanan apapun. Datanglah ketika musim hujan. Jika kemarau rakit ini tidak beroperasi karena kali Luk Ulo kering.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-3831382720011648923?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/3831382720011648923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/02/menjadi-jaka-tingkir-di-kali-luk-ulo.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3831382720011648923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3831382720011648923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/02/menjadi-jaka-tingkir-di-kali-luk-ulo.html' title='Menjadi Jaka Tingkir di Kali Luk Ulo'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SaGR0XjWXzI/AAAAAAAAAgY/6ory8wiqi0A/s72-c/GETEK.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-2285941571394523220</id><published>2009-02-20T02:14:00.005+07:00</published><updated>2009-02-20T02:26:07.610+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='POLITIK'/><title type='text'>Jalan Rusak, Akhirnya Masyarakat Bereaksi Juga</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SZ2wvt42D_I/AAAAAAAAAgA/2XnQfRZdQ8k/s1600-h/ola+dibangun+ola+obos.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 384px; height: 288px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SZ2wvt42D_I/AAAAAAAAAgA/2XnQfRZdQ8k/s400/ola+dibangun+ola+obos.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304590269930672114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada yang agak berbeda ketika lewat jalan rusak di Peniron sekarang. Seperti pada gambar, sebuah poster terpampang dengan tulisan mencolok mirip slogan milik pasangan pilpres dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasang tidak tahu siapa, tetapi saya yakin hal itu dilakukan oleh kelompok yang sangat peduli dengan kondisi keprihatinan bertahun-tahun. Mereka hanya berusaha mencari perhatian karena selama ini memang kurang diperhatikan. Dan, sah-sah saja masyarakat berekspresi, bahkan bentuk unjuk rasa seperti ini masih terlalu santun jika melihat betapa pemerintah tak pernah berpihak pada masyarakat daerah ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ekspresi awal ini menjadi yang terakhir jika pihak terkait akan merespon gelisahnya masyarakat. Jika tidak, sangat wajar jika masyarakat mengekspresikannya dengan bentuk yang lebih demonstratif lagi. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-2285941571394523220?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/2285941571394523220/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/02/jalan-rusak-akhirnya-ada-yang-bereaksi.html#comment-form' title='35 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/2285941571394523220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/2285941571394523220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/02/jalan-rusak-akhirnya-ada-yang-bereaksi.html' title='Jalan Rusak, Akhirnya Masyarakat Bereaksi Juga'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SZ2wvt42D_I/AAAAAAAAAgA/2XnQfRZdQ8k/s72-c/ola+dibangun+ola+obos.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>35</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-1558717890257397573</id><published>2009-02-19T23:37:00.004+07:00</published><updated>2009-02-20T00:36:46.187+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='POLITIK'/><title type='text'>Berita Dari Kampung</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa minggu ini, saya memang tidak sempat menulis. Walaupun sering online, saya hanya sebatas membaca dan memberi komentar kalau sempat. Dengan waktu yang sulit dibagi serta banyak pekerjaan, update dan menulis terpaksa saya tunda dulu. Mau bagaimana lagi lha wong memang pekerjaan saya bukan tukang ngeblog kok. hehe. Saya memang sempat update blog, itupun cuma upload gambar golak ama masukin banner gratisan di blog yang sekarang ternyata error. Hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya banyak berita dari kampung, tetapi sayangnya kok teman-teman lain nda mau andil untuk jadi kontributor. Sayangnya akhir-akhir ini saya tidak begitu kober. Nda sempat ngalor ngidul yang biasanya minimal setiap mingguan. Idealnya memang, ada teman-teman lain yang mau menjadi kontributor, misalkan tidak menulis, paling tidak memberi informasi berikut gambar pada saya yang kemudian akan saya masukkan ke sini. Padahal dikampung ada Mas Sinun, Mas Memed dkk yang sudah bolak-balik saya undang untuk jadi kontributor. Tapi mereka-mereka sepertinya lebih memilih nyari duit sih, jadi ya gemana lagi. Saya juga maklum karena aktifitas ngeblog seperti ini memang cuma buang-buang energi saja. Doakan saja saya juga besok akan sadar seperti mereka. hahaha&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berita yang akan saya tulispun, sebagian karena saya mendapat gambar foto dari Mas Kasidin, kaur Kesra yang baru. Kebetulan seharian tadi (kemarin), saya ketemu beliau diacara MAD PNPM Mandiri Perdesaan di Aula P &amp;amp; K Kec. Pejagoan. Di acara itu, secara tak terduga saya malah ketiban sial karena dipilih menjadi sekretaris BKAD (Badan Kerjasama Antar Desa) Kec. Pejagoan. Mulanya, saya bahkan dipilih untuk menjadi ketua, beruntung ada teman dari desa Karangpoh yang berbaik hati mengalah menjadi ketuanya. Saya bilang sial karena dari hampir seratus orang yang hadir, tak ada yang berminat menjadi pengurus BKAD termasuk saya. Alasannya, disamping diberi tanggung jawab berat juga tidak ada honornya! hahaha..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AMELIA AHMAD YANI datang ke desa Peniron&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SZ2X8Z-s-uI/AAAAAAAAAf4/NuQNXo2L7pk/s1600-h/aMELIA.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 307px; height: 230px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SZ2X8Z-s-uI/AAAAAAAAAf4/NuQNXo2L7pk/s400/aMELIA.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304563000134138594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ini berita yang pertama. Amelia A. Yani, putri alm. Jendral (anumerta) A. Yani pahlawan revolusi kemarin selasa, 17 Pebruari 2009 datang ke Peniron. Kedatangan beliau yang menjabat sebagai Ketua Umum Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) dalam rangka silaturahmi dengan kader dan simpatisan PPRN. Silaturahmi politik itu berlangsung di rumah Kadi Prayitno, Kudu/Bak dan dihadiri oleh sekitar 250 orang. Disamping sambutan politik dan silaturahmi, juga dihibur oleh organ tunggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang Peniron dan sekitarnya, kunjungan ibu Amelia A. Yani adalah sebuah sejarah, dimana baru kali ini seorang ketua umum Partai (walaupun dari partai baru) mau berkunjung ke wilayah Kebumen utara. Padahal pejabat Kebumen sendiri seperti malas berkunjung ke sini. Memang, tidak harapan ketika melihat kapasitas partai ini, terutama jika realitas politik setelah Pemilu 2009 tidak ada perubahan berarti dari keadaan sekarang. Tetapi jika berpikir positif, kunjungan itu merupakan kehormatan ditengah kondisi daerah ini yang seperti dianak tirikan penguasa bertahun-tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoke nda ngimpi tiba-tiba wong Peniron bisa salaman, makan bareng, bertatap muka bahkan berjoged bareng anak Jendral Ahmad Yani yang dulu hanya kita lihat di film yang wajib diputar menjelang tanggal 1 Oktober itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan, kedatangan beliau memberi manfaat bagi daerah Peniron dan sekitarnya. Sebenarnya tanpa kedatangan ibu Amelia A. Yani pun, sudah seharusnya ada perubahan pola pikir menjelang Pemilu 2009 dan berikutnya bahwa saatnya wong Peniron tidak menjual diri demi kepentingan sesaat.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-1558717890257397573?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/1558717890257397573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/02/berita-dari-kampung.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/1558717890257397573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/1558717890257397573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/02/berita-dari-kampung.html' title='Berita Dari Kampung'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SZ2X8Z-s-uI/AAAAAAAAAf4/NuQNXo2L7pk/s72-c/aMELIA.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-5603359415180930318</id><published>2009-02-16T08:03:00.006+07:00</published><updated>2009-02-20T01:46:11.801+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEBUMEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KHAS'/><title type='text'>Golak</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SZi67aye_7I/AAAAAAAAAfo/eb4POfgB6Gc/s1600-h/IMG_0201.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SZi67aye_7I/AAAAAAAAAfo/eb4POfgB6Gc/s320/IMG_0201.JPG" style="cursor: move;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gambar ini sudah diupload lumayan lama. Karena belum punya waktu, tak ada tulisan yang menyertai kecuali "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ini baru gambare, tulisane nyusul ya.&lt;/span&gt;."..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar disamping adalah gambar golak. Bagi orang Kebumen harusnya tahu atau paling tidak pernah mendengarnya. Ya, golak adalah salah satu makanan tradisional khas Kebumen. Di samping golak, Kebumen punya banyak makanan khas seperti soto Tamanwinangun, Sate Ambal, Lanting Karanganyar dan Soto Petanahan. Disamping makanan di atas, ada juga peyek yutuk dan pecel, makanan khas ini dapat kita jumpai terutama jika kita pergi ke Pantai Bocor atau Petanahan.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke golak, Peniron merupakan salah satu daerah penghasil golak, makanan khas yang berbahan ubi kayu alias singkong. Bentuk golak dibentuk menyerupai angka 8 seperti tampak pada gambar. Bagi wong ndesa seperti saya, golak cukup nikmat dimakan berteman pecel. Di Peniron banyak penjual golak. Disamping berjualan di desa sendiri terutama di pasar dan di keramaian, sebagian juga memasarkan dengan membuka "outlet" di luar Peniron seperti di pertigaan jembatan Tembana, pertigaan Sokka, Pasar Keputihan, Pasar Tengok dan lain-lain. Di bawah, ada teman penggemar golak yang sudah memberi referensi "outlet2" itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SZi-kFm2TnI/AAAAAAAAAfw/kjYoCI_IsXs/s1600-h/IMG_0196.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SZi-kFm2TnI/AAAAAAAAAfw/kjYoCI_IsXs/s320/IMG_0196.JPG" style="cursor: move;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Di samping golak Peniron, penjual golak lain dapat dijumpai di dalam kota Kebumen yaitu disebelah utara toko Mantep jalan Suprapto dan di depan MAN 2 Kebumen jalan Pemuda. Penjual golak yang membuka "outlet" itu buka dari sore sampai malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang belum pernah makan golak? Sebaiknya Anda mencobanya jika ingin pengalaman kuliner Anda lebih lengkap. Dan golak Peniron akan memberi jaminan rasa yang bikin ketagihan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-5603359415180930318?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/5603359415180930318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/02/golak.html#comment-form' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/5603359415180930318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/5603359415180930318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/02/golak.html' title='Golak'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SZi67aye_7I/AAAAAAAAAfo/eb4POfgB6Gc/s72-c/IMG_0201.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-6131042561309003136</id><published>2009-02-04T18:17:00.024+07:00</published><updated>2009-02-04T18:44:52.653+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEBUMEN'/><title type='text'>Rustriyanto Dilantik Jadi Wabup Kebumen</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SYl_eftDq9I/AAAAAAAAAfI/0in7JraDkOA/s1600-h/logo+kebumen.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SYl_eftDq9I/AAAAAAAAAfI/0in7JraDkOA/s320/logo+kebumen.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Gubernur Jawa H Bibit Waluyo  melantik H Rustriyanto SH menjadi Wakil Bupati Kabupaten Kebumen periode tahun 2005-2010, Selasa  (4/2)..  Pelantikan  dan pengucapan sumpah  jabatan digelar dalam  rapat paripurna istimewa DPRD di gedung dewan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadir pula Wakil Gubernur Jateng yang juga kakak kandung Rustriyanto Dra. Hj. Rustriningsih, MSi pada pelantikan yang dihadiri sekitar 350 undangan.  Hadir pula Bupati Kebumen  K.H. Nashiruddin AM dan jajaran Muspida Kebumen serta sejumlah bupati dan walikota se - eks Karesidenan Kedu dan Banyumas, kepala dinas/instansi di ligkungan Pemkab Kebumen, serta 26 camat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rapat paripurna istimewa dengan agenda utama  pengucapan sumpah jabatan dan pelantikan  wabup tersebut  diawali dengan pembacaan keputusan Menteri  Dalam Negeri dilanjutkan pengambilan sumpah  jabatan wakil bupati,  penandatanganan berita acara  pengucapan sumpah  jabatan wabup.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Acara dilanjutkan kata pelantikan oleh gubernur Jawa Tengah. Kemudian dilanjutkan pemasangan tanda pangkat jabatan, penyematan tanda  pangkat jabatan serat penyerahan petikan keputusan Mendagri  serta pembacaan sambutan gubernur Jateng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H Rustriyanto SH  terpilih sebagai wakil bupati  melalui rapat  paripurna  DPRD pemilihan Wabup pada 22 Januari 2009.  Politisi  yang menjabat Sekretris DPC PDI Perjuangan Kebumen itu mengantongi  33 suara  dari 35 anggota dewan  yang hadir. Sedangkan  rivalnya dokter AF Bambang Suryanto SpPD  hanya mendapat 1 suara. Sisanya satu suara  abstain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua DPRD Kebumen Probo Indartono SE MSi didampingi Sekretaris DPRD Sutjipto Nugroho, SE mengatakan, Rustriyanto akan mendampingi  Bupati Kebumen KH M Nashiruddin  Al Mansyur sampai Juli 2010 mendatang.&lt;br /&gt;Dikutip dari: suaramerdeka cybernews&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-6131042561309003136?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/6131042561309003136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/02/rustriyanto-dilantik-jadi-wabup-kebumen.html#comment-form' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6131042561309003136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6131042561309003136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/02/rustriyanto-dilantik-jadi-wabup-kebumen.html' title='Rustriyanto Dilantik Jadi Wabup Kebumen'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SYl_eftDq9I/AAAAAAAAAfI/0in7JraDkOA/s72-c/logo+kebumen.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-7282449924809198939</id><published>2009-02-01T13:18:00.014+07:00</published><updated>2009-02-01T13:58:31.021+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALERI'/><title type='text'>PERANG IKLAN MENUJU KURSI DEWAN</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SYVFVcuaXwI/AAAAAAAAAe4/0DXEZ06mpWk/s1600-h/poster+caleg.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SYVFVcuaXwI/AAAAAAAAAe4/0DXEZ06mpWk/s320/poster+caleg.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Calon wakil rakyat ternyata hanya berani perang gambar, belum ada yang berani perang visi apalagi memberikan pendidikan politik. Lihatlah deretan poster caleg di pertigaan jembatan bengkek. Sampai mendekati Pemilu legislatif nanti, jumlah poster-poster itu pasti bertambah banyak.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Silahkan dikomentari, artikel diposting belakangan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-7282449924809198939?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/7282449924809198939/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/02/perang-iklan-menuju-kursi-dewan.html#comment-form' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7282449924809198939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7282449924809198939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/02/perang-iklan-menuju-kursi-dewan.html' title='PERANG IKLAN MENUJU KURSI DEWAN'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SYVFVcuaXwI/AAAAAAAAAe4/0DXEZ06mpWk/s72-c/poster+caleg.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-234993862050822690</id><published>2009-02-01T01:16:00.014+07:00</published><updated>2009-02-02T18:46:26.346+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='POLITIK'/><title type='text'>JEMBATAN KLAPASAWIT AMBRUK</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SYbcutWJXWI/AAAAAAAAAfA/6rEo3uNn_MA/s1600-h/kerja+bakti+nang+jembatan+ambruk.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SYbcutWJXWI/AAAAAAAAAfA/6rEo3uNn_MA/s320/kerja+bakti+nang+jembatan+ambruk.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Jembatan Klapasawit di dukuh Klapasawit desa Peniron yang berada di ruas jalan Peniron – Kebakalan, Kamis malam Jum’at, 29 Januari 2009 ambruk. Ambruknya jembatan tersebut menyebabkan arus transportasi di jalur jalan tembus Kebumen - Banjarnegara tersebut terputus selama 2 hari. Padahal jalur tersebut sangat vital bagi masyarakat dan sebagai jalur satu-satunya  angkutan umum trayek Kebumen – Peniron – Kebakalan – Wonotirto.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Putusnya jembatan tersebut sebenarnya sudah dikhawatirkan masyarakat sejak lama karena jembatan itu sudah lebih dari 8 tahun digerus erosi. Oleh masyarakat, kerusakan jembatan di jalan Kabupaten itu juga sudah lama diusulkan, tetapi pihak terkait terutama Bidang Bina Marga DPU Kab. Kebumen belum juga melakukan perbaikan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Untuk mengatasi kesulitan masyarakat, pada hari Sabtu kemarin dilakukan kerja bakti membuat jembatan darurat dari kayu dan bambu disebelah jembatan yang terputus. Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten beserta jajaran terkait pada hari Sabtu itu juga melakukan peninjauan langsung ke lokasi, termasuk beberapa wartawan cetak dan elektronik seperti Suara Merdeka, KR, Wawasan, Ratih TV dan RCTI. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain putusnya jalur Kebumen – Kebakalan akibat ambruknya jembatan, infrastruktur transportasi di jalur ini juga sudah sangat memprihatinkan. Selain jalan di antara SMPN 2 Pejagoan sampai balai desa yang sudah sangat tak layak sebagai jalan Kabupaten karena seperti kubangan kerbau, jalan mulai Peniron sampai Kebakalan juga sudah rusak parah. Selain kepadatan dan beban dari truk-truk pengangkut pasir, jalan di jalur ini juga seperti tidak mendapat perhatian dari pemerintah. Bukti yang paling nyata adalah peningkatan jalan yang sepanjang sekitar 8 km dari Karangpoh ke Peniron saja sampai memakan waktu 3 tahun dengan 4 tahap yang sekarang masih menyisakan sekitar 800 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desa-desa mulai dari Karangpoh sampai Kebakalan memang bagai anak tiri pemerintah/penguasa dibanding jalur lain disekitar Peniron seperti jalur Kebumen Karangsambung dan Karanggayam – Kebakalan. Padahal pada saat menjelang Pemilu seperti ini, Peniron dan sekitarnya selalu menjadi daerah rebutan partai politik. Sayangnya, tidak pernah dari dulu ada wakil rakyat dari daerah ini. Dan sayangnya, masyarakat Peniron dan sekitarnnya pun masih terlalu murah memberi hak suara pada setiap Pemilu. Entah masyarakat yang terlalu bodoh sehingga tidak menyadari potensinya, atau memang sikap parpol-parpol itu yang membiarkan kebodohan masyarakat demi potensi tambang suara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, menjelang Pemilu 2009 semoga masyarakat bisa menyadari potensinya dengan lebih pintar menggunakan hak pilihnya. JANGAN PILIH CALEG BUSUK!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ket: foto dari SM &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-234993862050822690?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/234993862050822690/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/02/jembatan-klapasawit-ambruk.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/234993862050822690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/234993862050822690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/02/jembatan-klapasawit-ambruk.html' title='JEMBATAN KLAPASAWIT AMBRUK'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SYbcutWJXWI/AAAAAAAAAfA/6rEo3uNn_MA/s72-c/kerja+bakti+nang+jembatan+ambruk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-733754152135864996</id><published>2009-01-23T03:57:00.001+07:00</published><updated>2009-01-26T04:09:23.438+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEBUMEN'/><title type='text'>RUSTRIYANTO SH, WAKIL BUPATI KEBUMEN YANG BARU</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;H Rustriyanto, SH (41), akhirnya terpilih sebagai Wakil Bupati Kebumen pada Rapat Paripurna di DPRD, kemarin. Ia meraih 33 suara dari 35 anggota DPRD yang hadir. Sedangkan pesaingnya, dr AF Bambang Suryanto Sp.PD (42) hanya meraih satu suara, dan satu suara dinyatakan abstain. Pilwagub dimulai sekitar pukul 09.30, setelah 24 wakil rakyat hadir dan dianggap memenuhi kuorum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam Rapat Pleno yang dipimpin Ketua DPRD H Probo Indartono SE MSi itu juga dihadiri Ketua DPC PDI-P Kebumen Dra Hj Rustriningsih MSi. Politisi yang juga Wagub Jateng itu tiba di Gedung DPRD bersamaan dua cawabup serta diikuti ratusan kader banteng mencereng.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hadir pula Sekda H Suroso SH mewakili Bupati KH M Nashiruddin AM, Wakapolres Kompol Agung Aristyawan Adhi SH SIK, serta para pejabat eksekutif. Bahkan sewaktu para pejabat telah hadir, baru satu dua wakil rakyat tiba di DPRD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah rapat pleno dibuka Ketua Dewan, selanjutnya diserahkan kepada Ketua Panitia Pemilihan H Heru Budiyanto, didampingi lima anggota, Misbakhul Ghorib, Ir Budi Hianto Susanto, H Sudarno, M Stevani Dwi Artiningsih, dan Dian Lestari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemilih pertama yang menggunakan hak pilih adalah Ketua Dewan Probo Indartono. Tepuk tangan hadirin menyambut saat Probo maju mengambil surat suara dan memilih di bilik suara, lalu memasukkan ke kotak suara. Bukan rahasia lagi, selama ini ada persaingan terselubung Rustriyanto dan Probo Indartono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Di tengah jalannya pemilihan, jumlah wakil rakyat yang hadir terus bertambah. Selain dari FPDI-P dengan 19 suara, ditambah tiga anggota dari Partai Demokrat, dari FPPP lima anggota lengkap hadir. Dari FPAN empat orang juga hadir lengkap.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Dari FKB hadir Wakil Ketua DPRD Drs H Marur Adam Maulana MPdI, Imam Sibaweh dan KH Dawami Misbah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan dari FPG tujuh anggota kompak tidak hadir. Wakil Ketua DPRD H Suprapto HS dari FPG sejak awal tegas menyatakan, fraksinya tidak mendukung pengisian wakil bupati.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Dari FKB juga ada tiga anggota tidak hadir menggunakan hak suara. Yaitu Ketua FKB Drs H Habib Kholil, Ir Sri Hari Susanti MM serta Miftahul Ulum. Ketiga wakil rakyat itu sejak awal konsisten tidak menghadiri jadwal pilwabup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Sekitar 45 menit pemungutan suara pilwabup berakhir. Selanjutnya kotak suara disegel dan dibuka oleh panitia pemilihan. Satu per satu kartu suara dibaca.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Hasil perhitungan akhir, Rustriyanto alias Aan meraih 33 suara, dokter Bambang Suryanto satu suara, dan satu suara abstain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Ketua DPC PDI-P Drs. Hj Rustriningsih, M.Sc&amp;nbsp;menyatakan, setelah hasil Pilwabup itu dikirim DPRD ke Mendagri lewat Gubernur, diharapkan segera turun persetujuan dan proses pelantikan segera bisa dilakukan. Hal itu supaya roda pemerintahan di Kebumen berjalan normal. Apalagi sudah sekitar empat hingga lima bulan agenda pilwabup sempat tersendat. Rustri juga berharap situasi politik segera pulih dan semua pihak bisa mendukung agenda Pemkab Kebumen di bawah kepemimpinan Bupati KH M Nashiruddin dan Wakil Rustriyanto.(B3-64)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;sumber : suaramerdeka.com &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-733754152135864996?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/733754152135864996/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/01/rustriyanto-sh-wakil-bupati-kebumen.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/733754152135864996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/733754152135864996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/01/rustriyanto-sh-wakil-bupati-kebumen.html' title='RUSTRIYANTO SH, WAKIL BUPATI KEBUMEN YANG BARU'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-6575601139363767583</id><published>2009-01-18T12:01:00.007+07:00</published><updated>2009-02-09T21:15:24.634+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENTANG PENIRON'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUDAYA'/><title type='text'>MERDI BUMI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SXLbN9jDzoI/AAAAAAAAAeY/WBXABRKluxQ/s1600-h/wayangan.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 307px; height: 230px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SXLbN9jDzoI/AAAAAAAAAeY/WBXABRKluxQ/s400/wayangan.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292533545020149378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap bulan Muharam atau bulan Sura/Suro, di Peniron selalu diadakan selamatan desa. Di Peniron, selamatan desa setiap bulan Suro ini disebut Merdi Bumi atau Merti Desa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Semenjak kepemimpinan Kades Triyono Adi, acara selamatan desa selalu diadakan 2 hari. Hari pertama/malam pertama diisi acara pengajian, sedangkan hari kedua diisi pagelaran wayang kulit. Hal ini bertujuan untuk menghormati budaya masyarakat Peniron yang beragam, terutama mengakomodir dua kelompok berpaham Kejawen dan Santri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu diketahui, acara selamatan desa di Peniron dibagi menjadi 2 kategori yaitu Merdi Bumi dan Ruwat Bumi. Merdi Bumi diadakan setiap tahun, dan pada setiap 3 tahun dinamakan ruwat bumi. Merdi Bumi dan Ruwat Bumi disamping berbeda pemaknaan juga dalam hal tata caranya, walaupun acara masih sama pengajian dan wayangan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Merdi Bumi adalah sebuah selamatan desa sebagai bentuk syukur dan permohonan agar desa menjadi desa yang gemah ripah loh jinawi kerta titi tentrem kerta raharja. Dalam pengajian dan wayangan, diadakan seperti biasa tak ada ritual dan lakon khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruwat Bumi diadakan sebagai ritual untuk meruwat bumi atau membersihkan bumi dan isinya dari hal/aura jahat. Dengan demikian, maka setelah diruwat, bumi dan penghuninya terhindar dari malapetaka. Pada ruwat bumi dihari pertama konon Kyai yang akan mengisi acara pengajianpun berdoa khusus untuk membersihkan dan memagari Peniron dari hal-hal buruk. Sedangkan pada acara wayangan, pagelaran wayang adalah khusus untuk ruwat, yaitu dengan tidak menggunakan kelir, menggunakan blencong/lampu minyak. Lakon dan dalangnyapun khusus untuk acara ruwatan dan dilakukan pada pagelaran siang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling ditunggu, selesai dalang melakukan ritual ruwat seluruh sesaji dan sarana ritual berupa tumpengan, hasil bumi dan lain-lain akan menjadi rebutan warga. Sebagian memang masih mempercayai bahwa sesaji dan sesranan lain yang telah diberi doa-doa itu akan mendatangkan berkah. Begitulah kepercayaan........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini, Peniron hanya mengadakan Merdi Bumi karena ruwat bumi sudah diadakan tahun lalu. Acara diadakan hari Jumat - Sabtu, 16-17 Januari 2009 bertempat di balai desa. Hari pertama adalah acara pengajian yang diadakan malam Sabtu dengan diisi pengajian oleh Kyai Sardi dari Lirap, Petanahan. Disamping pengajian, malam itu juga diisi hiburan seni janeng sampai pagi pimpinan Bpk Irfangi dari Krajan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kedua adalah pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Wartun Gati Wicara dari desa Watulawang. Disamping menampilkan dalang muda yang cukup mumpuni, wayangan malam tadi juga menampilkan sinden yang lumayan cantik sehingga wayangan tadi malam dihadiri banyak penonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping dihadiri masyarakat, Muspika dan Kades tetangga, pagelaran wayangan juga dimanfaatkan oleh para caleg dengan hadir untuk bersosialisasi. Sebagian caleg itu bahkan menjadi donatur dengan sumbangan uang yang lumayan banyak. Untungnya, tidak ada hal-hal yang berbau kampanye pada malam itu, kecuali sebagian permohonan lagu dari penonton yang mengatasnamakan simpatisan parpol.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-6575601139363767583?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/6575601139363767583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/01/merdi-bumi.html#comment-form' title='17 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6575601139363767583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6575601139363767583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/01/merdi-bumi.html' title='MERDI BUMI'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SXLbN9jDzoI/AAAAAAAAAeY/WBXABRKluxQ/s72-c/wayangan.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-582584460484318159</id><published>2009-01-18T11:39:00.002+07:00</published><updated>2009-01-18T11:46:02.045+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>GENDU--GENDU RASA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Umah nek sue ora ditiliki, apamaning sing kudune kon tunggu umah lunga-lunga bae. Dadine umahe ya sepi nyenyet ora ana wong ngendong. Latare karo jogane ya runtah tok ora tau disapu. Lah wis, pokoke tidak sedap dipandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Molai minggu kiye, kayane inyong wis jarang lunga-lunga maning. Walopun lunga kayane ya ora sue-sue kaya wingi. Insyaalloh tek usahakna aweh berita-berita seka ndesa. Mulane ayuh pada ngendong maning mengeneh men umah kiye ora suwung terus. Masalah berita, pancen ngapurane bae wingi sue ora ana berita anyar. Soale inyong mandan sue ora bali meng Peniron. Garep nulis wong datane anu ora akurat, mengko malah dadi menyesatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing tek gumuni, ketika gubug kiye jarang ditiliki koh ya Page Rank e malah mundak dadi 3. Kayane pancen sengaja nggo memotivasi dewek men gelem nguri-uri umahe dewek kiye men kopen maning. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mulane ayuh sedulur, terusna gendu-gendu rasa nang gubug kiye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-582584460484318159?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/582584460484318159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/01/gendu-gendu-rasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/582584460484318159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/582584460484318159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2009/01/gendu-gendu-rasa.html' title='GENDU--GENDU RASA'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-3674817881734986224</id><published>2008-12-15T16:09:00.002+07:00</published><updated>2008-12-15T16:19:32.502+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENTANG BLOG INI'/><title type='text'>AYO MENULIS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Blog kiye wis sue ora diapdit. Pirang dina bae ora ana tulisan anyar. Sepi sunyi. Jan-jannya, aku nunggu ana tulisan anyar seka batir-batir sing wis tek undangi kon dadi penulis. Tapine koh tekan siki esih sepi-sepi bae ya? Ada apa denganmu?&lt;/div&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nangapa koh batir-batir urung gelem pada nulis nang kene ya? Sing bisa njawab tentu batir-batir kabeh sing wis tau tek undang kon dadi penulis blog kiye.. Apa karena urung kober, apa bebeh nulis, apa jan-jannya blog kiye ora pantes dadi milik umum, de el el de el el... Jajal mengko tek gawe polling men pada diisi.&lt;/div&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Padahal sing tek karepna inyong jane sederhana, blog kiye men dadi dueke bareng-bareng, dikelola bareng, ana kasil dinikmati bareng. Karena akeh sing ngisi, dadine inpormasi seka tulisan kan bisa lewih akeh, gaya tulisan lan bahasane juga dadi lewih variatif. Ora membosankan nek inyong bae sing nulis. Kue tok jan-jannya..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Atau ada usul, saran, dan kritik mengenai ide ini? Silahkan tinggalkan komentar untuk didiskusikan. &lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo nulis Kang..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-3674817881734986224?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://peniron.wordpress.com' title='AYO MENULIS'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/3674817881734986224/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/12/ayo-menulis.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3674817881734986224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3674817881734986224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/12/ayo-menulis.html' title='AYO MENULIS'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-5806216897162437083</id><published>2008-12-15T16:02:00.003+07:00</published><updated>2008-12-15T16:26:13.656+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>KABAR PROSES PENGISIAN PERANGKAT DESA</title><content type='html'>&lt;div style="color: #0b5394; text-align: justify;"&gt;Pengisian dan pengangkatan perangkat desa nang Peniron ternyata mundur dari jadwal. Sebab musababe karena ana beberapa poin pengumuman Panitia sing kudu direvisi berdasarkan setelah mendengar berbagai aspirasi masyarakat.&lt;/div&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #0b5394; text-align: justify;"&gt;Tapi ngapurane, revisi pengumuman ora sempat diposting nang blog kiye karena admin ora kober mbukak blogger. Dina siki, Senen 15 Desember pendaftaran resmi ditutup. Urung ana info sapa-sapa sing wis ndaptar, tapi ngesuk mesti tek kabari sekaligus profil mengenai kandidat-kandidat pejabat desa mau bakal tek tampilna nang kene. Sabar ya…&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="color: #0b5394; text-align: justify;"&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut iklan pengumuman sing sempat tek poto, dina ngesuk Panitia molai melakukan penelitian berkas. Bar diteliti, sing berkase urung kumplit mungkin kon nglengkapi, tapi sing ora memenuhi syarat kayane langsung knock out. Ujian tertulis lan wawancara dilaksanakan tanggal 23 Desember sementara pengumuman dan seterusnya inyong urung ngerti. Ngesuk nek olih inpo tek tampilna nang kene. Sabar ya…&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;Proses pengisian perangkat desa Peniron walaupun jabatan ndesa, tapi lumangyan anget. Mbuh anu kepriwe, nganti dilakoni padu lan otot-ototan karo batir dewek. Mungkin nang sebagian wong Peniron karena dadi perangkat dianggep naik drajat apa ya? Ya ora moga-moga, kabeh proses pengisian perangkat bisa mlaku kanti bener lan menghasilkan perangkat sing bener.&lt;/div&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #0b5394; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-5806216897162437083?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/5806216897162437083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/12/kabar-proses-pengisian-perangkat-desa.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/5806216897162437083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/5806216897162437083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/12/kabar-proses-pengisian-perangkat-desa.html' title='KABAR PROSES PENGISIAN PERANGKAT DESA'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-6756971276921979443</id><published>2008-11-18T09:47:00.004+07:00</published><updated>2008-12-02T14:22:56.428+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENGUMUMAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENTANG BLOG INI'/><title type='text'>PENGUMUMAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebelumnya kami mohon maaf atas ketidaknyamanan Anda karena beberapa minggu terakhir blog ini tidak diupdate dengan artikel baru. Disamping lagi tetirah sebagai laku mencari ilham dan ngelmu baru, blog ini juga mau dikelola secara bareng-bareng oleh siapapun wong Peniron yang mau berpartisipasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Nantinya blog ini diharapkan menjadi media komunitas bersama untuk berlatih menulis dan belajar apa saja dan oleh siapa saja. Tak perlu muluk mau jadi apa blog ini ke depan, yang terpenting&amp;nbsp; sebagai sarana penunjang komunikasi blog ini tidak mati dan memberi pencerahan untuk kita bersama karena kita bisa belajar bersama-sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Untuk menulis, karena ini blog ndeso maka Anda tidak perlu nulis yang berat-berat karena kami malah takut tidak mudeng. Anda bebas menulis dengan gaya Anda sendiri karena dengan itu justru akan membuat blog ini semakin kaya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Topiknya pun bebas banget, apa saja asal jangan spam dan hal-hal yang berbau pornografi dan SARA. Selain itu, Anda juga tidak harus menjadi orang Peniron untuk menjadi penulis di sini karena tidak harus Anda menulis tentang Peniron. Kalaupun judul blog ini harus diganti, semua bisa diatur asal ada kesepakatan. Bukan begitu? &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Yang ikhlas ingin membagi waktu untuk nulis, silahkan Anda sampaikan melalui komentar dibawah ini.&amp;nbsp; Anda akan dengan senang hati kami daftarkan sebagai penghuni rumah bersama ini. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mari menulis apa saja, dan mudah-mudahan blog ini akan menjadi milik siapa saja.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kami tunggu partisipasinya..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-6756971276921979443?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/6756971276921979443/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/11/pengumuman.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6756971276921979443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6756971276921979443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/11/pengumuman.html' title='PENGUMUMAN'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-8697324726715243530</id><published>2008-11-08T11:38:00.000+07:00</published><updated>2008-11-08T11:47:49.865+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>KERUSAKAN JALAN PENIRON SUDAH SANGAT PARAH</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SRUZycOZ9RI/AAAAAAAAAC0/fyYLV-wis-U/s1600-h/dalan-jeblog.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SRUZycOZ9RI/AAAAAAAAAC0/fyYLV-wis-U/s320/dalan-jeblog.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Jalan kabupaten jalur Karangpoh – Peniron – Kebakalan – Wonotirto – Batas Banjarnegara yang ada di desa Peniron mulai dari SMP N 2 Pejagoan sampai Balai Desa kondisinya semakin memprihatinkan. Kondisi jalan sepanjang 800 meter itu lebih mirip sawah karena penuh dengan kubangan dan lumpur. Apalagi dimusim penghujan seperti sekarang, pengendara motor perlu berhati-hati karena banyak kubangan air bercampur lumpur yang membuat warna motor seperti traktor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Padahal, jalan itu adalah jalan kabupaten yang dilalui angkutan umum 2 trayek, ke Watulawang dan ke Wonotirto Karanggayam dan menjadi jalan utama desa-desa disebelah barat sungai Luk Ulo sehingga setiap hari ramai dengan lalu lalang kendaraan. Jalan ini juga menjadi jalur proyek jalan tembus Kebumen – Banjar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Yang menyesakkan, SUDAH PULUHAN TAHUN jalan itu TIDAK PERNAH DIPERBAIKI dengan pengaspalan ulang kecuali hanya diurug pasir. Perbaikan jalan Tembono – Peniron dari dulu hanya berhenti sampai desa Jemur dan Kebagoran. Sementara jalan di Peniron yang baru tahun ini diperbaiki, pun tidak diperbaiki semua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Sejak awal tahun 2007, ketika Pemkab menganggarkan untuk peningkatan jalan Tembono – Peniron dalam beberapa tahap, masyarakat Peniron ke utara selalu berharap akan menikmati jalan yang bagus seperti daerah-daerah lain. Tetapi sampai Tahap III di pertengahan tahun 2008, ternyata pekerjaan peningkatan jalan hanya sampai dekat SMPN 2 Pejagoan. Sisanya sepanjang 800 meter dibiarkan rusak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Warga hanya bisa bertanya, ada apa ini? Bagaimana bisa perbaikan dan peningkatan jalan dari dulu seperti tidak pernah memihak warga Peniron? Bagaimana bisa, jalan yang tinggal 800 meter itu tidak masuk dalam perencanaan sebelumnya, padahal kerusakannya sudah parah bertahun-tahun? Lantas, kapan jalan rusak itu akan dibangun? Dan jika sekarang dibangunpun, jalan yang dibangun pada tahap-tahap kemarin sudah rusak, lantas kapan warga Peniron dan sekitarnya akan menikmati jalan bagus?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Bupati, Kepala Dinas, Camat dan Kades harusnya malu pada rakyatnya. Mudah-mudahan walaupun terlambat, ada perhatian dari pihak terkait. Atau karena menjelang Pemilu mudah-mudahan ada angin kepentingan politik bertiup ke utara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Jika ternyata tidak juga perubahan, semoga masyarakat Peniron sadar, bahwa pilihan pada Pemilu seharusnya digunakan dengan cerdas agar punya nilai tawar di mata politisi dan pembuat kebijakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-large;"&gt;Atau kalau tidak, perlukah warga melakukan aksi simpatik dengan mencangkuli dan menanami jalanan yang lebih pantas sebagai sawah itu?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-8697324726715243530?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/8697324726715243530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/11/kerusakan-jalan-peniron-sudah-sangat.html#comment-form' title='31 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8697324726715243530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8697324726715243530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/11/kerusakan-jalan-peniron-sudah-sangat.html' title='KERUSAKAN JALAN PENIRON SUDAH SANGAT PARAH'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SRUZycOZ9RI/AAAAAAAAAC0/fyYLV-wis-U/s72-c/dalan-jeblog.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>31</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-7484273866958955961</id><published>2008-10-23T15:04:00.002+07:00</published><updated>2008-10-23T15:19:02.669+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NGAPAK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='POLITIK'/><title type='text'>NGENTENI PEMILU 2009</title><content type='html'>&lt;div style="color: blue; text-align: justify;"&gt;Pemilu 2009 wis nang ngarep mata lan wis mlebu mangsa kampanye. Gendera partai-partai pulitik wis ngrubah warna dalan malah kaya-kaya garep ngganteni warna gendera abang putih. Wong pulitik wis mulai pada pamer paling apik, pamer paling bener, pamer paling pro rakyat. Padahal jan-jane kaya penginyongan wis wareg krungu janjine wong pulitik, walopun wong kue diblebed sarung, sorban lan peci. Nyatane mung maen nek mangsa kampanye tok.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: justify;"&gt;Ngomentari pulitik pancen maen lan ora ana enteke, soale pada bae ngrasani si.. Lan maning, pulitik kue ya selera. Antarane aku karo rika juga bisa beda pandangan. Wong batir se kantor bae beda-beda koh. Ana sing bebeh ngomong pulitik, ana sing fanatik banget karo parte. Rika ngerti dewek nek wong fanatik, pokoke parte pilihan e nganti sa tokoh e ora ana salahe! Bener terus. Saking fanatic e, deweke lewih seneng ngurusi parte utawa golongane daripada mikirna desane dewek. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="color: blue; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kue beda karo inyong sing ora tau mantep karo parte. Inyong sing penting wong e. Ibarat numpang bis, walopun bis e gede tur apik tapi kondektur, kenet karo supir e ugal-ugalan inyong ya emoh melu. Lha nek wis ngerti gole nyupiri ugal-ugalan, terus gole narik karcis ngawur tapi tetep bae ana sing numpaki, sing rugi mbokan dewek. Padahal penumpang kue ibarat e raja sing bebas milih bis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bae karo pilihan partai, kena ngapa dewek ora gelem memposisikan dadi raja sing wenang milih? Malah milih dadi budak e parte pulitik? Kue mau pemikirane inyong, kena ngapa ora tau mantep karo parte. Soal e nang Indonesia tek biji urung ana parte sing bener. Apik e nang platform tok, tapi prakteke mung pada rebut kuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulitik, sing jan-jane nang teori ne apik tapi praktek nang Indonesia (sikine) esih menghalalkan segala cara demi kekuasaan golongan. Kesejahteraan lan keadilan sing dadi tujuan utamane dinggo nek masa kampanye tok. Enteni bae nang Pemilu 2009 sedela maning. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-7484273866958955961?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/7484273866958955961/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/10/ngenteni-pemilu-2009.html#comment-form' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7484273866958955961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7484273866958955961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/10/ngenteni-pemilu-2009.html' title='NGENTENI PEMILU 2009'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-950127357304977794</id><published>2008-10-23T14:24:00.003+07:00</published><updated>2008-10-23T15:54:23.385+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NGAPAK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEBUMEN'/><title type='text'>BASA NGAPAK</title><content type='html'>&lt;div style="color: blue; text-align: justify;"&gt;Basa ngapak kue sebutan kanggo basa Jawa sing umum dinggo basa pedinan nang daerah Jawa Tengah bagian kulon. Inyong gole ngarani basa Jawa banyumasan. Bedane karo basa Jawa wetan (Jogja/Solo) utamane mung nang logat e. Minurut ahli basa, jare basa ngapak utawane basa banyumasan malah logat bahasa jawa sing paling tua dibanding logat bahasa Jawa liyane. Pendapat mau ditengeri seka ana logat basa ngapak kayata Inyong lan Rika sing asline seka basa Kawi, nenek moyang e basa Jawa. Seliyane kue, pengucapan a secara utuh nang basa ngapak, juga pada kaya basa sansekerta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: justify;"&gt;Basa ngapak juga dadi basa pedinan wong Bumen. Tapi nang Bumen daerah wetan terutama daerah Kutowinangun ngetan, basa pedinan lewih dipengaruhi basa wetan. Dadi wis ora ngapak maning walopun ya urung alus kaya Jogja/Solo. Tapi basa ngapak e wong Bumen juga mandan beda karo basane wong mBanyumas asli (karesidenan Banyumas). Bumen pancen dadi pertemuan budaya Jogja karo Banyumas, mulane tekan basane juga wis campuran. Campuran budaya mau sing mempengaruhi basa ngapak e wong Bumen mandan beda karo daerah karesidenan mBanyumas. Nek nang Bumen, mungkin ora beda, tapi nek rika tau urip nang Purwokerto, Cilacap apa Purbalingga, basa ne wong Bumen bisa ditengeri koh.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="color: blue; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sebagian wong nganggep, basa ngapak kue basane wong kelas loro. Beda karo basa alusan sing dianggep lewih mriyayi. Basa ngapak juga dianggep basa sing lucu, kasar lan kurang due unggah ungguh. Padahal, basa Jawa sing asli pancen ora ana bedane antara krama inggil karo krama ngoko. Basa Jawa dadi krama inggil, krama madya lan krama ngoko kue karena pengaruh keraton sing pancen karena bermental ptiyayi trus gawe bahasa nggo mbedakna kasta. Malah, men lewih alus maning, basa Jawa keraton karo bahasa rayat biasa bae mandan beda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbiji basa ngapak ora cukup seka logat e sing keton kasar lan cenderung ngoko. Nang daerah Cilacap, Purwokerto utawa Purbalingga sing basa ngapak e lewih kentel, pancen mandan angel nemoni wong sing anggo basa krama madya utawane krama inggil nang pergaulan pedinan. Tapi menurutku, justru nang kono kue kelewihane basa ngapak. Kasar lan kurang unggah ungguh sejatine nggambarna watek asli golongan ngapak sing jujur, blakasuta, bebeh basa basi. Tulisane "ana" ya diwaca "ana", ora dilafalna "ono". Apa anane kue sing marahi wong ngapak nek ngomong keton asal metu. Bebeh basa basi kue sing marahi kaum ngapak ora tersinggung walopun ora dibasani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagi awake dewek sing basa ne ngapak, ora perlu isin diarani lucu utawane ndesa. Kue salah sijine faktor kenangapa basa ngapak ora bisa berkembang, soale kaum ngapak dewek isin anggo basane dewek apamaning ngembangna. Nek wong ngapak wis isin basa ngapak, berarti kue wong sing ora due budaya, ora due jati diri. Lha apa malah ora lewih cilaka sing kaya kue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana ujar Jawa, jare ramaku basa kue busanane bangsa. Sing dimaksud, watek lan budi pekerti bangsa/menungsa kue dibiji sekang cara berbahasane. Dadi udu masalah ngapak karo ora ngapake, tapi unggah ungguh e dewek gole nganggo basa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kanggo sedulur-sedulur ngapak, tulung kue basane dewek aja ditinggal. Walopun ora populer kaya basa Jepang utawane inggris, basa ngapak kudu diuri-uri. Lan maning, mbuh kue basa alus utawa ngapak, kabeh mau sebagai warisan budaya sing adiluhung. Dewek kudu bangga, nenek moyang e dewek gemiyen hebat banget bisa ninggalna basa sing maen, udu basa kaya tarsan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanggo sedulur-sedulur kaum ngapak nang Bumen apa nang perantoan, ayuh bersatu dalam ngapak. Tapi nek pada gawe paguyuban Bumen ya aja didasari karena kesamaan basa ngapak e tapi lewih karena kepedulian karo asal daerahe. Soal e Bumen kue ora kabeh ngapak. Budaya wetan karo kulon kali ya wis mandan beda, aja nganti ana arogansi mayoritas. Eling, pada pada wong Bumen aja salip salipan. hehe.. Sing pungkasan, ayuh bangga berbahasa ngapak, terutama ngapak khas Kebumenan. Minimal, ayuh bersatu dalam ngapak nang kene. hehe&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-950127357304977794?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/950127357304977794/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/10/basa-ngapak.html#comment-form' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/950127357304977794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/950127357304977794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/10/basa-ngapak.html' title='BASA NGAPAK'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-4588715114648099484</id><published>2008-10-17T00:33:00.006+07:00</published><updated>2008-10-17T01:34:51.875+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NGAPAK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TULISAN ASAL'/><title type='text'>BERSATU KITA TEGUH, BERCERAI MBOJO MANING</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Aja kaget nek judul postingan e mandan mbelgedes. Basane ya mbedani, anggo basa penginyongan alias ngapak. Critane mandan “terinspirasi” karo blog e &lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(0, 0, 153);" href="http://www.nguna.blogspot.com/"&gt;sedulur&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; anggota &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/karanganyar-kebumen"&gt;milis karanganyar kebumen&lt;/a&gt;. Kayong e koh maen anggo basa ngapak, lah terus dadi kepengin njajal. Masa “beliau”nya sing nang Jakarta be basane ngapak, lha kiye blog ndesa koh basa ne betawi bae. Nek ana istilah sing wagu, lucu, saru, salah tapi kaprah ya ngapurane wong jenenge be agi latihan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Terus maning, judul karo isine mungkin ora nyambung, apamaning nek wis maca tekan rampung. Walaopun ora ana hubungane, ya mangga dihubung-hubungna dewek! Ning sing lewih maen, mending aja berhubungan karo tulisan, berhubungan bae karo lawan jenis malah nylekamin. Haha&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Mandan serius kiye, masalah persatuan kue wis saben dina krungu. Malah kawit sekolah SD wis apal karo slogan persatuan. Tapine apalah artine apal nek ora dipraktekna nang kasunyatan saben ndinane. Apamaning siki, ujarku bareng Indonesia jare lagi krisis, malah wong-wongane pada tambah egois. Wong e molai liberal, pada karep menange dewek. Sing dipentingna kepentingan kelompok, parte lan golongane.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 153); text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Nang kene, aku ora garep crita bersatune Indonesia soale wis akeh sing mikirna. Inyong lewih seneng nulis masalah persatuan nang ndesa baen, soal e genah para pakar mesti urung ana sing mikirna, disamping ora level juga ora ana duite! Lan maning menurut e inyong, wis kakehan sing mikirna negara tapi langka sing pada mikirna desa. Padahal nek desane maju, mbok negarane ya otomatis maju. Jajal nek kabeh desa bisa makmur jibar jibur, lha mbok disamping negarane mesti makmur, ora  bakal ana razia KTP nang Jakarta. Mula ayuh deenteni gebrakane Bibit - Rustri, apa gole gemboran bali ndesa mbangun desa apa temenan apa mung nggedebus tok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Persatuan Peniron&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persatuan Indonesia minangka salah sijine sila nang Pancasila kuwe ora mung rumusan Bung Karno tok. Persatuan kue minangka intisari seka watek luhur bangsa Indonesia kawit jaman ora enak. Mula nang Jawa ana tembungan rukun agawe sentosa, crah marahi bubrah. Ora usah dipikir angel angel wong arti karo maknane wis genah. Kari dewek karep milih sing ndi, sentosa apa bubrah. Kaya kue bae.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbalik meng ndesa maning, Peniron kue desa amba. 951 hektar, bayangkan kawan! Paling amba nang tlatah kecamatan Pejagoan. Wargane lewih seka 8.400 jiwa. Ana 46 RT, 10 RW, 8 Pedusunan. Due sawah amba, due pegunungan, due alas walopun dueke Perhutani, ana kali Luk Ulo utawa kali gede, ana 11 kali cilik, ana 4 mejid, ana 39 mushola. Due lapangan bal-balan, due SMP, due 3 lokasi Pasar, saliyane kue saben dina ana pasar tiban nang brug bengkek, due depo pasir, due lemah desa nganti 20an bau lan akeh potensi liyane.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emane, potensi Peniron sing akeh urung bisa digarap serius nggo kemajuan desa. Nyatane, tekan siki Peniron mung bisa mbangun nek ana bantuan utawane proyek. Kerigan wis ora tau ana. Ronda apamaning. Dalane njembrung, giline peteng, selokane kotor bae dijor klowor ora ana sing peduli.  Duit seka pirang-pirang asset mbuh mlayune meng sak ngendi. Nggo ngganti plang BPD bae kudu ngenteni duit ADD. Jan, mbok melasi banget. Sing tek gumuni, kondisi kaya kue seka gemiyen koh ya ajeg bae, ora ana perubahan. Lurahe wis gantia ya sambat tombok terus. Ya ora moga-moga bae, lurahe diwei rejeki akeh ben bisa nomboki terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wis aja mambrah-mambrah, mengko mbok ana sing salah penampa. Siki mbahas bae persatuan nang Peniron.. Inyong ora garep membahas masalah sing sensitip, sepisan maning mbok salah tampa. Inyong mung garep ngajak, ayuh paseduluran warga Peniron ditingkatna maning. Tunggal desa aja pada menange dewek. Pait getir ya dirasakna bareng. Adat wong ndesa aja diilangna. Aja pada dumeh, apik elek e desa kan ya ngrasakna kabeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulane ayuh, sing nang ndesa ya aja pada menang-menangan, blok-blokan. Nek kaya kue dadine mung wadan karo curiga mencurigai. Nek kepengin maju kabeh kudu due komitmen persatuan sing temenan, ikhlas nggo kepentingan desa aja mung nang lambe tok. Nek ora due komitmen persatuan, lha kapan desa garep maju. Aja asal pokoke lan rumangsa bener dewek. Lembaga-lembaga sing nang ndesa kudu bisa dadi tuladan. Lurahe, Carike, pamonge, LKMDne, BPDne, Kyaine, Karang Tarunane, PKKne, Ansore, IPPNU-IPPNUne, tokoh masyarakate kudu aweh conto sing apik men wargane pada tiru. Nek ana sing beda pendapat ya aja terus dianggep mungsuh. Wagu bin ndesa lan ora jaman sing kaya kue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing nang rantau ya ayuh bareng-bareng melu mbantu sedulur sing nang ndesa. Inyong wis ngenteni kas gemiyen, kapan ana komunikasi karo sedulur-sedulur sing nang rantau men bahu membahu majokna desa. Desa kue anane kari wong lewihan, SDMe ngepas mulane ora wani lunga-lunga. nek sing nang ranto ora cawe-cawe, melas Lurahe, perangkate, LKMDne. Jajal sing nang rantau pad komunikasi gawe paguyuban warga sing solid. Aja petil-petil gawe paguyuban tingkate Kadus. Sing esih abot karo paguyuban lingkungan membuktikan, tresna karo desane pancen kudu ditingkatna maning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoke, siki ayuh ndeleng mengarep. Masa lalu cukup nggo sejarah karo nggo sinau bae. Sejarah reformasi desa, Pilkades, Pemilu, lan liya-liyane kue pancen wis dadi keharusan sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk kongkrite lan carane ayuh dirembug bareng. Sing penting ya kue, komitmen! Nek komitmene kendo, mbok nganti lambene ndower ya ora dadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bersatu liwat komunitas onlen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gemiyen, blog kiye digawe iseng tapi ora nyana tanggapan batir-batir lumangyan. Sedulur Peniron, &lt;a href="http://gareng88.wordpress.com/"&gt;Watulawang&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.pamungkas-harapanku.blogspot.com/"&gt;Pengaringan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://dito06.wordpress.com/"&gt;Logandu&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.geocities.com/watutumpang"&gt;Watutumpang&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.kedungwaru-online.co.cc/"&gt;Kedungwaru&lt;/a&gt; sing dianggep ndesa jebul wis pada malang melintang nang dunia maya sing akhire iseng juga gawe forum komunitas. Ora ngira babar pisan. Liwat internet, inyong bisa dopokan karo &lt;a href="http://www.geocities.com/foxpromedia"&gt;Kang wardi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.watulawang.co.cc/"&gt;Kang Naryo&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.lahapasi.wordpress.com/"&gt;Kang Sinun&lt;/a&gt;, Kang Amad, kang Gareng, Kang Gepeng, Kang Rio lan batir-batir seka tlatah Peniron sing manggon nang Serang, Malang bahkan Balikpapan. Inyong dadi kenal karo Kang Sugi, &lt;a href="http://www.nurdayat.wordpress.com/"&gt;Kang Nur&lt;/a&gt;, kang Budi, Kang Wawan, Kang Narmadi, Kang Dariman, Kang Tajib lan liyane sing nek ora liwat internet lamon bisa kenalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan kue nandakna, internet lumangayn efektif nggo gawe paseduluran lan mupuk persatuan. Mulane ujarku rika-rika sing pada pinter internet gagean dikumpulna nang forum apa milis khusus wong Bumen. Winginane blog wong Bumen lumayan ramen, tapi siki sepi maning. Mbuh nangapa, tapi kayane pengelolane kecepeten ninggalna umah sedurunge tamu-tamune wis bisa nganggep wong Bumen kaya umahe dewek. Ana blogger Kebumen, tapi kayane sing laris mung banner e tok. Jan-jan e akeh wong Bumen sing dolanan blog, tapi kayane mbene kumpul nang forum-forum cilik kaya komunitas benkek, Karanganyar-Kebumen, golak lsp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong Bumen ya due IWAKK WALET EMAS, yakue paguyubane perantau Bumen. Tapine kayane IWAKK WALET EMAS juga urung menyentuh kabeh perantau Bumen. Tapi ya bisa dimaklumi wong ngumpulna perantau sing ewon-ewon mesti angele ora karuan. Terus maning, ujarku penggiate kon gawe website utawane blog men bisa nggo komunikasi lan informasi karo wong Bumen kaya penginyongan. Liwat web utawa blog resmi mungkin paguyuban bisa lewih ngoyod maning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi inyong ora garep ngayawara lah. Apalah artine Peniron lan sekitare dibanding desa sing wis pada maju nang darat ya nang udara. Sing penting komunitas benkek mlaku bae disit. Walopun siki agi proses ganti hosting lan domain, moga-moga dela maning bisa mengudara. Nek wong ndesa termasuk Peniron wis bener-bener bersatu mesti dadi majune, nek karo desa liya juga bisa bersatu, ora ana alesan nggo kawin cerai maning.&lt;br /&gt;Salam bae seka ndesa, moga-moga nek ana apa-apa inyong lan sedulur-sedulur forum bisa melu dicawel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inyong wis bingung garep nulis apa kiye, wis angob-angob bae.. Ya layak, jebulane wis meh jam 1 esuk. Wayahe turu kiye.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-4588715114648099484?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/4588715114648099484/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/10/bersatu-kita-teguh-bercerai-mbojo.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/4588715114648099484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/4588715114648099484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/10/bersatu-kita-teguh-bercerai-mbojo.html' title='BERSATU KITA TEGUH, BERCERAI MBOJO MANING'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-8753542533354026200</id><published>2008-10-13T01:13:00.003+07:00</published><updated>2008-10-13T01:21:12.946+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>WARUNG DI KOMPLEK PASAR TERBAKAR</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SPI_bSB_A-I/AAAAAAAAACk/CEHoWQ5tClU/s1600-h/DSC00032.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SPI_bSB_A-I/AAAAAAAAACk/CEHoWQ5tClU/s320/DSC00032.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256333453023970274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Hari Sabtu jam 8 pagi, warga sekitar pasar wetan Peniron dibuat geger. Pasalnya sebuah warung kelontong milik Sukmodiharto (58 tahun) terbakar. Sebab kebakaran dikarenakan kecerobohan pemilik warung yang kebetulan saat itu dijaga oleh anaknya laki-lakinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu,  anak lelakinya sedang melayani seorang pemuda dukuh Krajan yang membeli bensin untuk motornya. Pada saat dia menuangkan bensin dari jerigen kedalam takaran, kebetulan dia juga sedang menyalakan kompor. Tak ayal, api langsung menyambar bensin dan membakar seluruh isi warung.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Karena cepatnya api berkobar dan sulitnya mendapatkan air, pertolongan yang diberikan warga sekitar pasar tak mampu memadamkan api. Warung kelontong sederhana berukuran 5x4 meter yang menempati komplek pasar Peniron itupun ludes bersama seluruh barang dagangan. Belum jelas berapa kerugian yang dialami karena pemilik warung yang juga menjabat sebagai Kaur Keuangan di desa Peniron itu masih shock dan belum mau memberi keterangan rinci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kebakaran itu benar-benar murni sebagai kelalaian pemilik warung, maka kasus ini hanya dilaporkan kepada pemerintah desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebakaran warung yang dibangun dideretan los pasar itu seperti memberi pelajaran kepada pemilik warung. Pasalnya konon, beberapa waktu yang lalu warung itu juga pernah mengalami kebakaran serupa walaupun hanya menghanguskan bagian kecil warung dan tidak menimbulkan kerugian berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh masyarakat, keberadaan warung itu juga nenjadi sorotan karena konon dibangun di lokasi pasar tanpa mempunyai ijin. Jika memang betul, mudah-mudahan pihak terkait punya keberanian untuk menertibkannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-8753542533354026200?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/8753542533354026200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/10/warung-di-komplek-pasar-terbakar.html#comment-form' title='16 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8753542533354026200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8753542533354026200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/10/warung-di-komplek-pasar-terbakar.html' title='WARUNG DI KOMPLEK PASAR TERBAKAR'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SPI_bSB_A-I/AAAAAAAAACk/CEHoWQ5tClU/s72-c/DSC00032.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-4968850701303838761</id><published>2008-10-11T05:22:00.003+07:00</published><updated>2008-10-11T05:31:38.540+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNEK-UNEK'/><title type='text'>PLESIRAN LEBARAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Mumpung masih bulan Syawal, saya masih mengambil topik seputar lebaran. Mumpung juga saya masih punya waktu untuk menulis karena akhir-akhir ini waktu untuk nulis sedikit terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebaran memang penuh kenangan, termasuk mengenang tradisi plesiran. Tradisi plesiran atau wisata saat lebaran yang tidak hanya di Peniron tetapi hampir diseluruh Indonesia (mungkin, karena saya kebetulan belum pernah pergi kemana-mana. hehe).&lt;br /&gt;Karena ”kuper”nya saya, maka saya tak mau menulis tradisi plesiran diluar-luar sana. Saya hanya bisa menulis tradisi plesiran yang sepanjang saya tahu, terutama tradisi plesiran lebaran di Peniron dan sekitarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plesiran lebaran di Kebumen yang sudah mentradisi adalah pergi ke obyek-obyek wisata. Daerah tujuan wisata terutama adalah pantai seperti Petanahan, Bocor, Puring, Rowo, Karangbolong, Suwuk dan Logending. Masing-masing pantai pun punya hari puncak  sendiri-sendiri. Seperti Pantai Petanahan yang mencapai di hari ke 7, atau Pantai Rowo pada hari ke 8.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peniron dulu punya tradisi plesiran lebaran, yaitu berwisata ke puncak pegunungan, yang orang menyebutnya Gunung Condong dan Gunung Pranji. Sampai sekitar tahun 1990an, lebaran menjadi puncak kunjungan wisata domestik ke gunung Condong, desa Condong Campur kecamatan Sruweng. Gunung Condong sebagai obyek wisata diserbu ribuan pengunjung dari berbagai desa, terutama dari kecamatan Karanggayam, Sruweng dan Pejagoan. Dari puncak gunung Condong pengunjung dapat menikmati pemandangan sampai batas cakrawala. Pengunjung juga dapat menelusuri hutan yang masih alami dan jika sedang beruntung dapat melihat kera-kera liar. Di samping itu, ada panggung hiburan yang biasanya menampilkan live musik dangdut. Di puncak Condong juga ada sebuah makam yang sangat dikeramatkan, tetapi saya tak tahu siapa tokoh yang dimakamkan di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas obyek gunung Condong meredup karena pohon-pohon pinus ditebang oleh Perhutani pada sekitar tahun 1997an, wisata gunung beralih ke gunung Pranji yang ada di desa Pengaringan, kec. Pejagoan. Sama seperti gunung Condong, puncak Pranji menyajikan pemandangan eksotik dari puncaknya. Bahkan disamping hari lebaran, pada setiap malam minggu dan hari minggu puncak Pranji banyak dikunjungi wisatawan, terutama dari Kebumen termasuk anak-anak muda pecinta alam amatiran. Pada tanggal 17 Agustus 2008 kemarin, pecinta alam SMA 1 Kebumen (GASPALA) bahkan membentangkan bendera didinding tebing dengan pemanjatan yang sangat beresiko tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara perlahan sejak 3 tahunan terakhir, plesiran ke gunung mulai kurang di minati. Puncak Pranji tak lagi ramai pengunjung. Tradisi plesiran lebaran tidak ada lagi. Padahal mereka tidak mengalihkan tradisi lebaran ke obyek wisata lain, seperti orang-orang desa Jemur yang mempunyai tradisi plesiran ke pantai misalnya. Orang-orang Peniron lebih memilih berkumpul di rumah. Irit, tetapi tidak sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, tradisi plesiran lebaran. Sebagian orang seperti saya punya banyak kenangan ketika dulu setiap hari jalan kaki naik gunung ramai-ramai. Entah tradisi yang menyimpan banyak kenangan itu akan muncul lagi atau tidak, waktu yang akan menjawabnya. Yang menjadi pemikiran, bisakah tradisi plesiran itu hidup lagi? Ataukah mungkin dicari alternatif wisata baru di sekitar kita agar tradisi plesiran tidak hilang? Bagaimanapun, ada manfaat positif jika kita mampu mengangkat potensi lokal. Disamping mengenalkan daerah, juga memberi manfaat ekonomi pada masyarakat. Tentu jika kita mampu mengelolanya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar pemikiran, perpaduan puncak Pranji dan check dam Pengaringan mungkin layak untuk dikelola menjadi magnet wisata lokal baru. Saya akan coba ulas pada posting berikutnya setelah Anda memberi masukan pada kami.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-4968850701303838761?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/4968850701303838761/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/10/plesiran-lebaran.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/4968850701303838761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/4968850701303838761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/10/plesiran-lebaran.html' title='PLESIRAN LEBARAN'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-9210058353834928407</id><published>2008-10-08T20:12:00.002+07:00</published><updated>2008-10-08T20:16:32.478+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNIK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KHAS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TULISAN ASAL'/><title type='text'>LODEH KLEWEK DAN SHOLAT IED</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Lodeh/sayur klewek, mungkin cuma ada di Peniron dan sekitarnya, terutama yang mempunyai tradisi sama dengan Peniron. Bahkan di Peniron sendiri mungkin juga tidak semua daerah menggunakan lodeh klewek sebagai menu wajib. Bahkan menu ini bukan hanya saat lebaran, tetapi menjadi menu wajib pada acara lain seperti muludan, rajaban, likuran dan suran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klewek adalah buah yang dihasilkan dari pohon pucung. Orang luar Peniron khususnya Kebumen menyebutnya begitu. Bentuk buahnya mirip kerang kecil berwarna hitam. Saya berharap ada yang mau memberikan referensi mengenai klewek karena akses saya dari kampung sangat terbatas untuk membuka-buka winkipedia atau sejenisnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lodeh adalah istilah untuk menyebut sayur secara umum di Peniron. Menyebut lodeh klewek, makanan ini seperti sayur biasa mirip seperti sayur kikil, bahkan mungkin persis tetapi ditambah buah klewek sehingga menjadi kehitaman. Bagi yang belum terbiasa, mungkin sedikit asing, tetapi kalau sudah biasa seperti saya, lodeh klewek menjadi menu yang paling dinanti saat acara badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian, mungkin sudah meniru tradisi kota dengan ketupat dan opornya. Tetapi wong Peniron seperti saya tetap merasa kurang jika belum menyantap lodeh klewek dan goreng ayam kampung. hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sholat Ied&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sholat Ied terutama saat Idul Fitri menjadi momen yang sangat ditunggu karena saat itulah kita bisa ketemu dengan hampir semua orang, laki - perempuan, tua – muda dan ditambah saudara-saudara perantauan. Suasana seperti ini hanya bisa dijumpai saat lebaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih asyik, setelah sholat Ied diteruskan dengan bersalam-salaman dan karena banyaknya bisa makan waktu cukup lama. Sayangnya, sholat Ied di Peniron tidak dilakukan di satu tempat, tetapi di 4 tempat sehingga tidak bisa bersalaman dari semua penjuru Peniron. Di kota, bersalam-salaman setelah sholat Id mungkin tak lagi ada. Contohnya di daerah mertua saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kangen, tentu subyektip karena berhubungan dengan rasa. Dan, lodeh klewek serta sholat Id adalah salah satu yang saya kangeni di moment lebaran. Teman-teman pasti juga punya hal ngangeni dari kampung yang tak didapatkan di kota. Maka, mudiklah lagi minimal jika lebaran tiba tahun depan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-9210058353834928407?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/9210058353834928407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/10/lodeh-klewek-dan-sholat-ied.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/9210058353834928407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/9210058353834928407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/10/lodeh-klewek-dan-sholat-ied.html' title='LODEH KLEWEK DAN SHOLAT IED'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-5735607547121012468</id><published>2008-10-08T20:01:00.001+07:00</published><updated>2008-10-08T20:05:54.032+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TULISAN ASAL'/><title type='text'>LEBARAN LALU TELAH BERLALU</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Lebaran 1429 H telah berlalu. Kampung telah kembali sepi. Saudara-saudara perantau telah kembali ke tempatnya bekerja. Kami dan warga kampung kembali beraktifitas seperti hari-hari biasanya dan berharap mudah-mudahan berkesampatan berkumpul lagi pada lebaran tahun depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau telah lewat, lebaran masih menyisakan kenangan walaupun penat dan lelah juga masih sangat terasa. Lelah dan penat yang saat lebaran tidak kita rasakan karena terkalahkan oleh suasana bahagia. Liburan seminggu terasa sangat pendek sehingga banyak rencana yang dengan terpaksa tidak terlaksana. Mudah-mudahan tahun depan ada libur lebih panjang lagi... Pun kepada saudara-saudara yang tidak berkesempatan untuk mudik, mudah-mudahan ada kesempatan di tahun depan..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada teman-teman yang tidak sempat kami sapa kemarin, kami mohon maaf lahir batin. Karena terbatasnya waktu, kami tak sempat bertatap muka bahkan sekedar menyapa melalui telepon pun terabaikan. Mudah-mudahan ada waktu luang pada saatnya nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebaran atau badan dalam bahasa Peniron, sebuah hari raya keagamaan yang telah menjadi tradisi nasional. Demikian pula bagi kita warga Peniron dan sekitarnya, daya tarik badan dengan banyak kenangan dan tradisinya telah membuat moment badan menjadi magnet yang luar biasa untuk tak terlewatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus kepada saudara-saudara kami di perantauan, selamat menjalankan aktifitas kembali. Kami tunggu kedatangannya tahun depan untuk membuat lebaran di kampung ini menjadi lebih berbeda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-5735607547121012468?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/5735607547121012468/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/10/lebaran-lalu-telah-berlalu.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/5735607547121012468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/5735607547121012468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/10/lebaran-lalu-telah-berlalu.html' title='LEBARAN LALU TELAH BERLALU'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-8065452019423753356</id><published>2008-10-05T04:09:00.003+07:00</published><updated>2008-10-05T04:20:18.363+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENTANG PENIRON'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUDAYA'/><title type='text'>TAKBIR KELILING</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SOfdHq4UvcI/AAAAAAAAACc/pvfgjPLemx0/s1600-h/obor.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SOfdHq4UvcI/AAAAAAAAACc/pvfgjPLemx0/s320/obor.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5253410614190325186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Memeriahkan malam 1 Syawal 1429 H, sekaligus sebagai rasa syukur karena sebulan penuh dapat melalui bulan suci ramadhan, dilakukan  takbir keliling dengan pawai obor keliling. Disamping pawai obor juga disertakan musik-musik kentongan dari masing-masing mushola, serta seni permainan api khas Peniron yaitu Abid.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Acara yang diikuti oleh mushola-mushola se Peniron dan digagas oleh Panitia Ramadhan dan Idul Fitri 1429 H IPNU-IPPNU Ranting desa Peniron menempuh rute Masjid Baiturrahim-Masjid Klapasawit-Masjid Baiturrahim-Masjid Perkutukan. Tahun ini, pawai obor terasa jauh lebih meriah dari tahun sebelumnya karena diikuti lebih dari 750an remaja IPNU-IPPNU yang berasal dari 30an mushola-mushola se Peniron, kecuali mushola dari Kadus Bak yang tidak berpartisipasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Disamping dikuti lebih banyak peserta, penampilan peserta takbir keliling tahun ini juga sedikit beda dari tahun sebelumnya yang terasa lebih kaku. Jika pada takbir keliling terdahulu kontingen hanya cenderung berkreasi pada bentuk obor, tahun ini ada beberapa kontingen yang berkreasi pada seragam serta musik untuk mengiringi gema takbir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Seperti penampilan kontingen dari Ikatan Remaja Musholla-musholla Krajan (IRMAK) yang tampil sangat atraktif dengan paduan seragam t-shirt komunitas dengan musik dan takbir. Bahkan terkadang mereka tidak hanya melantunkan takbir, tetapi menyanyikan lagu pop. Atau tampilan dari remaja musholla-musholla Watucagak dengan seragam hitam putihnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Menurut Ketua Panitia, Muhsinun (28 th), untuk meningkatkan animo peserta disamping sosialisasi kepada masing-masing mushola dan perubahan format yang sedikit “gaul” khas remaja, Panitia juga melakukan penilaian pada masing-masing kontingen. Penobatan kontingen terbaik versi Panitia akan dilakukan pada acara Halal Bi Halal IPNU-IPPNU pada Jum’at malam Sabtu dan mendapat kenang-kenangan dari Panitia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Thanks to Muhsinun dkk yang telah memberi hiburan pada kami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Dan, walaupun tulisan ini terlambat diposting, mudah-mudahan Anda mau menanggapinya dengan masukan dan saran karena akan dapat menyempurnakan kegiatan ini tahun depan. InsyaAlloh. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-8065452019423753356?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/8065452019423753356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/10/takbir-keliling.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8065452019423753356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8065452019423753356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/10/takbir-keliling.html' title='TAKBIR KELILING'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SOfdHq4UvcI/AAAAAAAAACc/pvfgjPLemx0/s72-c/obor.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-7521980967796168656</id><published>2008-10-02T22:34:00.000+07:00</published><updated>2008-10-02T23:09:26.081+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENTANG PENIRON'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>HALAL BI HALAL KELUARGA BESAR PENIRON SE-JABODETABEK</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Paguyuban Warga Peniron cabang Jabodetabek akan mengadakan Halal Bi Halal 1429 H pada :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari                          : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Minggu, 19 Oktober 2008. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tempat                       : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Taman Mini Indonesia Indah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali ada teman-teman yang belum tahu atau tidak mendapat undangan karena keterbatasan Panitia, maka &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pengumuman ini sekaligus sebagai undangan resmi&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi nomer telpon di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;Syakur                        : (021-8447517)&lt;br /&gt;Mbah Nyono    : (021-88354073)&lt;br /&gt;Syario                            : (021-8819750&lt;br /&gt;Bani                                  : (021-98229597&lt;br /&gt;Amad                            : (081283887193&lt;br /&gt;Wasan                        : (08179878134)&lt;br /&gt;Syairin                        : (021-8470574)&lt;br /&gt;Sarwin                         : (081381908332)&lt;br /&gt;Sunar                            : (021-5853202)&lt;br /&gt;Samijan                           : (081511486393)&lt;br /&gt;Kandar                        : (08128369773) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi ini sebenarnya sudah diumumkan langsung pada sebelum sholat Id dimasjid Baiturrahim. Kebetulan saya juga mendapat copi undangan langsung dari Kang Kendar, teman saya saat SD dan sekarang sebagai Ketua Panitia Halal Bi Halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halal Bi Halal Keluarga Peniron se-Jabodetabek di TMII sebenarnya sudah diadakan sebanyak 6 kali, tetapi karena keterbatasan Panitia, barangkali tidak semua teman dari Peniron mendapat informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka melalui website ini, kami mohon bantuan agar teman-teman untuk menghubungi teman lain secara berantai dan tidak segan-segan menghubungi nomor-nomor di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada teman-teman Peniron di Jabodetabek kami ucapkan terima kasih atas kerja keras dan komitmennya dalam upaya memajukan desa tercinta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-7521980967796168656?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/7521980967796168656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/10/halal-bi-halal-keluarga-besar-peniron.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7521980967796168656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7521980967796168656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/10/halal-bi-halal-keluarga-besar-peniron.html' title='HALAL BI HALAL KELUARGA BESAR PENIRON SE-JABODETABEK'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-5652985150397460356</id><published>2008-09-21T01:17:00.002+07:00</published><updated>2008-09-21T02:11:56.004+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>MENUNGGU SAUDARA PULANG KAMPUNG</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Lebaran sebentar lagi. Mudah-mudahan kita masih diberi kesempatan untuk menikmatinya. Tak sampai 2 minggu lagi, suasana kampung akan berubah. Dan bagi desa miskin seperti Peniron, kedatangan saudara dari perantauan akan memberi warna yang lain dari hari biasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang kampung saat lebaran memang telah menjadi tradisi di Indonesia. Mahalnya tarif dan susahnya angkutan umum, macetnya perjalanan dan berbagai resiko lain tak pernah menyurutkan pemudik demi menikmati lebaran bersama keluarga di kampung. Disamping kenikmatan berkumpul itu, ada yang sangat diharapkan banyak keluarga di kampung. UANG. Uang yang dikampung begitu sulit didapat dan dikumpulkan, maka perantau menjadi harapan untuk dapat membantu keluarga menopang keperluan lebaran.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping semakin banyaknya uang beredar di kampung, kepulangan perantau akan membuat suasana kampung berbeda dari hari biasa. Perantau dengan gaya hidup kota akan mewarnai desa.  Logat dan gaya bicara baru, pakaian trendi, asesoris gaul, dan segala hal yang tidak “ndesani”. Bahkan, sebagian pemudik terutama yang masih ABG akan menjadi trendsetter baru bagi anak kampung untuk lebih “gaul” seperti apa yang biasanya hanya bisa dilihat di tivi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun tidak semua, pemudik seolah malah menjadi warga baru bagi orang desa. Baru karena dengan perubahan di atas, sebagian seperti bukan orang desa lagi. Tetapi, itu bisa dimaklumi karena kehidupan dialam rantau tentu sedikit banyak telah merubah karakter. Tetapi justru suasana yang mendadak kaya warna itulah yang membuat suasana lebaran di kampung selalu ditunggu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, tidak semua saudara kita berubah menjadi “gaul”. Banyak pemudik, yang walaupun telah bertahun-tahun tetap saja “ndesani” seperti berbahasa ngapak, grapyak semanak, menyukai campursari bahkan uyon-uyon, masih seneng ngumpul dengan penghuni kampung seperti kami, ngasih rokok dan traktir makan. &lt;br /&gt;Orang kampung seperti kami dengan banyak keterbatasannya kadang memang menjadi sensitif dan menjadi sangat subyektip. Atau mungkin karena memang belum siap menerima perubahan. Tetapi menurut kami, sebagian dari teman-teman kami walaupun sangat kecil, memang sudah berubah terlalu “kekota-kotaan”. (Maaf, kota hanya kami pinjam sebagai istilah, dan bukan berarti kami menganggap kota itu jelek). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, sebagian orang barangkali memang berpikiran seperti Tukul Arwana, yang menggunakan istilah ndeso untuk menyebut keterbelakangan, kebodohan dan kemiskinan, 3 hal yang paling menjadi masalah di negeri ini. Maka, orang sukses disebut rejeki kota, wajah lucu disebut wajah ndeso, orang bodoh disebut dasar wong ndeso dan banyak sebutan lain yang akhirnya menimbulkan arogansi berpikir, bahwa segala yang berbau kota pasti lebih baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itu, barangkali yang menyebabkan ada sebagian kecil Sudara kami yang dengan sadar merubah diri. Maka, saat mudik tampillah mereka dengan beragam budaya kotanya yang mereka anggap lebih baik. Pakaian seksi dengan asesoris layaknya artis, Hp seri mutakhir atau keluaran terbaru serta gaya hidup yang mudah-mudahan bukan karena dipaksakan agar dinilai “gaul” dan “ngota”. Sebagian dari mereka bahkan datang kepada kami dengan pongah, mengeluh dan bertanya kenapa desa tidak berubah. Sayangnya, hanya saat pulang kampung itu mereka sadar kalau desanya tertinggal, sebelum dan setelah itu mereka tak pernah peduli. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini bukan untuk menyuburkan dikotomi desa – kota. Sebagai warga ndeso, kami hanya ingin bahwa sebutan ndeso dan kota jangan dinilai dari bungkus semata. Jangan kita serta merta menilai bahwa orang kampung dan segala yang berbau kampung adalah ketinggalan, malu-maluin dan harus ditinggal. Ndesa dan kota adalah sebuah nilai, yang akhirnya menggambarkan kualitas peradaban. Maka, bukan alamat tempat tinggal, gaya hidup artis, hp, asesoris gaul gaya artis, dompet tebal dan gaya hidup metropolis untuk layak disebut kota. Bukan pula karena menyukai seni tradisional, miskin, hp jadul, menyukai sambal dan petai, lantas disebut ndesa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan atau mungkin tepatnya keluhan ini pun walaupun diekspos, boleh dibaca dan direspon oleh siapapun, hanya dimaksudkan untuk mempengaruhi ruang berpikir saudara kami dari Peniron dan sebagian wong-wong ndeso lainnya. Bahwa sebenarnya sebuah kecelakaan jika berpikir berganti atribut akan serta merta membuang kemaluan dari sebutan ndeso. Gaya hidup “gaul” dan “trendy” hendaknya tidak dipaksakan tetapi memang karena kebutuhan, situasi dan kondisi. Di desa atau kota terkandung banyak nilai, buang yang buruk menurut norma, dan tak usah malu mengambil yang baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tunggu Saudaraku, keluarga dan kampung halaman menanti kalian. Semoga lebaran nanti menjadikan kita semakin baik. Kepulangan kalian akan menjadi tempat belajar demi majunya kami dan desa kita. Amin…&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-5652985150397460356?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/5652985150397460356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/09/belajar-dari-saudara-pulang-kampung.html#comment-form' title='18 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/5652985150397460356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/5652985150397460356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/09/belajar-dari-saudara-pulang-kampung.html' title='MENUNGGU SAUDARA PULANG KAMPUNG'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-2893773289264037526</id><published>2008-09-17T00:15:00.002+07:00</published><updated>2008-09-17T00:46:30.533+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENTANG PENIRON'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>PANEN MBAKO</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Petani tembakau, termasuk salah satu pihak yang diuntungkan saat ini. Pasalnya fatwa haram untuk &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SM_whWCZGrI/AAAAAAAAACU/whV1x6u_uU8/s1600-h/mbako.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SM_whWCZGrI/AAAAAAAAACU/whV1x6u_uU8/s320/mbako.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246676546551880370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;rokok yang kemarin diwacanakan banyak pihak ternyata belum jadi dikeluarkan MUI. Bahkan walaupun tidak mewakili institusi MUI, salah seorang anggota MUI bahkan menyatakan tidak akan mengeluarkan fatwa haram.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, wacana pengharaman rokok memang sempat membuat petani cemas karena jelas akan berdampak pada turunnya harga jual tembakau mereka. Demikian juga dengan Peniron sebagai salah satu desa yang mempunyai lahan kebun tembakau cukup luas di Kebumen utara. Secara pasti, luas lahan kebun tembakau tahun ini tidak diketahui, tetapi diperkirakan lebih dari 20 hektar.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Peniron, sentra tembakau ada diwilayah barat (Dusun Bulugantung dan Perkutukan). Wilayah lain walaupun ada tetapi lahan tanamnya tidak terlalu luas.&lt;br /&gt;Saat ini, hampir seluruh tanaman tembakau sudah dipetik (di rampas dalam istilah Peniron). Baik yang dipetik petani sendiri maupun dipetik oleh juragan karena dibeli dilahan. Tahun ini, petani tembakau sangat terkendala pada sulitnya air yang digunakan untuk penyiraman. Bahkan karena kendala itu, sebagian petani terpaksa menjual/memanen tembakaunya sebelum masa panen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkebun tembakau menjadi pilihan petani karena tembakau lebih menghasilkan keuntungan yang lumayan dibanding menanam tanaman lain disaat kemarau. Dalam waktu 4 bulan, tanaman seluas 200 ubin konon dapat menghasilkan 4-5 juta jika dibeli langsung tengkulak dilahan. Jika diolah sendiri, keuntungannya tentu akan makin tinggi.&lt;br /&gt;Saat ini, harga per kilo basah dihargai sampai Rp. 12ribu dan tembakau kering per ikat (eler dalam istilah Peniron) dihargai sampai 25ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Peniron karena banyaknya petani tembakau juga banyak bermunculan juragan tembakau, yang sebenarnya bertindak sebagai tengkulak. Yang unik bin lucu, mereka tidak membayar cash kepada petani. Harga 2 juta yang disepakati bahkan bisa baru lunas setelah 3-4 tahun karena pembayarannya dicicil semau juragan. Kondisi ini terjadi, disamping faktor modal, wawasan petani juga sangat terbatas karena tidak pernah ada penyuluhan dari PPL dan tak adanya paguyuban petani yang lebih memungkinkan membuat naik posisi tawar dengan tengkulak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengolahan tembakau dilakukan dengan cara tradisional. Tembakau yang dipanen dibawa pulang dengan keranjang dari anyaman daun kelapa (bedodot dlm istilah Peniron), di tempat pengolahan, daun tembakau dirajang dengan pisau rajang khusus (gobed), kemudian hasil rajangan tersebut ditata tipis dalam anyaman bambu (rigen) untuk dijemur. Setelah melalui proses pembalikan, tembakau kering dikemas untuk disimpan atau dipasarkan. 1 ikat (eler) saat ini dihargai sekitar 25ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengolahan di tempat juragan tembakau dapat melibatkan puluhan orang. Bahkan di Tempat Pengolahan Tembakau (TPT) Bapak Mustareja, dusun Perkutukan bisa mempekerjakan hingga 40-50 orang. Biasanya pekerja dibagi dalam 3 bagian, yaitu laki-laki dibagian perajangan dan penjemuran serta perempuan dibagian pengeleran. Upah untuk bagian perajangan dan penjemuran berkisar 10ribu sampai 15ribu, sedangkan perempuan dibagian pengeleran berkisar 7ribu sampai 10ribu. Upah pekerja memang cukup murah karena waktu kerjanya pun tidak sampai 5jam sehari, kecuali bagian penjemuran yang standby dari pagi sampai sore hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemasaran tembakau Peniron, disamping daerah Kebumen, Petanahan dan Gombong juga sampai Cilacap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkebun tembakau memang menjanjikan keuntungan yang lebih baik, tetapi bermacam kendala belum mampu dihindari petani. Keterbatasan modal, faktor alam, organisasi dan akses pemasaran menjadi problem yang terus terulang dan tak mampu diurai setiap musim. Semoga ke depan ada perhatian dari pihak terkait maupun simpatisan lain untuk mengangkat petani dari ketidakberdayaan.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-2893773289264037526?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/2893773289264037526/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/09/panen-mbako.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/2893773289264037526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/2893773289264037526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/09/panen-mbako.html' title='PANEN MBAKO'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SM_whWCZGrI/AAAAAAAAACU/whV1x6u_uU8/s72-c/mbako.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-8578205524386264215</id><published>2008-09-16T12:13:00.000+07:00</published><updated>2008-09-16T12:18:17.425+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>TRAGEDI PEMBAGIAN ZAKAT</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sungguh malang nasib rakyat miskin di negeri ini. Nyawa mereka ternyata dihargai lebih murah dari seamplop uang tak lebih dari 30 ribu rupiah! Kemiskinan membuat mereka rela menyabung nyawa demi berebut rejeki senilai itu dari sang saudagar. &lt;br /&gt;Tragedi pembagian zakat di Pasuruan yang menewaskan 21 orang dan mencederai puluhan orang, membuat kita tercengang. Betapa murahnya rakyat miskin menghargai dan dihargai nyawanya. Bahkan pada bulan puasa sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menyesakkan juga, masalah pada pembagian zakat bukan pertama kali ini terjadi. Sepertinya, masyarakat kita memang malas untuk belajar dan menganggap remeh persoalan, apalagi menyangkut rakyat miskin.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;Begitulah ketika niat baik tidak dilakukan dengan cara yang baik maka lahirlah petaka. Dibeberapa tempat, berzakat yang tujuannya untuk membagi nikmat, sebagai wujud syukur pada Alloh Ta’ala dan membersihkan harta, dilakukan dengan membagi langsung bak memberi makan pada ayam-ayam piaraan. Karena tidak dilakukan dengan metode yang baik, maka terjadilah tragedi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus Pasuruan semoga mampu membuka mata hati kita, bahwa berzakat, infaq, shodaqoh, berderma, atau apapun namanya semestinya dilakukan dengan cara yang baik dan manusiawi. Bukankah agama sudah mengatur dengan jelas, bagaimana tata cara zakat termasuk siapa yang berhak menerima zakat? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pembagian yang dilakukan langsung oleh sang juragan, apakah itu sebagai bentuk ketidakpercayaan pada lembaga amil? Ataukah karena ada pemikiran pongah, riya dan kesombongan sebagai kaum berlebih harta? Lantas apakah pembagian zakat seperti itu akan tepat sasaran pada yang berhak sebagaimana sudah ditentukan dalam agama? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bencana adalah sebuah pelajaran (bagi mereka yang mau belajar), maka ketika tragedi pembagian zakat sudah memakan puluhan korban, mudah-mudahan itu pelajaran bagi kita semua. Pemerintah, Lembaga Amil, tokoh agama, dan kita semua mesti instrospeksi agar pelaksanaan penyaluran zakat benar-benar sesuai ketentuan syariat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pemerintah dan politisi bisa membuka mata dan hati akan realita bahwa rakyat semakin miskin, mudah-mudahan mereka akan berhenti memperkaya diri dengan uang rakyat. Dan kemiskinan yang menjadi sebab terpenting pada kasus ini semoga tidak hanya menjadi iklan-iklan dan komoditas politik belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pada kasus lain, janganlah lagi kita belajar dan memperbaiki diri saat setelah timbul korban. Mudah-mudahan...&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-8578205524386264215?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/8578205524386264215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/09/tragedi-pembagian-zakat.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8578205524386264215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8578205524386264215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/09/tragedi-pembagian-zakat.html' title='TRAGEDI PEMBAGIAN ZAKAT'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-751661845395621827</id><published>2008-09-16T12:09:00.001+07:00</published><updated>2008-09-16T12:30:43.909+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEBUMEN'/><title type='text'>NGABUBURIT</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ngabuburit, entah apa artinya. Saya sendiri tidak tahu, tapi saya mengartikan (mungkin) sebuah aktifitas yang dilakukan untuk menunggu buka puasa. Banyak cara untuk menunggu waktu berbuka dan selain masjid beberapa tempat akhirnya menjadi tempat favorit dadakan untuk ”ngabuburit”, mengalihkan perhatian dari rasa lapar dan haus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang tinggal di kota besar, tempat untuk menunggu buka barangkali bukan hal susah. Tapi ketika pulang ke kota kecil seperti Kebumen, mencari tempat ngabuburit seperti di kota mungkin sedikit susah. Seperti pengalaman teman saya, konon dulu ketika masih kost di kota setiap sore bulan puasa selalu nonton balapan liar sesuai hobynya. Atau nongkrong di mall sambil menikmati internet gratis melalui fasilitas hotspot. Maka ketika pulang ke Kebumen, dia mengajak saya muter-muter Kebumen sampai ke pinggir hanya untuk nyari balap liar.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;Di Kebumen kini, ”ngabuburit” juga mulai jadi trend. Tempat favorit untuk mengalihkan rasa lapar dan haus diantaranya alun-alun kota. Selepas direnovasi (walaupun belum tuntas) alun-alun Kebumen memang menjadi lebih Bersih, Indah, Manfaat, Aman dan Nyaman. Maka setiap sore, puluhan orang terutama anak-anak muda memenuhi alun-alun. Beragam aktifitas ngabuburit mulai nongkrong, cuci mata, olah raga (joging, basket bahkan berlatih tinju), momong anak-anak atau bahkan menjadi penjual makan/minum untuk berbuka seperti remaja di kota besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat lain yang mulai diminati adalah menghabiskan waktu jalan-jalan di supermarket/swalayan, terutama di Rita Pasaraya dan Toserba Jadi Baru. Bahkan setelah bulan ini Toserba Jadi Baru membuka Free Hotspot Area, toserba ini mulai menjadi sasaran penikmat internet untuk menunggu waktu maghrib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain memanjakan mata di dua tempat itu, ada yang menghabiskan waktu dengan membuat lapangan bola dadakan di sawah-sawah yang kebetulan baru habis panen. Aktifitas seperti yang banyak dilakukan oleh remaja-remaja di desa Karangsari dan Watubarut yang menghabiskan sore dengan bersimbah keringat bermain bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali ada banyak tempat ngabuburit di Kebumen. Tetapi keterbatasan saya tak bisa untuk menuangkan ceritanya di sini. Untuk itu, jika ada teman yang punya info tempat ngabuburit lain dimanapun, silahkan beritahu melalui komentar disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah dan aktifitas ngabuburit telah menjadi trend baru bagi masyarakat kita. Apapun, selama dilakukan dengan positif sepertinya tidak mengurangi makna ibadah puasa kita. Memang, memperbanyak amalan dengan aktifitas keagamaan barangkali lebih baik dari sekedar tongkrong sambil cuci mata. Semuanya kembali pada kita dengan pilihan dan resikonya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-751661845395621827?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/751661845395621827/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/09/ngabuburit.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/751661845395621827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/751661845395621827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/09/ngabuburit.html' title='NGABUBURIT'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-8949749513151461456</id><published>2008-09-15T15:16:00.001+07:00</published><updated>2008-09-15T15:20:45.101+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>PEMBERDAYAAN PNPMMD</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Untuk kesekian kalinya, Desa Peniron mendapatkan bantuan melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPMMD). Dulu, program ini dinamai PPK (Program Pemberdayaan Kecamatan). Mungkin karena program ini dianggap sudah berhasil memberdayakan kecamatan, maka lingkup sasaran pengembangan pun dirubah sehingga nama program pun menjadi PNPMMD. Sebagai kesinambungan program terdahulu, program ini tidak mengalami perubahan yang signifikan, hanya dalam prosedurnya yang sedikit lebih ketat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan dana tersebut, dilakukan dengan sistem kompetisi berdasarkan ajuan dari tiap desa. Tahun ini, desa Peniron berhasil mendapatkan dana Rp. 224 juta. Sesuai dengan ketentuan, dana ini dikelola oleh LKMD sebagai penanggung jawab program dan dilaksanakan oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK). Sesuai proposal yang diajukan, dana Rp. 224 juta tersebut digunakan pembangunan fisik dan non fisik.&lt;div class="fullpost"&gt;Untuk fisik sebesar 187 juta meliputi: &lt;br /&gt;- Pembangunan jembatan Bulugantung – Karangduren dengan konstruksi box culvert 3x11 meter, sebesar Rp. 75 juta.&lt;br /&gt;- Pekerjaan betonisasi, gorong-gorong dan talud jalan Bulugantung – Geblug – Karangduren sebesar Rp. 112 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk non fisik sebesar Rp. 37 juta digunakan sebagai dana simpan pinjam bergulir pada 8 kelompok. Dana ini diusulkan dengan harapan untuk pemberdayaan perempuan dan pengelolaannya pun oleh ibu-ibu. Sayangnya, usulan pelatihan batik tulis yang diharapkan dapat membekali masyarakat untuk lebih mandiri belum disetujui. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian mungkin bertanya, kenapa program yang cukup besar itu hanya direalisasikan di satu lokasi? Jawabnya karena aturan PNPMMD memang harus seperti itu, Pembangunan fisik harus terintegrasi di satu titik, tak boleh berpencar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diperkirakan, saat lebaran pekerjaan fisik sudah selesai 100% dan dapat digunakan untuk menunjang aktifitas masyarakat. Besok, warga Karangduren khususnya, tidak lagi harus menyeberang sungai karena jalan beton yang diperlebar dan jembatan dengan konstruksi box culvert sudah siap digunakan. Untuk mencapai target waktu tersebut, pekerjaan yang ditarget mendulang swadaya masyarakat sebesar 30juta dikerjakan siang malam dengan dukungan kerja bakti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai dana pemberdayaan, proses PNPMMD diharapkan dapat berjalan sesuai tujuan yaitu memberdayakan masyarakat. Tujuan dari PNPMMD yang membidik kemiskinan sebagai obyek program diharapkan dapat terwujud dengan terbangunnya akses-akses untuk pemenuhan kebutuhan dasar, ekonomi dan politik dalam bentuk sarana jalan dan dana simpan pinjam. Utamanya adalah masyarakat miskin di Peniron yang barangkali berjumlah lebih dari 2/3 jumlah penduduknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan prasarana jalan dan pendukungnya pada jalur Bulugantung - Geblug – Karangduren diharapkan akan mengurangi beban masyarakat akibat mahalnya biaya akibat sarana jalan yang tidak memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai desa yang luas dengan 951 hektar, 46 RT, 10 RW, 8 Dusun dengan medan pegunungan yang susah, masih banyak daerah di Peniron yang senasib bahkan lebih tertisolir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dibutuhkan kerja keras, kebersamaan dan sikap bijak dari seluruh elemen masyarakat untuk dapat mengeluarkan masyarakat dari ketidakberdayaan. &lt;br /&gt;Sebagai keluarga besar, maka eleman desa ini haruslah ibarat elemen tubuh kita yang harus saling mendukung untuk mampu menggeliat menatap masa depan. PNPMMD adalah makanan stimulan yang tidak bisa menggantikan makanan pokok yang harus kita konsumsi agar tubuh sehat alami.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-8949749513151461456?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/8949749513151461456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/09/ererwerwerwerwe.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8949749513151461456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8949749513151461456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/09/ererwerwerwerwe.html' title='PEMBERDAYAAN PNPMMD'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-6542241935248416565</id><published>2008-08-22T06:44:00.004+07:00</published><updated>2008-08-27T00:14:14.269+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENTANG PENIRON'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNIK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUDAYA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KHAS'/><title type='text'>DANGSAK, KESENIAN KHAS DARI GUNUNG</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SLQ3KbsiuvI/AAAAAAAAACM/QmuQ8AI7rcg/s1600-h/IMG_1019.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SLQ3KbsiuvI/AAAAAAAAACM/QmuQ8AI7rcg/s400/IMG_1019.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238872918911531762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Dangsak "In Action"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Nama Dangsak barangkali hanya dikenal oleh masyarakat Peniron dan sekitarnya. Sebagai sebutan untuk seni tradisional yang memang langka, Dangsak memang  tidak populer walaupun didaerah Peniron dan Watulawang seni ini cukup digemari. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Seni Dangsak hanya ada di Peniron dan Watulawang. Di daerah lain seperti Karanggayam, seni ini mungkin ada walaupun dengan sebutan lain. Di daerah Watulawang, daerah muasal seni Dangsak, seni ini lebih sering disebut “Cepet Rolas” (Topeng 12). Populasi seni ini juga tidak menyebar luas, sehingga seni ini bisa dibilang sebuah seni tradisional yang khas dan langka. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 102); text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sebagai seni hiburan, dangsak jarang dimainkan sebagai hiburan hajatan layaknya wayang kulit, janeng, lengger, kuda lumping dan yang lainnya. Dangsak lebih sering dimainkan karena ditanggap oleh komunitas, paguyuban seperti pada acara peringatan HUT RI, halal-bihalal lebaran atau acara khusus lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SLQ3KP54ihI/AAAAAAAAACE/HNN9Rv-9OzU/s1600-h/IMG_1138.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SLQ3KP54ihI/AAAAAAAAACE/HNN9Rv-9OzU/s400/IMG_1138.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238872915746261522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Dangsak saat mengikuti karnaval HUT RIke 63  di Kebumen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Kelompok seni Dangsak di Peniron hanya ada 1 grup, yaitu di Dusun Perkutukan yang berdiri pada tahun 1992. Sebelum  itu, dangsak adalah seni khas dari dusun Kebayeman di desa Watulawang yang sudah ada berpuluh-puluh tahun lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas apa yang khas dari seni Dangsak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang pertama, Dangsak tidak ada didaerah lain di Kebumen. Disamping Peniron dan Watulawang, kemungkinan besar hanya ada didaerah Karanggayam yang secara kultur memang sama dengan Watulawang dan sebagian Peniron.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kedua: topeng raksasa dan kostum penarinya. Topeng raksasa dengan kombinasi kostum penari yang serba hitam menjadikan seni ini membuat takut sebagian orang terutama anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga adalah seni tarinya. Sebuah kelompok tarian yang terdiri dari 8-12 penari pria. Tarian dangsak sebagian hampir mirip dengan tari kuda lumping, tetapi lebih kental unsur “liar”nya. Termasuk cara “trance” atau kesurupan dalam seni dangsak juga mirip kuda lumping, hanya “ugal-ugalan”. Konon tari dangsak atau cepet rolas memang menceritakan dan menggambarkan perilaku raksasa dari hutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang keempat adalah alat musiknya. Dulu, dangsak hanya bermodal 2 buah kentongan dan sebuah kaleng bekas sebagai alat musik, terutama jika sedang melakukan pawai. Tetapi untuk tarian, dangsak menggunakan perangkat gamelan mini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dangsak memang khas, sayang seni ini sepertinya tidak terkelola dengan baik dan profesional. Hal ini terlihat dari kostum dan asesoris penari yang kurang menunjukkan tampilan dengan sentuhan seni.&lt;br /&gt;Demikian pula dalam hal gerakan penari yang perlu keterpaduan gerakan maupun koreografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri kurang bahkan tidak mengerti tentang seni, tetapi jika dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin dangsak bisa lebih populer. Dari bincang-bincang dengan Kang Memed selaku dedengkot Dangsak, upaya kearah itu sudah mulai dilakukan. Disamping sepatu model “Jaka Sembung”, konon model topeng raksasa juga akan diperbaharui. Bahkan, koreografer akan didatangkan jika sudah ketemu dengan orang yang mampu dan mau dibayar murah. hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya kita, pemerintahpun sebenarnya punya kewajiban untuk menjaga warisan budaya ini agar tidak hilang dan hanya menjadi cerita. Tetapi selama ini kita tidak tahu apa kerja dari dua dinas berbeda yang membidangi seni dan kebudayaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ataukah budaya kita harus dilacurkan dulu ke negara tetangga agar mendapat perhatian karena efek dari kebakaran jenggot?&lt;br /&gt;Jangan!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-6542241935248416565?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/6542241935248416565/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/08/dangsak-kesenian-khas-dari-gunung.html#comment-form' title='18 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6542241935248416565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6542241935248416565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/08/dangsak-kesenian-khas-dari-gunung.html' title='DANGSAK, KESENIAN KHAS DARI GUNUNG'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SLQ3KbsiuvI/AAAAAAAAACM/QmuQ8AI7rcg/s72-c/IMG_1019.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-6049557603406494116</id><published>2008-08-03T02:02:00.003+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:44.504+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>JALAN KE SILAMPENG SUDAH MULUS</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;Seminggu tidak pulang kampung, ternyata ada y&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SJS-ib78D_I/AAAAAAAAAB4/ue5g4jG3yF8/s1600-h/DSC01675.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SJS-ib78D_I/AAAAAAAAAB4/ue5g4jG3yF8/s320/DSC01675.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230014566107975666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ang sudah berubah. Itupun karena saya ketemu dengan Pak Kades dan bercerita tentang kerja bakti. Sejak hari Senin lalu, beliau bersama masyarakat Kadus Bak, terutama warga Silampeng bahu membahu bekerja bakti melaksanakan pengaspalan jalan Curug – Silampeng sepanjang 1 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, jalan Silampeng mulai dari Curug sampai Silampeng, ternyata kini telah berubah mulus. Kini setelah bertahun-tahun akses jalan menuju Silampeng sangat susah dilalui kendaraan sehingga menjadi pedukuhan yang seolah terisolir, masyarakat sudah bisa menikmati jalan aspal yang mulus dengan kualitas yang lumayan bagus. Menikmati prasarana jalan yang layak sekarang bukan lagi mimpi.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Yang membanggakan, kecuali aspal yang merupakan bantuan Pemkab Kebumen, hampir seluruh pembangunan jalan tersebut dilakukan dengan swadaya. Bahkan armada angkutan kepunyaan pribadi Kades, digunakan gratis untuk mengangkut berpuluh-puluh rit pasir dan sirtu. Kalau dihitung uang dan harus membayar, entah berapa juta yang harus dikeluarkan untuk angkutan tersebut.&lt;br /&gt;Bahkan karena terlalu beratnya masyarakat dalam pengadaan pasir dan sirtu, Pemdes sampai menyewa sebuah loader untuk pengambilan pasir dan sirtu di sungai Luk Ulo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat pengerjaan selama 3 hari, warga bahkan mulai melakukan kerja bakti pada pukul 01.00 tengah malam untuk menghemat energi. Luar biasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaspalan jalan silampeng sebenarnya ditargetkan sampai perbatasan dengan desa Pengaringan. Tetapi karena beratnya medan dan banyaknya swadaya, terutama karena ruas Silampeng – Sibango – Pengaringan belum dimakadam, maka pengaspalan ditunda untuk sementara waktu. Selain itu, bantuan aspal yang diterima dari Pemkab memang hanya cukup untuk mengaspal sampai Silampeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, jalan telah mulus. Semoga mulusnya jalan tersebut akan memuluskan warga dalam melakukan aktivitasnya. Efeknya adalah peningkatan dalam hal ekonomi dan sosial.&lt;br /&gt;Terima kasih kepada kades Triyono Adi atas pengorbanannya dalam mewujudkan program pengaspalan jalan. Semoga program peningkatan jalan pada wilayah lain juga dapat berjalan sesuai rencana. Penghargaan juga untuk warga Silampeng yang telah bahu-membahu bersama Pemdes dalam bekerja bakti dan berswadaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga jalan yang sudah mulus diikuti dengan peran warga untuk memeliharanya. Pendapat bahwa memelihara lebih sulit daripada membangunnya semoga tak terjadi di Silampeng. Amin…&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-6049557603406494116?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/6049557603406494116/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/08/jalan-ke-silampeng-sudah-mulus.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6049557603406494116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6049557603406494116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/08/jalan-ke-silampeng-sudah-mulus.html' title='JALAN KE SILAMPENG SUDAH MULUS'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SJS-ib78D_I/AAAAAAAAAB4/ue5g4jG3yF8/s72-c/DSC01675.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-7308393951139589090</id><published>2008-07-31T16:59:00.005+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:44.697+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENTANG PENIRON'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>ACARA AGUSTUSAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Sebentar lagi, bangsa Indonesia akan berusia 63 tahun. Kalau untuk kita, usia 63 sudah &lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SJGPG-9Va5I/AAAAAAAAABw/YWdLyJxt-xM/s1600-h/agustusan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SJGPG-9Va5I/AAAAAAAAABw/YWdLyJxt-xM/s320/agustusan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5229117992496098194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;pasti akan disebut kakek, nenek, mbah atau yang tidak berani kawin dijuluki bujang tua atau bahkan sudah mati dan tinggal nama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Peringatan HUT RI, oleh lidah Peniron dulu disebut Prayakan, mungkin karena menyebut kata perayaan susah bagi lidah orang-orang tua kami. Sekarang, untuk menyebut Perayaan HUT RI 17 Agustus, orang-orang termasuk kami memakai istilah dengan menyebutnya Agustusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agustusan di Peniron selalu diperingati dengan bermacam acara. Entah mereka paham dengan makna merdeka atau tidak, bahkan apakah mereka sudah benar-benar merdeka atau belum, sepertinya tidak pernah terlintas dalam pikiran. Yang penting, Agustusan adalah sebuah tradisi nasional yang harus diperingati semeriah mungkin sesuai kemampuannya. Agustusan sepertin dimanfaatkan betul oleh masyarakat untuk melepaskan beban hidup karena semakin tingginya biaya konsumsi.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Peringatan Agustusan di Peniron tahun ini, nyaris sama seperti tahun-tahun yang lalu yaitu olah raga dan seni. Hanya acara karnaval yang ditiadakan karena sesuai kesepakatan masyarakat hanya diadakan 2 tahun sekali demi efisiensi biaya. Sedangkan kegiatan olah raga bulutangkis, tenis meja, sepak takraw dan tarik tambang mungkin tidak diadakan tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara Agustusan yang sudah sangat mentradisi dan sudah menjadi acara wajib adalah turnamen sepak bola antar klub tingkat Kadus, dikuti oleh 8 klub yang merupakan klub anggota Turangga Sakti bahkan sudah berjalan sejak tanggal 24 Juli lewat format setengah kompetisi. Untuk final akan dilangsungkan pada tanggal 17 Agustus sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan olah raga lain adalah kasti yang finalnya dijadwalkan pada tanggal 13 Agustus dan volley ball yang finalnya dijadwalkan pada tanggal 9 Agustus. Setelah upacara bendera, seperti biasa akan dilangsungkan pawai dan dilanjutkan dengan atraksi seni kuda lumping dan dangsak (seni cepetan khas Peniron dan sekitarnya). Malam harinya dilangsungkan pentas seni di halaman SDN 2 yang merupakan puncak sekaligus acara penutup Agustusan tingkat desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini, seluruh kegiatan olah raga dipusatkan di lapangan desa Peniron, padahal tahun sebelumnya kegiatan seperti volley, takraw dan badminton dipencar pada lapangan Kadus. Mudah-mudahan langkah ini didasari karena semangat persatuan, bukan karena efek dari suasana kompetisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara semangat kompetisi, acara Agustusan di Peniron memang selalu penuh nuansa persaingan antar Kadus. Efek positifnya, Kadus memang terpacu untuk kompetitif, tetapi efek negatifnya, semangat kebersamaan yang harusnya melandasi kegiatan Agustusan seolah luntur. Ironisnya bahkan tak jarang acara Agustusan diwarnai perilaku negatif bahkan perkelahian akibat acara Agustusan disikapi berlebihan sebagai kompetisi untuk ”prestise” Kadus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara Agustusan di Peniron memang monoton dari tahun ke tahun. Tak pernah ada yang berubah dan selalu sama bahkan ketika nahkoda kegiatan dipegang oleh orang yang berbeda sekalipun. Tak pernah ada yang segar, bahkan olah raga kasti yang dulu bisa sebagai “obat tetes mata” karena diikuti ibu-ibu dan mbak-mbak” sekarang tak lagi menarik untuk ditonton. Penyebabnya adalah, pemain kasti sudah digantikan oleh anak-anak usia SD dan SMP. Penyebabnya adalah, ibu-ibu malu jika kalah karena acara agustusan adalah olah raga prestasi, bukan lagi hiburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, masyarakat sebenarnya menanti acara yang segar karena ada sentuhan inovasi. Disini, tak ada pihak yang disalahkan karena setiap penentuan kegiatan selalu dimulai dengan musyawarah. Tetapi untuk ke depan, tak ada salahnya jika pihak-pihak terkait mulai merancang inovasi baru dalam kegiatan peringatan HUT RI demi dinamisasi Peniron dan penghuninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak kalah pentingnya adalah, perlunya diupayakan untuk membangun kembali rasa persatuan pada masyarakat yang kadang malah tercabik-cabik oleh acara Agutusan itu. Mudah-mudahan, semangat persatuan dan kegotongroyongan bukan hanya menjadi materi orasi, tetapi bisa diimplementasikan dalam praktek dan kehidupan nyata. Dan sebagai bagian dari Peniron, kita punya tugas yang sama agar tidak hanya tercipta persatuan yang semu...&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-7308393951139589090?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/7308393951139589090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/acara-agustusan.html#comment-form' title='17 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7308393951139589090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7308393951139589090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/acara-agustusan.html' title='ACARA AGUSTUSAN'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SJGPG-9Va5I/AAAAAAAAABw/YWdLyJxt-xM/s72-c/agustusan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-5539251062168717811</id><published>2008-07-30T02:48:00.005+07:00</published><updated>2008-07-30T07:27:44.148+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>DESA PENIRON MEMBUAT REKOR</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;Setelah ditunggu sekian lama akhirnya dana kompensasi untuk rakyat miskin dibagikan juga. Bantuan Langsung Tunai (BLT), yang oleh Kades Triyono Adi diplesetkan menjadi Bantuan Langsung Telas dibagikan langsung dengan lancar di Balai Desa Peniron, Senin 21 Juli 2008. Bantuan yang diterima per Kepala Keluarga penerima BLT adalah 300 ribu rupiah untuk 3 bulan. Rencananya, penerima BLT akan menerima dana selama 8 bulan, tidak 12 bulan seperti BLT sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini akhirnya menjadi terlambat tayang, tetapi saya pikir tak terlalu menjadi soal karena berita mengenai BLT sebenarnya bukan berita yang menarik. Mengangkat berita mengenai BLT sebenarnya sama dengan mengangkat aib atas lemahnya kondisi ekonomi masyarakat desa kita.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sebanyak 1451 Kepala Keluarga di Peniron, tercatat 751 KK tercatat sebagai penerima BLT. Jumlah ini sekaligus menjadi rekor sebagai desa dengan jumlah penerima BLT terbanyak se kecamatan Pejagoan. Bahkan, jika survey mengenai rumah tangga miskin dilakukan dengan benar, mungkin jumlah penerima BLT akan meningkat lagi. Kenyataannya masih muncul banyak ketidakpuasan terkait dengan tidak tercatatnya keluarga yang merasa miskin dalam daftar penerima BLT tadi.&lt;br /&gt;Ya, karena BLT rakyat justru lebih senang menjadi miskin atau dimiskinkan. Hebat bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang semua terpulang pada kita, akankah rekor ini akan menjadi sebuah kebanggaan atau aib. Kebanggaan karena kemiskinan ternyata bisa dijual dan membuat banyak uang masuk Peniron, yang itu berarti akan memacu perputaran uang dan geliat ekonomi. Sebagian dana itu berdasarkan kesepakatan bahkan bisa digunakan untuk memperbaiki insfrastruktur dan menambah kas lingkungan. Ataukah aib bagi kita sehingga menyadarkan kita untuk berbenah? Ataukah kedua-duanya menjadi pilihan agar menjadi keuntungan ganda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai BLT dan banyaknya warga miskin di Peniron, saya yakin Anda mempunyai opini, persepsi dan solusi sendiri. Kalau saya berpendapat, BLT yang mengacaukan akal sehat rakyat, harus bisa dmanfaatkan secara cerdas demi kepentingan bersama. Jelasnya, saya berpendapat bahwa rekor tadi harus dipertahankan bahkan harus ditingkatkan sehingga semua menjadi miskin. Kemudian dana tadi kita kelola bersama-sama untuk meningkatkan sarana peningkatan sosial ekonomi. Kalaupun dikelola sendiri, dana 100.000 x 8 bulan sangat susah untuk dibagi ditengah melambungnya harga-harga sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada jadi makanan empuk koruptor, bukankah lebih baik “dikorupsi” demi kepentingan rakyat kecil bersama-sama? Kalaupun ada resiko, ya ditanggung bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Anda bagaimana?&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-5539251062168717811?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/5539251062168717811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/peniron-penerima-blt-terbesar-di-kec.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/5539251062168717811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/5539251062168717811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/peniron-penerima-blt-terbesar-di-kec.html' title='DESA PENIRON MEMBUAT REKOR'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-3390461128549026774</id><published>2008-07-24T23:03:00.003+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:44.941+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PRIBADI'/><title type='text'>DONOR DARAH, KENAPA TAKUT?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIiuDyKA6rI/AAAAAAAAAY8/L7r2ag4WW_c/s1600-h/Donor.jpg" imageanchor="1" style="border: 0pt none ; background-color: transparent; clear: left; margin-bottom: 1em; float: left; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIiuDyKA6rI/AAAAAAAAAY8/eM5yUN8Rp00/s320-R/Donor.jpg" style="border: 0pt none ;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;“Pak bs donor ora, bth wg 2 nggo bpke Suyuti”.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. &lt;span style="color: rgb(53, 28, 117);"&gt;begitu tulisan sms yang aku terima dari temen saya Memed, siang Rabu kemarin. Sms-nya tidak langsung aku balas, tetapi sms itu langsung aku teruskan ke nomor, adikku. Maksud saya, karena butuh 2 orang, maka tak ada salahnya jika adikku saya cadangkan jika pada pemeriksaan nantinya darahku tak cukup sehat untuk diambil. Aku memang punya tekanan darah yang lumayan tinggi, sehingga pernah 2 kali gagal donor karena tekanan darahku di atas 160/90.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: rgb(53, 28, 117);"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(53, 28, 117);"&gt;Sms ke adikku langsung direspon dengan jawaban &lt;/span&gt;&lt;b style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;“Bisa, kapan? Aku lagi mulang”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;span style="color: rgb(53, 28, 117);"&gt;Maka, aku jadi sedikit tenang. Belum sempat aku balas sms dari Memed, datang kang Suyuti bersama Kang Slamet ke kantorku, dan aku tentu sudah bisa menduga, maksud kedatangan mereka yang tiba-tiba itu dan memang benar. Akhirnya aku menyanggupinya untuk langsung ke UTD PMI Kebumen sekitar 2 jam lagi.&lt;/span&gt;&lt;div style="color: rgb(53, 28, 117);"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="color: rgb(53, 28, 117);"&gt;&lt;br/&gt;Karena banyaknya pekerjaan yang harus saya selesaikan, maka saya baru ke UTD PMI sekitar jam 17.00 WIB dan disusul adikku seperempat jam kemudian. Dan benar seperti yang kukuatirkan, petugas Unit Transfusi Darah PMI tidak berani mengambil darahku saat itu karena tensi darahku yang cukup tinggi. Akhirnya, aku disarankan datang lagi besok hari dengan syarat harus istirahat dan tidur cukup. Jadilah saat itu hanya darah adikku yang  diambil, dan hal seperti ini pernah juga terjadi sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya lagi, baru tadi sore saya kembali ke UTD PMI dan sukses diambil darahnya walaupun tensi darahku masih lumayan tinggi, 140/90. Petugas sempat menyatakan apakah saya berani, dan saya katakan dengan mantap, saya berani. Saya yakin, selama fisik saya terasa siap dan pemeriksaan darah juga baik, tak ada yang perlu ditakutkan. Dan nyatanya, malam ini saya masih beraktifitas seperti biasa, lembur dan bisa nyambi bikin postingan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita nyata di atas bukan dimaksudkan untuk menyombongkan diri bahwa saya seorang yang dermawan. Toh darah itu kan saya juga tidak beli Kang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman ini saya angkat, karena keprihatinan saya pada masih sedikitnya orang Peniron yang masih mau dengan senang hati berdonor darah. ..kalau desa lain saya tidak tahu.. Kenapa saya berani mengatakan kalau orang Peniron masih sedikit yang mau berdonor? Karena pengalaman beberapa kali saya diminta untuk donor karena alasan yang sama yaitu Susah mencari orang yang mau donor! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa sebab kenapa susah mencari pendonor darah. Beberapa teman punya alasan yang berbeda seperti: takut jarum suntik/sakit, takut tidak kuat, takut darah yang baik habis, dan hanya sedikit yang beralasan takut tertular penyakit menular, HIV/AIDS misalnya. Sayangnya, penyebab ketakutan mereka berdonor selalu mereka pelihara, bahkan dikembangbiakkan, sehingga jadilah fenomena susah mencari pendonor setiap kali ada tetangga yang membutuhkan selalu terjadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi teman-teman yang anti donor, rasa takut adalah hal yang manusiawi, tetapi berbuat demi hal yang manusiawi harusnya mampu menghilangkan rasa takut itu. Saya yakin, alasan dan argumentasi teman-teman anti donor didapat dari mereka yang belum pernah berdonor. Jadi mengapa harus percaya? Bukankah ada fakta yang bisa dilihat, bahwa kami dan teman-teman yang terbiasa donor juga sama sehatnya? Bahkan mungkin justru lebih sehat? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur saja, dari kecil saya belum pernah sekalipun disuntik karena sakit ataupun imunisasi, jadi saya termasuk orang yang takut jarum suntik. Tetapi pada saat donor darah, nyatanya saya tidak berteriak kesakitan dan begitupun pendonor yang lain, saya juga tidak pusing atau pingsan walaupun saya diambil darahnya saat tensi darah saya lumayan tinggi. Saya dan darah saya juga sehat dan normal-normal saja selama ini, bahkan berat badan saya selalu bertambah kan? Jadi, kenapa teman-teman harus takut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa harus takut untuk sedikit berkorban demi saudara-saudara kita yang membutuhkan? Toh kita tak berkorban apa2 kecuali mungkin sedikit waktu. Bayangkan jika tak ada stok darah karena kita yang sehat “pelit” untuk menyumbangkan darah kita. Bayangkan jika saat itu Anda yang membutuhkan dan akhirnya mati karena tak ada darah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, sebagai manusia kewajiban kita adalah saling menolong selama kita mampu, tanpa memandang untuk siapa, apa, kapan, di mana,dan bagaimana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesekali, cobalah Anda datang ke UTD PMI. Lihat dan perhatikan betapa banyak orang berharap bantuan dari darah kita. Wajah-wajah cemas mereka karena stok darah yang selalu terbatas sehingga PMI mewajibkan untuk mengganti dengan pendonor lain demi terjaganya stok darah. Dan dengan cara itu, mereka jadi tidak harus keluar uang untuk membeli darah; Haruskah kita yang sehat tetap tak mempunyai empati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari &lt;a href="http://www.golongandarah.net/"&gt;sumber&lt;/a&gt; terpercaya yang saya baca, memang tidak ada manfaat langsung menjadi donor darah. Namun dengan mendonorkan darah secara rutin setiap tiga bulan sekali, maka tubuh akan terpacu untuk memproduksi sel-sel darah baru, sedangkan fungsi sel-sel darah merah yang berfungsi untuk oksigenisasi dan mengangkut sari-sari makanan. Dengan demikian fungsi darah menjadi lebih baik sehingga donor menjadi SEHAT. Selain itu, kesehatan pendonor akan selalu terpantau karena setiap kali donor dilakukan pemeriksaan kesehatan sederhana dan pemeriksaan uji saring darah terhadap infeksi yang dapat ditularkan lewat darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dari kebanyakan sumber lain lain bahkan tegas menyatakan bahwa rutin berdonor akan menyehatkan tubuh karena bergantinya sel-sel darah yang lebih baik. Dan berbagai kesaksian menyatakan bahwa tubuh terasa lebih baik setelah berdonor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menutup tulisan ini, saya mengajak Anda mau menjadi provokator yang baik untuk mengkampanyekan budaya tidak takut berdonor darah. Jika termasuk golongan penakut itu, mari berubah; cukuplah dengan satu alasan: DEMI KEMANUSIAAN..&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-3390461128549026774?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/3390461128549026774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/donor-darah-kenapa-takut.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3390461128549026774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3390461128549026774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/donor-darah-kenapa-takut.html' title='DONOR DARAH, KENAPA TAKUT?'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIiuDyKA6rI/AAAAAAAAAY8/eM5yUN8Rp00/s72-Rc/Donor.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-4170658099284565244</id><published>2008-07-23T01:22:00.004+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:45.034+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNIK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALERI'/><title type='text'>YANG UNIK DI RAJABAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIYtZOHaAlI/AAAAAAAAAX0/EtSwVXlaVwc/s1600-h/CIMG0262.jpg" imageanchor="1" style="border: 0pt none ; background-color: transparent; clear: right; margin-bottom: 1em; float: right; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIYtZOHaAlI/AAAAAAAAAX0/CJVyxL7sXtE/s200-R/CIMG0262.jpg" style="border: 0pt none ;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIY7i_ysUnI/AAAAAAAAAYs/bY2QziV6Bd0/s1600-h/27.jpg" imageanchor="1" style="border: 0pt none ; background-color: transparent; clear: right; margin-bottom: 1em; float: right; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIY7i_ysUnI/AAAAAAAAAYs/H6mk_7Eo0mQ/s200-R/27.jpg" style="border: 0pt none ;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIYpkKfU8iI/AAAAAAAAAXU/UVBj92IheHM/s1600-h/55.jpg" imageanchor="1" style="border: 0pt none ; background-color: transparent; clear: left; margin-bottom: 1em; float: left; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIYpkKfU8iI/AAAAAAAAAXU/zPd_yM3OuOM/s200-R/55.jpg" style="border: 0pt none ;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Dokumentasi dari peringatan Isro Mi’roj 1429 H desa Peniron berikut menggambarkan, betapa antusiasnya masyarakat Peniron mendukung PHBI. Jikapun bagi Anda mungkin biasa, minimal itu luar biasa menurut kami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="text-align: center; clear: both;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIYsd0DfAFI/AAAAAAAAAXs/miaLpJCN0Bk/s1600-h/58.jpg" imageanchor="1" style="border: 0pt none ; background-color: transparent; clear: left; margin-bottom: 1em; float: left; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img height="160" src="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIYsd0DfAFI/AAAAAAAAAXs/m-LiyQVi69M/s200-R/58.jpg" style="border: 0pt none ;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIYrjADc_9I/AAAAAAAAAXc/6173biKPaRw/s1600-h/57.jpg" imageanchor="1" style="border: 0pt none ; background-color: transparent; clear: right; margin-bottom: 1em; float: right; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIYrjADc_9I/AAAAAAAAAXc/AkMCLtVAaBc/s200-R/57.jpg" style="border: 0pt none ;" /&gt;&lt;/a&gt;Luar biasa karena ditengah himpitan kesulitan akibat melonjaknya harga-harga kebutuhan pokok, ditengah banyaknya kebutuhan untuk sekolah anak-anaknya, ditengah ramainya musim kondangan, ditengah wabah kecemburuan sosial akibat dampak BLT, dan ditengah kegagalan panen akibat musim kering, masyarakat tetap teguh menjunjung budaya “ndesa”nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping seni janeng, yang dulu sempat membawa Peniron menjadi begitu dikenal di Kebumen, hal unik lain adalah kehadiran "besek" (dus wadah katering nasi kalau dikota, tetapi ini terbuat dari bambu) serta oleh-oleh untuk para hadirin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIY3nMa-gcI/AAAAAAAAAYc/eusjh85oRBc/s1600-h/IMG_0699.JPG" imageanchor="1" style="border: 0pt none ; background-color: transparent; clear: right; margin-bottom: 1em; float: right; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIY3nMa-gcI/AAAAAAAAAYc/vp15h_kFD24/s200-R/IMG_0699.JPG" style="border: 0pt none ;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIYr_buGSKI/AAAAAAAAAXk/iG9qTF0ddp4/s1600-h/6.jpg" imageanchor="1" style="border: 0pt none ; background-color: transparent; clear: left; margin-bottom: 1em; float: left; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIYr_buGSKI/AAAAAAAAAXk/nbTJpCFEccY/s200-R/6.jpg" style="border: 0pt none ;" /&gt;&lt;/a&gt;Besek merupakan oleh-oleh/bingkisan tamu umum, sedangkan tamu kelas "bisnis" berupa dus bekas mie instan yang berisi (berdasarkan yang saya dapat beserta 100 tamu lain): nasi beserta lauk komplit, telor bebek 5 biji, gula dan teh, sprite kaleng, roti cokelat 1 pak dan segepok buah. Untuk tamu "eksekutif" konon lebih "wah" lagi, apalagi untuk tamu "VIP".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIY3JXPKv5I/AAAAAAAAAYU/50ZLMygjVNs/s1600-h/IMG_0655.JPG" imageanchor="1" style="border: 0pt none ; background-color: transparent; clear: right; margin-bottom: 1em; float: right; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIY3JXPKv5I/AAAAAAAAAYU/kE1iX8ek82w/s200-R/IMG_0655.JPG" style="border: 0pt none ;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIY4SKDCKKI/AAAAAAAAAYk/vGCTKKivmsE/s1600-h/IMG_0704.JPG" imageanchor="1" style="border: 0pt none ; background-color: transparent; clear: left; margin-bottom: 1em; float: left; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIY4SKDCKKI/AAAAAAAAAYk/_uR9vHFIezY/s200-R/IMG_0704.JPG" style="border: 0pt none ;" /&gt;&lt;/a&gt;Mudah2an "budaya" baru ini tidak lantas berkembang lebih "parah" sehingga beban masyarakat menjadi bertambah lagi bahkan mengalahkan biaya untuk pendidikan dan hidup sehari-hari. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-4170658099284565244?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/4170658099284565244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/yang-unik-di-rajaban.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/4170658099284565244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/4170658099284565244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/yang-unik-di-rajaban.html' title='YANG UNIK DI RAJABAN'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIYtZOHaAlI/AAAAAAAAAX0/CJVyxL7sXtE/s72-Rc/CIMG0262.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-6566117826663927150</id><published>2008-07-20T23:53:00.008+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:45.084+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>PERINGATAN ISRO MI’ROJ 1429 H DESA PENIRON</title><content type='html'>&lt;div align="justify" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIYgpLCvimI/AAAAAAAAAXM/2hi6OB-yJ5Q/s1600-h/CIMG0219.jpg" imageanchor="1" style="border: 0pt none ; background-color: transparent; clear: left; margin-bottom: 1em; float: left; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIYgpLCvimI/AAAAAAAAAXM/F2iZqK0_Ocw/s320-R/CIMG0219.jpg" style="border: 0pt none ;" /&gt;&lt;/a&gt;Hari Minggu, 20 Juli 2008 bertempat di masjid besar Baiturrohim dilangsungkan peringatan hari Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1429 H. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana masing-masing masjid mengadakan Peringatan Hari Besar Islam sendiri-sendiri, tahun ini PHBI dilaksanakan bersama di satu masjid. (yang dimaksud masjid di Peniron adalah masjid yang digunakan untuk melaksanakan sholat Jum’at. Ada 4 buah masjid yang digunakan untuk sholat Jum’at, yaitu Masjid di Dusun Klapasawit, Dusun Bak, Dusun Rayung dan Masjid Besar Baiturrohim-red).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dilaksanakan “kolektif” sehingga diikuti seluruh masyarakat dari segala penjuru Peniron, peringatan Isro Mi’roj kali ini terasa sangat meriah. Disamping masyarakat setempat, banyak tamu undangan dari tetangga desa yang menghadiri peringatan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB terpaksa molor sampai jam 10.00 WIB karena banyaknya masyarakat yang terus berdatangan sehingga Panitia akhirnya disibukkan untuk menerima dan menata hadirin. Sampai acara akan dimulai, tempat yang disediakan Panitia yaitu seluruh halaman masjid dan masjid penuh. 1000 kursi yang tersedia  terisi penuh sehingga disamping dalam masjid, hadirin tua muda, ibu, bapak dan anak-anak rela mengikuti acara sambil lesehan ditepi jalan maupun diteras-teras rumah. Hadirin diperkirakan lebih dari 2000 orang karena dari catatan jumlah “besek (seperti dus tempat nasi catering tapi terbuat dari bambu)” yang mencapai 3000 buah, hanya tersisa tak lebih dari 200 buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang dibawakan oleh Mas Achmad Suyuti, dibuka dengan pembacaan umul kitab yang dipimpin oleh K. Khudlori Iksan. Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia, Bapak Nur dari Klapasawit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Desa Triyono Adi dalam sambutan berikutnya menyampaikan banyak hal. Dengan gaya orasinya yang khas, tegas dan tandes, beliau mampu membuat hadirin menyimak semua yang beliau sampaikan. Beliau berharap semoga bersatunya peringatan Isro Mi’roj ini menjadi tonggak semangat agar ke depan masyarakat lebih mempererat silaturahmi dan persatuan. Hal lain yang disampaikan adalah beberapa hal menyangkut program-program Pemerintah dan Pemerintah Desa seperti BLT, PAMSIMAS, ADD, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sambutan bapak Kadar, BA selaku camat Pejagoan, acara hikmah Isro Mi’roj disampaikan oleh Ustadzah Dra. Titik Sri Wahyuni dari Kutowinangun. Disamping karena seorang perempuan, gaya khas dalam membawakan hikmah Isro Mi’roj juga disukai hadirin. Apalagi pada saat beliau berkolaborasi membacakan shalawat dengan diiringi musik janeng, sungguh sangat menarik dan sangat khas. Ya, group janeng Sri Lestari dari Krajan memang merupakan salah satu grup janeng yang handal, bahkan belum lama ini tampil di radio In FM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas uraian hikmah Isro Mi’roj, acara ditutup dengan doa penutup dipimpin oleh K.H. Asmuni. Usai sudah acara yang berlangsung dengan lancar. Kerja keras Panitia dan dukungan luar biasa masyarakat akhirnya berbuah sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga hikmah Isro Mi’roj semakin menguatkan taqwa kita kepada Alloh SWT.  Amin…&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-6566117826663927150?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/6566117826663927150/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/peringatan-isro-miroj-1429-h-desa.html#comment-form' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6566117826663927150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6566117826663927150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/peringatan-isro-miroj-1429-h-desa.html' title='PERINGATAN ISRO MI’ROJ 1429 H DESA PENIRON'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SIYgpLCvimI/AAAAAAAAAXM/F2iZqK0_Ocw/s72-Rc/CIMG0219.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-3464887046739772143</id><published>2008-07-18T07:58:00.007+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:45.382+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TULISAN ASAL'/><title type='text'>KEMARAU = KRISIS AIR</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SH_x3GIu-WI/AAAAAAAAABU/dFMCPTVbx38/s1600-h/kedsamak.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SH_x3GIu-WI/AAAAAAAAABU/dFMCPTVbx38/s400/kedsamak.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224160021615409506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;bendung intake Kedungsamak yang sudah mengering&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;Sudah dua bulan Peniron tak tersiram air hujan. Kering yang semakin tahun kian sulit karena sumber air tak mampu lagi bertahan lama. Inilah barangkali salah satu efek dari pemanasan global yang bahasa keren menurut Kang Naryo dinamai Global Warming.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah keberuntungan atau malah kebuntungan, Peniron memang belum masuk dalam peta desa yang rawan kekeringan sehingga belum pernah mendapat bantuan air bersih dari pemerintah. Dalam hal kebutuhan air bersih, Peniron memang belum separah desa sekitarnya seperti Prigi, Watulawang dan desa-desa disebelah utara (kec. Karanggayam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, kondisi terkini selalu jauh lebih buruk dari sebelumnya. Sekarang, ketika kemarau baru jalan 2 bulan, air susah sulit didapat. Sungai-sungai telah kering. Sumur-sumur yang biasanya masih cukup air, harus menunggu penuh untuk bisa disedot dengan pompa.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Imbas pada petani bahkan jauh lebih buruk lagi. Sekarang, sudah sangat susah mencari sumber air untuk menyiram tembakau. Sehingga petani harus rela tidak tidur semalaman hanya untuk menunggui sumber air demi mendapat air.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SH_0qz1Fw_I/AAAAAAAAABc/GCMzzKvCIdY/s1600-h/garing2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SH_0qz1Fw_I/AAAAAAAAABc/GCMzzKvCIdY/s400/garing2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224163109077631986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;hamparan padi yang puso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Sebagian petani yang “nekat” menanam padi bahkan harus gigit jari lebih awal. Tanaman padi terpaksa dibiarkan puso karena air sulit didapat. Sebagian yang terpaksa merogoh kocek 15.000 per-jam untuk menyewa mesin pompa pun akhirnya menyerah akibat tak sebandingnya antara biaya dengan hasil. Untuk menyiram petak sawah seluas 50 ubin paling tidak dibutuhkan waktu 10 jam penyiraman dan karena paling tidak harus dilakukan 2 kali penyiraman sampai bisa panen. Disamping mahal, sekarang sudah susah mendapat sumber air, kecuali sawah yang dekat dengan Luk Ulo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di daerah “atas” seperti Watucagak, Pranji, Curug dan Silampeng, air telah menjadi barang yang sangat berharga. Sebagai langkah penghematan air, mereka rela jika hanya mandi sekali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping kebutuhan air, kebutuhan pakan ternak juga menjadi problem rutin jika kemarau. Masyarakat Peniron yang sebagian besar mempunyai ternak harus mencari rumput sampai selatan Kebumen yang berjarak lebih dari sepuluh kilometer. Bahkan demi memenuhi pakan ternak, petani harus mengeluarkan uang ratusan ribu untuk membeli jerami jika sawah-sawah didaerah yang irigasi teknisnya baik mulai panen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Problem di atas memang tidak hanya terjadi di Peniron, bahkan mungkin ada daerah yang lebih sulit. Tetapi kalau dibiarkan terus menerus, haruskan semua daerah akan menjadi daerah rawan air?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap tahun, pemerintah memang intens membangun sarana air bersih di daerah kering untuk mengurangi krisis air bersih. Tahun inipun Peniron akan dibangun sarana Air bersih melalui program PAMSIMAS. Tetapi sejak disosialisasikan 3 bulan yang lalu, program ini belum terealisasi karena terlalu bertele-telenya mekanisme program ini melalui para fasilitator dan LSM pendamping program. Mungkin program ini akan diluncurkan menunggu puncak kemarau dan akan terisi pada saat hujan. Begitulah, idealisme dan tujuan baik kadang bisa menjadi buruk kala tak menyesuaikan dengan realita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, apakah program pembangunan sarana air bersih adalah solusi mengatasi kekeringan? Dalam jangka pendek mungkin iya, tetapi apalah artinya sarana air bersih jika tak ada lagi sumber air?&lt;br /&gt;Maka, mengembalikan sumber-sumber air dengan merehabilitasi rusaknya lingkungan adalah jalan yang harus dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hijaukan Daerah Aliran Sungai, ganti hutan dengan tanaman yang menyimpan air, hijaukan bumi tanpa ada penebangan dan kampanyekan secara terus menerus untuk menyadarkan pentingnya menjaga keseimbangan alam. Jika ini serius dilakukan, mungkin bumi akan bersahabat dan sumber air akan menghidupi kita kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini, belum ada pemimpin yang concern mengenai masalah bumi sebagai program kerja. Keserakahan telah membuat lupa, bahwa kita punya tugas sebagai khalifah menjaga bumi. Penyelamatan bumi baru menjadi ladang pekerjaan para aktifis lingkungan hidup sehingga dibutuhkan kerja ekstra keras karena kita terlanjur busuk dalam memperlakukan bumi ini.. Dan, jangan menjadikan fenomena pemanasan global sebagai penyebab, karena sebenarnya kitalah biang keladinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;………….Krisis BBM, Krisis Listrik, Krisis Ekonomi, Krisis Moral, Krisis Air, dan entah apalagi….. Ah pusing amat, yang penting mari jaga bumi demi kita dan anak cucu kita!&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-3464887046739772143?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/3464887046739772143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/kemarau-krisis-air.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3464887046739772143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3464887046739772143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/kemarau-krisis-air.html' title='KEMARAU = KRISIS AIR'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SH_x3GIu-WI/AAAAAAAAABU/dFMCPTVbx38/s72-c/kedsamak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-1899196100683774891</id><published>2008-07-14T06:07:00.005+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:45.585+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>AWASI PENGGUNAAN ADD</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SHqO45F68EI/AAAAAAAAAWw/o64tJe_fG_k/s1600-h/AG00021_.GIF" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222643825938985026" src="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SHqO45F68EI/AAAAAAAAAWw/o64tJe_fG_k/s320/AG00021_.GIF" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 180%;"&gt;T&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;ahun ini Peniron mendapat dana ADD sebesar 133.270.924,-. Dana yang cukup besar jika digunakan dengan sebaik-baiknya. Dari dulu sejak masih dinamai Bandes, dana bantuan ini bagaikan dana tiban. Bahkan meninabobokan desa yang akhirnya malas menggali potensi dana dari desanya sendiri. Kalaupun digali, pemanfaatan dan pertanggungjawabannya pun ruwet bagai benang kusut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 153); text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai dana ADD (Alokasi Dana Desa) bagai dana-dana yang lain, tidak pernah ada laporan penggunaan yang transparan dan akuntabel, terutama untuk dana yanng dialokasikan untuk non fisik. LPJ hanya sekedar memenuhi legal formal dari desa ke kecamatan, tetapi tertutup untuk konsumsi publik karena pasti penuh rekayasa. Bahkan jika masyarakat membutuhkan informasi, pihak-pihak terkait hanya bermain petak umpet dan lempar batu sembunyi tangan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitu mudahkah masyarakat dibodohi dengan sandiwara? Sebenarnya tidak. Hanya sikap toleranlah yang membuat ketidakpuasan masyarakat hanya disimpan dan menjadi sekedar pembicaraan ketika “ngendong”, nongkrong dan kalau siskamling masih ada pasti juga digardu-gardu ronda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat punya hak untuk mengawasi penggunaan dana itu, karenanya tabel perencanaan ADD tahun ini dibawah mungkin bisa jadi acuan untuk kita mengawasi bersama-sama. Sikap kritis kita bukan berarti tak loyal, justru loyal tanpa sikap kritis hanya akan melahirkan “persekongkolan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ploting dana ADD desa Peniron 2008 berdasarkan musyawarah tanggal 26 Juni 2008:&lt;/div&gt;&lt;table border="0" height="563" style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px; width: 478px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt; &lt;td align="left" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Betonisasi jalan Kadus Klapasawit&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;:&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;60.000.000,-&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt; &lt;td align="left" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kegiatan PKK Desa???&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;:&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;9.000.000,-&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt; &lt;td align="left" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Perbaikan lapangan desa&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;:&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;17.000.000,-&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt; &lt;td align="left" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;ATK dan operasional Pemdes??&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;:&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;13.681.277,5&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt; &lt;td align="left" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;ATK dan opersional LKMD&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;:&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;6.000.000,-&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt; &lt;td align="left" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;ATK dan opersional BPD&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;:&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;6.000.000,-&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt; &lt;td align="left" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Uang tali asih anggota LINMAS&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;:&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;5.000.000,-&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt; &lt;td align="left" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Uang tali asih Ketua RT dan RW&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;:&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;8.700.000,-&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt; &lt;td align="left" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Bantuan untuk TK PGRI??&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;:&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;1.000.000,-&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt; &lt;td align="left" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Bantuan sewa wales pengaspalan jalan Curug - Silampeng&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;:&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;2.000.000,-&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt; &lt;td align="left" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Biaya pembuatan patokisasi tanah desa&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;:&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;2.889.647,5&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;td align="left"&gt;Kaderisasi pemuda&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;:&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;2.000.000,-&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itulah rencana penggunaan ADD tahun ini. Jika terlihat asal-asalan, memang ADD dan keuangan desa tidak pernah terencana dengan baik dan matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itulah tugas kita untuk memperbaikinya kedepan. Mohon tanggapan dan masukan dari rekan-rekan untuk perbaikannya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-1899196100683774891?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/1899196100683774891/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/awasi-penggunaan-add.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/1899196100683774891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/1899196100683774891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/awasi-penggunaan-add.html' title='AWASI PENGGUNAAN ADD'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SHqO45F68EI/AAAAAAAAAWw/o64tJe_fG_k/s72-c/AG00021_.GIF' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-7864175360673414376</id><published>2008-07-13T21:13:00.005+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:45.803+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SPORT'/><title type='text'>STONER RAJAI SACHSENRING</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a style="color: rgb(0, 0, 153);" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SHoT69SeC7I/AAAAAAAAAWo/Kz2c9Dqmohw/s1600-h/227905_Dani%2BPedrosa%2Bcrashes%2Bout%2Bof%2Bthe%2Blead%2Bat%2BSachsenring-800x600-jul13.jpg.preview.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SHoT69SeC7I/AAAAAAAAAWo/Kz2c9Dqmohw/s320/227905_Dani%2BPedrosa%2Bcrashes%2Bout%2Bof%2Bthe%2Blead%2Bat%2BSachsenring-800x600-jul13.jpg.preview.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222508621494881202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Ditengah &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;lintasan yang basah karena hujan, Stoner kembali menunjukkan keperkasaannya pada seri &lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(0, 0, 153);" href="http://www.motogp.com/"&gt;MotoGP&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Sachsenring, Jerman minggu sore tadi. Memulai start dari pole position di depan Dani Pedrosa, Stoner mengakhiri balapan menjadi finish tercepat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Saat start, Dani Pedrosa yang menempati pole position kedua langsung memimpin didepan Stoner, bahkan sudah membuat jarak yang waktu lebih dari 6 detik hingga kecelakaan menghentikannya di lap 5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping Pedrosa, Jorge Lorenzo, rekan Valentino “the doctor” Rossi di tim Fiat Yamaha yang menggunakan ban Michelin bahkan sudah terjatuh dilap 3. Lintasan basah sepertinya menjadi mimpi buruk bagi pengguna ban Michelin, dan ini membuktikan bahwa ketangguhan Bridgstone belum sanggup ditandingi Michelin sepenuhnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sementara Valentino Rossi yang start diurutan 7 harus  puas menjadi juara ke 2. Rossi juga membuktikan, bahwa pilihan menggunakan ban Bridgstone yang selama ini dianggap sikap kekanakan, adalah pilihan yang tepat.&lt;br /&gt;Hasil fenomenal justru dipertunjukkan Chris Vermeulen yang mengendarai Suzuki. Memulai start dari urutan ke 17, dia mampu menyodok dan finis ketiga. Ini juga menunjukkan hebatnya Vermeulen jika bertanding dilintasan basah, dan ini sudah dibuktikannya pada seri MotoGP tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hasil ini klasemen sementara MotoGP kembali direbut Rossi dengan nilai 187 , menggeser Dani Pedrosa dengan selisih 16 poin. Sementara juara dunia tahun lalu Casey Stoner menempel ketat ditempat ketiga dengan nilai 167.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seri MotoGP tahun ini memang menyajikan persaingan yang sangat ketat. Disamping ketiga pembalap pemimpin 3 besar klasemen sementara, peluang juga masih dimiliki rokkie Jorge Lorenzo. Sayang, selepas cidera pada seri keempat, dia masih belum menemukan performa terbaik seperti yang ditunjukkannya pada seri-seri awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak sisa seri MotoGP tahun ini, dan itu masih memungkinkan kita mendapat kejutan-kejutan. Sebagai penggemar the Doctor, saya memang mengharapkan Rossi tetap konsisten dan akhirnya menjadi juara kembali setelah 2 tahun berturut-turut gagal.&lt;br /&gt;Kesempatan memang sangat terbuka, tetapi pada akhirnya pembalap bermental juara, berpenampilan paling konsisten serta motor dan tim terbaiklah yang kelak menjadi kampiunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tunggu seri MotoGP selanjutnya. Anda dukung siapa????&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-7864175360673414376?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/7864175360673414376/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/stoner-rajai-sachsenring.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7864175360673414376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7864175360673414376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/stoner-rajai-sachsenring.html' title='STONER RAJAI SACHSENRING'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SHoT69SeC7I/AAAAAAAAAWo/Kz2c9Dqmohw/s72-c/227905_Dani%2BPedrosa%2Bcrashes%2Bout%2Bof%2Bthe%2Blead%2Bat%2BSachsenring-800x600-jul13.jpg.preview.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-8262629110081237886</id><published>2008-07-13T13:37:00.002+07:00</published><updated>2008-07-13T13:46:26.428+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENTANG PENIRON'/><title type='text'>PAGUYUBAN MBANGUN DESO</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Paguyuban Mbangun Deso adalah paguyuban yang beranggotakan warga Peniron. Paguyuban ini didirikan pada bulan Juli tahun 2007 setelah Pilkades. Berdirinya paguyuban ini memang tidak bisa dilepaskan dari pendukung salah satu calon Kepala Desa terpilih yang akhirnya sepakat menjaga kebersamaan pada saat Pilkades menjadi sebuah perkumpulan yang lebih terarah. Maka dipilihlah sebuah bentuk organasasi yang dinamai Paguyuban Mbangun Deso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun didirikan oleh bekas pendukung salah satu calon Kades dan pada awalnya kental bernuansa politis, tetapi paguyuban Mbangun Deso bukanlah perkumpulan yang ekslusif dan tujuannya justru agar Peniron bisa bersatu tanpa ada sekat akibat masalah politik.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;Paguyuban Mbangun Deso bersifat terbuka bagi seluruh masyarakat khususnya desa Peniron yang mempunyai kepedulian untuk kamajuan desanya. Harapannya adalah, dipunyainya rasa cinta, sosial dan peduli terhadap desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dibentuknya paguyuban antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Sebagai media silaturahmi dan komunikasi antar masyarakat sehingga pada akhirnya paguyuban dapat menjadi salah satu alat pemersatu masyarakat desa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebagai sarana penyampaian aspirasi sekaligus perencanaan program pemerintah desa, sekaligus sarana bagi masyarakat khususnya anggota untuk berlatih berorganisasi dan menguatkan kepedulian terhadap desanya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebagai pengawal sekaligus alat kontrol di luar lembaga desa bagi program-program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah desa.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Anggota aktif paguyuban saat ini berjumlah 85 orang yang berasal dari 8 dusun di Peniron. Kegiatan yang sudah dilaksanakan adalah melakukan pertemuan rutin disertai arisan yang dilaksanakan sebulan sekali. Tempat pertemuan diundi setiap bulan dan dilakukan bergilir dari dusun ke dusun.&lt;br /&gt;Pada setiap pertemuan, disamping arisan dan penggalian gagasan dari masing-masing dusun juga diadakan dialog dengan lembaga-lembaga desa, utamanya Pemerintah Desa.&lt;br /&gt;Dalam setiap pertemuan, Kepala Desa yang selalu hadir juga menyampaikan progress dari program-program yang tengah dijalankan maupun kesulitan-kesulitannya. Dengan sessi ini, anggota paguyuban bebas memberikan tanggapan, usulan maupun kritik sehingga diharapkan program yang sedang dijalankan bisa sesuai tujuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paguyuban juga telah membentuk koperasi yang dinamai sama dengan paguyuban yaitu “Koperasi Mbangun Deso” dan saat ini masih dalam proses untuk mendapatkan status berbadan hukum di Departemen Koperasi. Tetapi sampai saat ini, perjalanan koperasi memang belum berjalan sesuai harapan karena terkendala dengan kesibukan pengurusnya. Memang ada beberapa kegiatan yang sudah berjalan diantaanya adalah penyediaan sarana produksi pertanian berupa pupuk. Kedepan, mudah-mudahan koperasi bisa mewujudkan tujuannya yaitu menyejahterakan anggotanya melalui usaha-usaha yang sudah diprogramkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda, mungkin mempunyai saran dan kritik demi tercapainya tujuan paguyuban ini? Atau bahkan bisa membantu karena Anda mempunyai pengalaman yang dapat ditularkan kepada kami? Kami tunggu dengan senang hati….&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-8262629110081237886?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/8262629110081237886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/paguyuban-mbangun-deso.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8262629110081237886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8262629110081237886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/paguyuban-mbangun-deso.html' title='PAGUYUBAN MBANGUN DESO'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-4408269235498409310</id><published>2008-07-10T10:59:00.005+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:46.045+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>KERUSAKAN LINGKUNGAN KARENA GALIAN “KUWEH” SUDAH SANGAT MENGKUATIRKAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SHWPPZiF3VI/AAAAAAAAAWQ/IxXyr7SG1mo/s1600-h/DSC02231.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SHWPPZiF3VI/AAAAAAAAAWQ/IxXyr7SG1mo/s320/DSC02231.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221236837720644946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kebumen terkenal sebagai daerah sentra genteng. Bahkan sebagai ciri khasnya, bangunan &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;atap komplek Setda pun dides&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;ain menyerupai ”tobong” tempat pembakaran genteng. Sejak kurang lebih 10 tahun yang lalu, Peniron &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;merupakan pemasok bahan baku utama yaitu tanah, yang lazim disebut ”kuweh”. Puluhan  kubik tanah diangkut setiap harinya dengan truk dan &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;dijual kepada pabrik genteng di Kedawung, S&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;ruweng dan sekitarnya. Setelah puluhan tahun, kini penggalian sudah mencapai hampir 400 meter dari jalan raya dengan luas lebih dari 250.000 m2. &lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Bukan rahasia lagi kalau galian golongan C&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; hanya semata-mata mencari profit, &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;tetapi amat merusak lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;ika tak percaya, silahkan Anda lihat langsung di lokasi galian di area sawah Kebokuning Peniron. Kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh aktifitas galian liar itu sudah sangat amat parah! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 153); text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penyebab dari rusaknya lingkungan lebih disebabkan cara penggalian yang ngawur, seperti kedalaman galian yang tidak sama serta tidak mempertimbangkan kepentingan pembuangan air sawah. Sudah begitu cara pengambilannya tidak diikuti reklamasi yang baik pada saat selesai digali. Jadilah sawah yang dulunya subur menjadi sawah tadah hujan dengan sekali panen setiap tahun karena sebagian menjadi kolam air serta sebagian lagi menjadi bukit kecil. Rusak parah, kata yang tepat untuk menggambarkan kondisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah begitu, harga yang dipatok juragan kuweh (istilah untuk pihak yang menggali tanah dan menjualnya ke pabrik genteng) juga sangat murah. Bayangkan, untuk setiap 28 m3 tanah yang bisa untuk membuat ribuan genteng hanya dihargai 125 ribu rupiah! Disamping itu, kedalaman galian yang sesuai perjanjian 2 meter dalam prakteknya bahkan mencapai lebih dari 3 meter. Bahkan 1 ubin sawah yang digunakan untuk jalan masuk truk pengangkut tanah hanya dibayar 125 ribu pertahun!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggalian yang sudah berlangsung hampir sepuluh tahun ini memang tak terkendali. Hubungan simbiosis mutualisme yang terjadi pada awalnya, pada akhirnya hanya menjadikan juragan kuweh kaya raya, tetapi menyisakan kerugian yang luar biasa pada alam dan tentu pada petani sendiri.&lt;br /&gt;Sekarang H. Ngarsis sang juragan, bahkan telah menjadi raja tanah di Peniron dan dengan caranya telah menguasai tambang tanah dengan monopolinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah pihak mana yang harus disalahkan dan harus bertanggung jawab dalam hal ini. Juragan gentengkah, penggalikah, penjualkah, atau pemerintahkah? Atau mereka sebenarnya bersalah semua?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penelusuran, semua pihak ternyata punya andil dalam membuat kerusakan. Juragan yang rakus dan licik dalam memanfaatkan ”ketidakberdayaan ekonomi” petani, petani yang karena ketidakberdayaannya tak tahan dengan iming2 uang, serta oknum pemerintah desa yang saya yakin sejak lama sudah membuat kongkalingkong dengan juragan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, ketika kondisinya sudah begitu parah, memang menjadi pekerjaan yang berat untuk mengatasinya. Sebagian dari sawah-sawah yang belum digali ternyata sudah dijual oleh pemiliknya untuk digali dan pekerja galian adalah masyarakat juga. Memang menjadi sangat dilematis dan memerlukan keberanian ekstra ketika kita harus menegakkan aturan tetapi berbenturan dengan hak masyarakat dan hajat hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi pada akhirnya, semua terjadi karena memang belum ada aturan berbentuk Peraturan Desa yang mengatur penambangan galian tanah. Kalaupun konon dulu pernah dibuat Perdes oleh BPD sebelumnya, kenyataannya tidak diimplementasikan dilapangan karena penggalian tanah tetap berlangsung liar dari dulu. keberadaan Perdes itu mungkin hanya menjadi arsip BPD lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarpun terlambat, sebuah kerugian besar jika masalah ini tidak segera kita cari solusinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-4408269235498409310?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/4408269235498409310/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/kerusakan-lingkungan-karena-galian.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/4408269235498409310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/4408269235498409310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/kerusakan-lingkungan-karena-galian.html' title='KERUSAKAN LINGKUNGAN KARENA GALIAN “KUWEH” SUDAH SANGAT MENGKUATIRKAN'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SHWPPZiF3VI/AAAAAAAAAWQ/IxXyr7SG1mo/s72-c/DSC02231.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-3337363211966043450</id><published>2008-07-07T09:38:00.006+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:46.319+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>PENGOBATAN MASSAL IMM STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Bertempat di balai desa Peniron, &lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SHHe1VCZCQI/AAAAAAAAAWI/PeiQRoeeoCc/s1600-h/obat+gratis3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SHHe1VCZCQI/AAAAAAAAAWI/PeiQRoeeoCc/s320/obat+gratis3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220198450860722434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SHHcz8gngWI/AAAAAAAAAWA/5hSW0DAc548/s1600-h/obat+gratis2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SHHcz8gngWI/AAAAAAAAAWA/5hSW0DAc548/s320/obat+gratis2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220196228073488738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;hari Senin ini dilakukan pengobatan massal gratis. Rangkaian kegiatan yang diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat DIII Keperawatan &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Stikes Muhammadiyah Gombong bekerja dengan RSU PKU Muhamma&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;diyah Gombong ini dilakukan selama 2 hari sejak Minggu dan didahului kemarin  sore berupa Penyuluhan Kesehatan yang diikuti masyarakat, utamanya ibu-ibu anggota PKK.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ketua Panitia, Immawan Akhmad Soim, acara penyuluhan dan pengobatan massal gratis ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang sehat serta menambah pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan.&lt;br /&gt;Dengan dimulai dari keluarga serta pengetahuan dan kesadaran yang cukup dari ibunya, maka diharapkan akan tercipta masyarakat yang sehat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 50 orang Panitia sejak Minggu sudah berada di Peniron dan malamnya menginap di bale desa dan sebagian di rumah Bpk Darman (&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-style: italic;"&gt;Mba Yanti di dekat MI). (bagi bujang-bujang kampung, lumayan bisa cuci mata lho.. mbak-mbaknya cantik-cantik!)&lt;/span&gt; Target peserta adalah 300 orang sesuai dengan kupon yang dibagi, tetapi tidak menutup kemungkinan akan bertambah karena panitia juga menerima peserta/masyarakat yang tidak mendapat kupon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang sangat disayangkan, kami menangkap ada koordinasi dari Pemerintah Desa yang kami lihat masih sangat kurang sebagai tuan rumah terhadap tamunya. Apalagi terhadap tamu bertujuan sosial seperti ini. Misalnya, sosialisasi kegiatan ini kepada masyarakat sehingga pada acara penyuluhan tidak dihadiri banyak ibu sesuai target. Demikian pula dengan kupon pengobatan yang distribusinya diserahkan perangkat desa, ternyata sampai hari Minggu masih banyak yang belum dibagi. Hal ini tentu amat disayangkan dan mengecewakan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toh begitu, sosialisasi dari mulut ke mulut membuat pengobatan gratis dibanjiri masyarakat . Tercatat lebih dari 400 orang memanfaatkan pengobatan gratis yang dalam hal sarana dan pelayanannya memang tak kalah dengan di RSU. Bahkan saking banyaknya, Panitia akhirnya membatasi pendaftaran sampai jam 12 siang dari rencana semula jam 1. Kebetulan juga, hari Senin adalah hari pasaran Peniron sehingga masyarakat memanfaatkan pengobatan gratis sekalian berbelanja ke pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, kami mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada  STIKES dan PKU Muhammadiyah Gombong utamanya kepada Mas Soim dan “pasukannya” yang tanpa lelah bekerja demi suksesnya acara dan demi menyehatkan masyarakat.&lt;br /&gt;Juga kepada Mba Yanti (anake Pak Darman, bekas pacar saya--hehe) selaku “tuan rumah” bagi teman-temannya sesama Panitia dan telah menuntun mereka untuk berdarma bhakti di Peniron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga permintaan maaf jika banyak kekurangan kami sebagai tuan rumah. Semoga tidak kapok dan akan ada lagi kegiatan sejenis maupun kegiatan lain di sini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-3337363211966043450?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/3337363211966043450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/pengobatan-massal-imm-stikes.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3337363211966043450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3337363211966043450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/pengobatan-massal-imm-stikes.html' title='PENGOBATAN MASSAL IMM STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SHHe1VCZCQI/AAAAAAAAAWI/PeiQRoeeoCc/s72-c/obat+gratis3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-6717533270905090964</id><published>2008-07-03T07:17:00.013+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:46.490+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KIRIMAN'/><title type='text'>DESAKU "MLEBU" INTERNET</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Tulisan khas dari:&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Muhsinun &lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;di Jepang&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;dengan sedikiiiit editing&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);font-size:85%;" &gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;oleh Admin&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SG0vG2hKrEI/AAAAAAAAAVA/KtJdAspyoYE/s1600-h/peniron+on+the+cyber.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SG0vG2hKrEI/AAAAAAAAAVA/KtJdAspyoYE/s320/peniron+on+the+cyber.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5218879337952619586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Hari ini dan sekarang juga, cobalah anda masukan kata PENIRON atau DESA PENIRON ke dalam kotak ajaibnya &lt;span style="font-size:130%;"&gt;mbah gugel&lt;/span&gt;. Pejamkan mata lalu hentakkan kaki kanan anda ke bumi &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;sebanyak tiga kali maka dalam sekejap mata akan tampil berbagai macam informasi tentang desa terpencil di bawah kaki gunung Brujul &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;(&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;www.penironku.co.cc&lt;/span&gt;). &lt;span style="font-size:130%;"&gt;ruar biasa bukan?&lt;/span&gt; he.he..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Keadaannya tentu akan lain apabila anda melakukannya 2-3 tahun yang lalu, karena kita akan kesulitan untuk memperoleh informasi ini. Kalaupun ada itu hanyalah sekilas inpo dari potongan berita-berita yang ada di media online.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Dan yang lebih membanggakan lagi, untuk desa Peniron dan desa-desa sekitarnya kini juga telah memiliki "kontrakan" di jagat maya ini. (&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-style: italic;"&gt;www.komunitas-benkek.co.cc&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;Walaupun statusnya masih numpang yang berarti sewaktu-waktu bisa di "usir" oleh pemiliknya, namun bagaimanapun ini merupakan sebuah prestasi yang patut di banggakan. &lt;span style="font-size:130%;"&gt;pokoke sip golesipp..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Dengan adanya "kontrakan" ini maka banyak informasi tentang kampung kita yang bisa kita dapatkan dengan secepat mungkin. Ini tentu sangat berarti bagi kita terutama yang berada di rantau yang setiap saat merindukan kehangatan kampung halaman yang tak bisa kita dapatkan dari tempat lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Dan dari sini juga bisa menemukan kembali "anak-anak hilang" (minjem basane pak suhar) yang terpisah jarak dan waktu di seluruh &lt;span style="font-size:130%;"&gt;belahan dada&lt;/span&gt; eh, dunia maksude..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Di samping itu "kontrakan" ini juga merupakan langkah maju warga Peniron dan sekitarnya untuk menyongsong masa depan yang serba online &lt;span style="font-size:130%;"&gt;jarene jaman siki nek ora online ora gawul he.he..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sekali lagi ini sebuah prestasi yang patut kita apresiasi, kita dukung dan kita jaga  bersama agar "kontrakan" ini terus bisa kita tempati dan tetap "hidup". Karena bagaimanapun memelihara sebuah website utawa blog seperti ini membutuhkan ketekunan, kesabaran, kemampuan, biaya, waktu dan sebagainya yang tentunya akan terlalu berat apabila hanya di tanggung oleh satu dua orang, dan karena ini merupakan milik kita bersama. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Dan kita juga harus yakin suatu saat nanti kita akan punya "rumah" sendiri yang lebih layak sehingga desa kita benar-benar "mlebu" internet. &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tulin iya mbok?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-6717533270905090964?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/6717533270905090964/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/desaku-mlebu-internet.html#comment-form' title='26 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6717533270905090964'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6717533270905090964'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/desaku-mlebu-internet.html' title='DESAKU &quot;MLEBU&quot; INTERNET'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SG0vG2hKrEI/AAAAAAAAAVA/KtJdAspyoYE/s72-c/peniron+on+the+cyber.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>26</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-7542604296793511282</id><published>2008-07-02T11:14:00.001+07:00</published><updated>2008-07-02T11:45:56.998+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNIK'/><title type='text'>HARTA KARUN DI PERUT LUK ULO</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153)"&gt;Luk Ulo adalah sungai terbesar di Kebumen. Selain ”membelah” Kebumen menjadi dua wilayah dengan kultur sedikit berbeda, Luk Ulo juga menjadi tambang penghidupan bagi sebagian warga sekitarnya sebagai penambang pasir, batu hias, tukang perahu dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil di atas bagi kita sudah biasa, yang luar biasa adalah ternyata di perut Luk Ulo juga menyimpan harta karun yang tak diketahui banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemuan harta karun tersebut berawal pada tahun 2005. &lt;div class="fullpost"&gt;Konon, ada seorang tua dari Kasepuhan yang berencana membangun masjid dan pondok pesantren di daerah segitiga emas Majalengka. Pembangunan masjid dan pondok tersebut adalah untuk pendalaman dan penguatan agama Islam yang benar-benar sesuai dengan syari’at Islam. Untuk membangunnya, beliau tidak mau menerima sumbangan dari siapapun tetapi dengan swadaya murni dari anggota-anggota kelompoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ”penginderaan jarak jauh -sang Eyang-” maka diketahui ada banyak harta karun di dasar Luk Ulo yang bisa gali untuk membangun masjid tersebut. Maka, dimulailah proses pencarian harta karun dengan cara bermujahadah di lokasi yang ditengarai terdapat harta karun itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok pemburu harta karun adalah anak buah dari si Eyang (demikian mereka menyebut beliau) yang berasal dari berbagai daerah seperti Purworejo, Yogyakarta, Purwodari, Jakarta bahkan dari Madura. Dalam penggalian yang memakan waktu lama, mereka yang menginap mendirikan rumah tenda di lokasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dilakukan penggalian, memang benar terdapat banyak kayu didalamnya, dan ternyata itulah harta karun yang dimaksud. Diperkirakan, umur kayu itu sudah ratusan tahun terpendam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun hanya berupa kayu, proses penggalian dan pengambilan tidak semudah yang kita bayangkan. Diperlukan kerja keras karena kayu yang diperkirakan sudah terpendam itu sudah sangat keras. Disamping itu, pengambilan selalu disertai dengan mujahadah demi keselamatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggalian pertama sedalam 3 meter pada tahun 2005 hanya mampu diangkat 1 pohon dengan volume setelah digergaji sekitar 7 M3. Pada penggalian kedua pada bulan Mei tahun 2008, diangkat sekitar 25 pohon dengan volume sekitar 13 M3. Diameter rata-rata sekitar 60 cm. Saat ini, sudah 3 truk kayu yang diangkut ke Majalengka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;CERITA MISTIS DIBALIK PENGAMBILAN KAYU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak cerita mistis yang muncul dari proses pengambilan kayu-kayu tersebut. Percaya dan tidak adalah hak Anda, tetapi itulah yang terjadi dengan sebenar-benarnya dan sudah banyak yang membuktikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum penggalian, dilakukan beberapa kali mujahadah yang diikuti murid-murid si Eyang dan juga sebagian masyarakat Peniron. Ketika muncul kayu yang pertama, ada yang memotong ranting dan dibawa pulang. Setelah itu, si pembawa tadi langsung jatuh sakit dan bermimpi aneh, dan setelah ranting itu dikembalikan, anak itu langsung sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mujahadah, setiap pemotongan dan penggalian juga selalu disertai doa-doa khusus. Jika tidak, maka akan terjadi kesulitan seperti mesin potong rusak, kayu susah diangkat dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu, banyak yang bermimpi didatangi makhluk aneh semacam gendruwo atau jin yang konon sebagai penunggu kayu-kayu tersebut.&lt;br /&gt;Yang lebih aneh tapi benar-benar nyata, ditemukan sebilah keris dari kayu yang habis digali tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebagian cerita dibalik pengambilan harta karun tersebut. Adalah hak anda untuk tidak mempercayainya, atau lebih baiknya bertanya langsung pada sumber yang terlibat langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lepas dari itu, penemuan kayu-kayu yang bernilai ratusan juta tersebut adalah fenomena tersendiri di bumi Peniron. Perut Luk Ulo ternyata menyimpan harta tak terduga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang aneh, kenapa dari dulu tidak ada yang mengetahui kalau di bantaran kali itu banyak timbunan kayu-kayu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kayu-kayu itu kayu biasa yang terpendam karena proses alamiah? Berapa tahunkah proses itu? ataukah memang hanya bisa diteropong melalui cara metafisika?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, jika dihubungkan dengan dekatnya wilayah Peniron dari Museum Geologi Karangsambung, mungkin penemuan kayu-kayu yang sudah seperti fosil ini pantas diteliti secara ilmiah. Dan masyarakat juga mendapatkan ilmu baru tentang logika dan geologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Narasumber : &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Triyono Adi, Kepala Desa Peniron.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-7542604296793511282?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/7542604296793511282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/harta-karun-di-perut-luk-ulo.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7542604296793511282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7542604296793511282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/07/harta-karun-di-perut-luk-ulo.html' title='HARTA KARUN DI PERUT LUK ULO'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-6538246963524219388</id><published>2008-06-27T12:53:00.006+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:46.889+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AGROBISNIS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TULISAN ASAL'/><title type='text'>PROBLEMATIKA PETANI TEMBAKAU</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SGUABZnEfFI/AAAAAAAAAS4/-fGJbxdBMaQ/s1600-h/mbako1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SGUABZnEfFI/AAAAAAAAAS4/-fGJbxdBMaQ/s320/mbako1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216575767433215058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Tanaman tembakau menjadi komoditi perkebunan pengganti palawija bagi petani Peniron di musim kemarau. Hampir sebagian besar sawah di Peniron yang tadah hujan disulap menjadi ladang tembakau.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;Seperti daerah lain, terutama desa-desa di kecamatan Karanggayam seperti Pagebangan, Clapar, Logandu, Kebakalan dan sekitarnya, budidaya tembakau menjadi andalan petani untuk berharap mendapat keuntungan yang besar.&lt;br /&gt;Dari jenisnya, tanaman tembakau di Peniron juga sama seperti daerah di atas, yaitu tembakau dengan daun tebal yang tentu mempunyai kadar nikotin yang cukup tinggi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br/&gt;Di Peniron ada jenis tembakau yang menjadi primadona dan cukup terkenal dikalangan petani dan tengkulak/pedagang tembakau, yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tembakau Kali Keji&lt;/span&gt;. Dinamakan demikian karena tembakau jenis ini adalah tembakau yang ditanam disepanjang daerah kali Keji, anak sungai Cungkup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi penikmat dan pedagang, tembakau dari daerah ini konon mempunyai rasa yang khas dan lebih baik dari daerah lain sehingga harga jualnya pun lebih tinggi. Bahkan untuk mendapat keuntungan yang lebih besar, para juragan tembakau mencampurnya dengan tembakau dari daerah lain seperti dari Karanggayam yang harganya lebih murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertanam tembakau sebenarnya sangat menguntungkan petani karena harga jual yang didapat cukup tinggi. Seorang petani tembakau Ratim (43 tahun) menuturkan, tahun lalu dari bertanam 400 ubin yang ditanami sekitar 5000 batang, dirinya bisa mendapat uang sekitar 5.000.000,- dari tengkulak tembakau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, ada beberapa kendala yang selalu menghantui petani tembakau Peniron diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kendala permodalan. Bertani tembakau memerlukan perawatan yang ekstra untuk mendapatkan tembakau yang baik. Dengan harga pupuk dan obat pertanian yang mahal tentu sangat memberatkan petani.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kendala pemasaran. Di Peniron, petani tidak menguasai akses pemasaran sehingga menjadi makanan empuk bagi para tengkulak. Yang lebih tragis, model pembayaran dari tengkulak tidak cash and carry.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kendala alam. Semakin kurangnya sumber air untnuk merawat tanaman sangat mempengaruhi beratnya menanam tembakau bagi petani. Bahkan, demi mendapatkan air, petani menyirami tanaman pada malam hari. Belum lagi, karena sekarang banyak yang menggunakan pompa air, maka ada biaya tambahan untuk membeli pompa air karena jika tidak menggunakan pompa tidak akan mendapatkan air.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kendala manajerial. Terutama karena tidak adanya kelompok tani tembakau, maka kendala permodalan dan pemasaran selalu menjadi masalah klasik. Posisi tawar petani yang sangat lemah menjadikan petani tembakau hanya menjadi korban permainan oleh para tengkulak. Perlu ada pendampingan/pembinaan untuk pemberdayaan terhadap petani.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Entah sampai kapan daur ketidakberdayaan ini akan selalu menghantui petani tembakau. Padahal, dengan kualitas tembakau yang baik, seharusnya petani bisa menjadikan posisi tawar tinggi dimata pemilik modal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya, karena di tiap kecamatan ada Petugas Lapangan Pertanian (PPL), masalah seperti ini menjadi ladang garapannya untuk membantu petani lebih berdaya.&lt;br /&gt;Atau mungkin dari pihak Pemerintahan Desa mulai memberi perhatian dengan memfasilitasi kepentingan petani tembakau.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-6538246963524219388?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/6538246963524219388/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/petani-tembakau-dan-problematikanya.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6538246963524219388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6538246963524219388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/petani-tembakau-dan-problematikanya.html' title='PROBLEMATIKA PETANI TEMBAKAU'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SGUABZnEfFI/AAAAAAAAAS4/-fGJbxdBMaQ/s72-c/mbako1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-7755471980751791434</id><published>2008-06-27T12:48:00.001+07:00</published><updated>2008-06-27T12:50:16.973+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>SOSIALISASI ADD</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Bertempat di balai desa Peniron, hari Kamis 26 Juni 2008 berlangsung sosialisasi ADD (Alokasi Dana Desa) tahun 2008. Seperti biasa jika berkaitan dengan duit, maka sosialisasi dihadiri banyak undangan dari unsur Pemdes, BPD, LKMD, PKK, Karang Taruna, Tokoh Masyaakat sampai ketua-ketua RW dan RT. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Tahun ini, dana ADD untuk desa Peniron sekitar Rp. 130 juta dan kemungkinan akan cair pada sekitar pertengahan bulan Oktober. Sesuai ABPDes Desa Peniron tahun 2008, dana ADD dimasukkan sebagai salah satu pos pendapatan desa. Tahun ini, dana tersebut dianggarkan khusus untuk membiayai perbaikan lapangan desa, operasional Pemdes dan lembaga lain seperti BPD, LKMD, PKK dan Karang Taruna.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 153); text-align: justify;" class="fullpost"&gt;Untuk kegiatan fisik selain perbaikan lapangan, anggaran terbesar dialokasikan untuk perbaikan/rabat beton jalan menuju Klapasawit atas sejauh kurang lebih 800 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, sampai sosialisasi ADD tahun ini, belum satupun pihak-pihak penerima bantuan ADD yang menyampaikan LPJnya, kecuali pembangunan jalan Jati – Watucagak. Untuk dana yang dikelola Pemdes, BPD, LKMD, Karang Taruna dan PKK, sampai saat ini belum satupun yang membuat LPJ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini tentu menjadi keprihatinan kita bersama dan menjadi kendala pada misi pelayanan publik yang transparan dan akuntabel. Untuk berbenah, semua kembali pada kemauan pihak-pihak yang terkait.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-7755471980751791434?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/7755471980751791434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/sosialisasi-add.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7755471980751791434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7755471980751791434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/sosialisasi-add.html' title='SOSIALISASI ADD'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-6472618817630560326</id><published>2008-06-27T01:59:00.004+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:47.458+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNIK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KHAS'/><title type='text'>MAKAM MBAH WATUPECAH</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SGPqBAzE8fI/AAAAAAAAASo/pNMNQXmZOxs/s1600-h/makam.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 246px; height: 199px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SGPqBAzE8fI/AAAAAAAAASo/pNMNQXmZOxs/s320/makam.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216270096540168690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Secara tak sengaja, kami “menemukan” tempat ini saat pemakaman Mbah kami tercinta Atmapawira hari Senin 23 Juni kemarin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;Disela acara pemakaman di TPU Bulugantung, teman kami mengambil gambar sebuah makam. Sebuah makam khas, tetapi bentuknya memang sangat berbeda dari makam-makam sekelilingnya, terutama dari ukuran dan modelnya. Material makam berbahan kayu jati dengan lantai menggunakan batu yang tertata rapi dan berdinding keliling kayu jati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang, terutama di Peniron dan orang-orang yang gemar melakukan ritus spiritual memang mengistimewakan makam tua ini karena merupakan makam salah satu tokoh Peniron jaman dulu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;Kami memang belum mendapatkan narasumber yang tahu persis sejarah mengenai Mbah Watupecah, tetapi beliau memang merupakan salah satu sesepuh dan ksatria desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SGPqBuLUu3I/AAAAAAAAASw/f4Mzqidb6TE/s1600-h/menyan1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 248px; height: 211px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SGPqBuLUu3I/AAAAAAAAASw/f4Mzqidb6TE/s320/menyan1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216270108721462130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Karena hal di atas, makam ini menjadi tujuan ziarah bagi banyak orang. Setiap warga Dusun Bulugantung dan Perkutukan yang nyekar/ziarah/resik ke makam leluhur, wajib hukumnya untuk ziarah dulu ke makam ini. Maka tak mengherankan jika sisa pembakaran kemenyan yang dibakar peziarah beronggok tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu pada saat SDSB masih ada, makam ini selalu ramai oleh para pecandu judi untuk berharap mendapat semacam “wangsit”. Sekarangpun, tempat ini masih menjadi tujuan ziarah bagi sebagian orang dengan berbagai tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda menyukai petualangan mistis, peziarah atau ingin sekedar uji nyali, Anda boleh datang ke makam yang “horor” ini. Tentu dengan segala resiko yang harus berani Anda tanggung sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-6472618817630560326?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/6472618817630560326/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/makam-mbah-watupecah.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6472618817630560326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6472618817630560326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/makam-mbah-watupecah.html' title='MAKAM MBAH WATUPECAH'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SGPqBAzE8fI/AAAAAAAAASo/pNMNQXmZOxs/s72-c/makam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-5455921704304718271</id><published>2008-06-24T00:18:00.010+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:47.950+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNIK'/><title type='text'>PERNIK UNIK DI TPS PILGUB 2008</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SF_cEQhdj2I/AAAAAAAAAR4/NcZs41llMLM/s1600-h/logo+pilgub.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 221px; height: 227px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SF_cEQhdj2I/AAAAAAAAAR4/NcZs41llMLM/s320/logo+pilgub.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215128859231227746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Pilgub Jateng 2008 telah usai. Walau hasil resmi belum diumumkan, tetapi hasil quick co&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;unt menetapkan pasangan Bibit – Rustri-lah yang keluar sebagai pemenang. Sebagai warga Kebumen, mudah-mudahan hasil resmi dari KPUD tak berbeda dengan hasil quick count lembaga survey.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa kali Pemilu, mungkin baru Pilgub inilah yang memunculkan beberapa hal baru hasil kreatifitas pekerja KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara). &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;Selain bertujuan membuat sensasi tentunya, kreatifitas ini juga dimaksudkan agar suasana KPPS lebih menarik sehingga membuat calon pemilih menjadi tertarik untuk menggunakan hak pilihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara keunikan itu antara lain:&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SF_d9otm4-I/AAAAAAAAASA/TuJJkvyxrXU/s1600-h/KPPS+UNIK1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 257px; height: 168px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SF_d9otm4-I/AAAAAAAAASA/TuJJkvyxrXU/s320/KPPS+UNIK1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215130944488793058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Di TPS V yang berlokasi di Perkutukan, para punggawa KPPS menggunakan adat Jawa sebagai seragam. KPPS yang diketuai Bapak Kasid ini menggunakan pakaian adat  Jawa lengkap minus keris. Hal ini tentu menjadi magnet tersendiri bagi calon pemilih.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Keunikan l&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SF_e8foSAUI/AAAAAAAAASI/Ee15gSEixFk/s1600-h/KPPS+UNIK2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 227px; height: 157px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SF_e8foSAUI/AAAAAAAAASI/Ee15gSEixFk/s320/KPPS+UNIK2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215132024382292290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ain ada di TPS VI dengan menggunakan 2 (dua) jenis huruf pada papan petunjuk di TPS yaitu huruf Jawa dan Latin. Disamping itu, TPS ini memodifikasi atap TPS berupa atap yang dibentuk kerucut besar. Sekilas, atap itu mirip atap arena pertunjukan semacam sirkus.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Lain lagi di TPS VIII Jati. KPPS menyediakan tempat tidur di dalam TPS untuk tempat istirahat. Barangkali KPPS berusaha memberi perhatian lebih bagi pemilih yang ingin tidur sejenak karena nonton EURO sebelum mencoblos. Ada-ada saja…&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Lepas dari keterbatasannya, kreatifitas ini tentu perlu diapresiasi lebih oleh kita. Dengan dana yang sangat terbatas, ternyata sebagian KPPS bisa berkreasi demi lebih suksesnya Pemilu. Tentu pada masa yang akan datang, mudah-mudahan keunikan-keunikan kemarin menjadi inspirasi bagi TPS lain untuk menampilkan sesuatu yang lebih baik dan produktif lagi. Dan kepada penyelenggara Pemilu diatas KPPS, mudah-mudahan bisa memberi apresiasi lebih atas upaya pengurangan Golput ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-5455921704304718271?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/5455921704304718271/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/pernik-unik-di-tps-pilgub-2008.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/5455921704304718271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/5455921704304718271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/pernik-unik-di-tps-pilgub-2008.html' title='PERNIK UNIK DI TPS PILGUB 2008'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SF_cEQhdj2I/AAAAAAAAAR4/NcZs41llMLM/s72-c/logo+pilgub.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-7348054004119512588</id><published>2008-06-23T22:58:00.004+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:48.059+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNIK'/><title type='text'>PERTAPAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SF_KUQw2z7I/AAAAAAAAARw/hPRDPX9_9Mg/s1600-h/PERTAPAN.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SF_KUQw2z7I/AAAAAAAAARw/hPRDPX9_9Mg/s320/PERTAPAN.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215109342964404146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Oleh : &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sumedi Sastrawiharja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertapan berasal dari bahasa Jawa “tapa” atau lebih dikenal dengan semedi dalam Bahasa Indonesia. Secara lengkap imbuhan dari kata dasar tersebut adalah menyatakan sebuah tempat untuk bertapa atau bersemedi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;Dalam peradaban Jawa pada masa  lalu sebelum berkembangnya budaya Islam di tanah Jawa, bertapa adalah media munajat kepada sang Kholik. Bahkan sampai dengan sekarang dalam agama atau kepercayaan tertentu menggunakan cara bertapa dalam bermunajat kepada Tuhan-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah sebuah tempat, 14 km dari Kebumen tepatnya di Desa Peniron RT. 05/06 Pejagoan. Pertapan Arjuna demikian para pendahulu menyebutnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sebagaimana tempat yang disucikan tempat ini mempunyai ketinggian diatas rata-rata. Dengan batu menyerupai altar selebar 2 x 2m dan beberapa lainnya menyerupai kursi kecil (dhingkik, jawa) tertata rapi. Diantara beberapa dhingklik tersebut ada sebuah dihngklik dengan ukuran lebih besar dan lebih tinggi. Sedangkan di belakang dingklik besar tersebut, sebatang pohon besar dan langka bertengger di atas batu dengan tegar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Konon pada zaman dahulu, dua generasi yang silam dan sebelumnya tempat ini sering digunakan untuk tempat bertapa. Namun kebanyakan dari mereka yang datang bukanlah dari masyarakat setempat, namun lebih banyak dari luar daerah. Mengenai sejauh mana hasil dari bertapa di tempat ini, kita tidak tahu tetapi pada kenyataannya selalu saja ada yang datang. Di bawah pohon sebelah timur itulah rupanya tempat favorit bagi sang pertapa. Entah mengapa titik tersebut yang dijadikan tempat favorit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Para pertapa biasanya datang pada malam hari sebelum jam 24.00 dan langsung menuju lokasi karena tidak ada juru kuncinya. Metode bakar kemenyan, kembang tujuh rupa, air putih adalah kelengkapan ritual yang biasanya tempatkan di bawah pohon tersebut sebagai sesaji. Adapun kadang kala juga terdapat perlengkapan sesaji yang lain, barangkali disesuaikan dengan hajat ritual sang pertapa. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Beberapa sumber sempat bercerita tentang kejadian-kejadian misterius yang terjadi di pertapan ini. Seperti halnya munculnya obor yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan titik yang menyala bergantian di tempat itu. Dalam istilah masyarakat setempat disebut dengan kemamang yang ditafsirkan sebagai obor gaib. Selain kemamang, sering terdengar juga suara keramaian baik tangisan, teriakan ataupun riuh gemuruh. Namun anehnya lagi kebanyakan keanehan-keanehan tersebut di rasakan oleh masyarakat yang letaknya jauh dari lokasi pertapan dan tidak dirasakan sama sekali oleh masyarakat terdekat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Entah kapan dan siapa yang dapat menceritakan kisah sebelumnya secara lebih detil. Kepada pembaca yang kebetulan mengetahui tentang Pertapan Arjuna ini, silahkan mengirim e mail kepada admin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Salam…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-7348054004119512588?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/7348054004119512588/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/pertapan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7348054004119512588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7348054004119512588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/pertapan.html' title='PERTAPAN'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SF_KUQw2z7I/AAAAAAAAARw/hPRDPX9_9Mg/s72-c/PERTAPAN.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-7517180286584482222</id><published>2008-06-23T07:00:00.004+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:48.189+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>INFO PILGUB JATENG 2008 (2)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SF7tdlKpWwI/AAAAAAAAARo/SjfLP5KiXEM/s1600-h/logo+pilgub.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 205px; height: 204px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SF7tdlKpWwI/AAAAAAAAARo/SjfLP5KiXEM/s320/logo+pilgub.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5214866510990367490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Oleh : &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sumedi Sastrawardaya, Ketua PPS Peniron&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;PELAKSANAAN PILGUB DAN WAGUB JATENG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Gelaran pesta Pilgub Jateng serentak dibuka hari Minggu pukul 07.00 WIB. Dari 11 TPS di desa Peniron, semua berjalan dengan lancar dan aman. Walaupun tidak ada pelatihan khusus (santiaji) bagi KPPS, tetapi proses pemungutan suara berjalan dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Perhitungan suara dimulai setelah pemungutan suara serentak ditutup jam 13.00 WIB. Adapun hasil perhitungan dan perolehan suara masing-masing pasangan adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;table style="color: rgb(0, 0, 153);" border="1" width="300"&gt;&lt;br /&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;BAMBANG - ADNAN&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;183&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;AGUS - KHOLIQ&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;78&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;SUKAWI - SUDHARTO&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;104&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;BIBIT - RUSTRI&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;2191&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center"&gt;TAMZIL - RAIS&lt;/td&gt;&lt;td align="center"&gt;160&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sayangnya, ada 2100 calon pemilih dalam DPT yang tidak memilih, tetapi berdasarkan cheking pada DPT, hampir seluruh yang tidak hadir adalah mereka yang berada di perantauan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kami ucapkan selamat dan terima kasih atas kerja keras seluruh pihak sehingga Pilgub di Peniron berjalan dengan baik, terutama kepada rekan PPS dan KPPS yang dengan segala keterbatasan (terutama anggaran) tetap bersemangat untuk bekerja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Selamat juga kepada Bibit – Rustri yang telah menjadi pemenang di rumah sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-7517180286584482222?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/7517180286584482222/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/info-pilgub-jateng-2008.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7517180286584482222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7517180286584482222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/info-pilgub-jateng-2008.html' title='INFO PILGUB JATENG 2008 (2)'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SF7tdlKpWwI/AAAAAAAAARo/SjfLP5KiXEM/s72-c/logo+pilgub.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-2034526286730472695</id><published>2008-06-21T01:03:00.007+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:48.358+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>INFO PILGUB JATENG (1)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SFv0GxDnl6I/AAAAAAAAARY/UQMnZ8_RP2U/s1600-h/logo+pilgub.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 202px; height: 217px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SFv0GxDnl6I/AAAAAAAAARY/UQMnZ8_RP2U/s320/logo+pilgub.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5214029390696388514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Oleh : &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Sumedi Sastrawardaya, Ketua PPS Desa Peniron&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;PERSIAPAN PILGUB DAN WAGUB JATENG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Pesta demokrasi Jateng akan di gelar besok Minggu tanggal 22 Juni 2008.  PILGUB  Jateng  akan bertarung 5 (lima) pasangan Calon Gubernur dan wakilnya yang sudah pasang kuda-kuda menurut strategi dan caranya masing-masing. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;Lima pasang calon yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;1. Drs. BAMBANG SADONO – Drs. H. MUHAMMAD ADNAN (Partai GOLKAR)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;2. Mayjend (Purn) H. AGUS SUYITNO – Drs. H. KHOLIK ARIF (PKB)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;3. H. SUKAWI SUTARIP – DR. SUDHARTO (Partai Demokrat – PKS)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;4. Letjend (Purn) H. BIBIT WALUYO – Dra. Hj. RUSTRININGSIH, M.Sc (PDIP)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;5. Ir. H. M. TAMZIL – Drs. H. ROZAQ RAIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Peniron telah melakukan berbagai persiapan untuk penyelenggaraan PILGUB 2008, dengan 3 orang personil yaitu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Ketua: Sumedi S.; Anggota: Darsono, S.PdI; Anggota: Sadam)&lt;/span&gt; telah berhasil memenuhi dan melaksanakan kegiatan sesuai dengan tahapan PILGUB Jateng 2008. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Untuk pemungutan suara Pilgub di Peniron dibagi dalam 11 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Jumlah Pemiliih sesuai dalam Daftar Pemilih Tetap:  4.664 Jiwa pemilih, terdiri dari Laki-laki = 2.412 orang dan Perempuan = 2.252 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon doa dan dukungannya semoga dapat berjalan dengan lancar, aman dan LUBER.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-2034526286730472695?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/2034526286730472695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/info-pilgub-jateng-2008-1.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/2034526286730472695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/2034526286730472695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/info-pilgub-jateng-2008-1.html' title='INFO PILGUB JATENG (1)'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SFv0GxDnl6I/AAAAAAAAARY/UQMnZ8_RP2U/s72-c/logo+pilgub.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-3468685450891887412</id><published>2008-06-19T11:39:00.002+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:48.472+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TULISAN ASAL'/><title type='text'>PESTA DITENGAH KRISIS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SFrcoAGTTpI/AAAAAAAAAQk/ruBWNAKIjAM/s1600-h/logo+pilgub.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SFrcoAGTTpI/AAAAAAAAAQk/ruBWNAKIjAM/s320/logo+pilgub.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213722098414079634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah tahun 2008-2013 akan digelar tanggal 22 Juni 2008. 5 pasang calon pemimpin Jateng bertarung menjadi Jateng 1-2, termasuk Mbak Rustri, Bupati Kebumen yang berduet menjadi calon Wagub dari H. Bibit Waluyo, mantan Pangkostrad.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Ada fenomena baru yang kami tangkap yaitu “pesta demokrasi” yang tinggal 3 hari lagi, tidak menunjukkan situasi akan adanya sebuah pesta. Adem ayem seperti hari-hari biasa. Bahkan, rakyat cenderung acuh. Pilgub hanya menjadi kesibukan “orang penting partai”, tim sukses dan elemen penyelenggara Pilgub. Tak banyak terlihat gambar, poster, spanduk, juga tak banyak hiruk pikuk kampanye terbuka, serta  sedikitnya obrolan mengenai Pilgub.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar masyarakat, bahkan aktivis partai-pun menilai bahwa situasi ini sebagai sinyal sebuah kejenuhan masyarakat akibat terlalu seringnya penyelenggaraan pemilihan umum dengan biaya yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian lagi menilai, proses Pemilu hanyalah pestanya elite, bukan pestanya rakyat ditingkat grassroot. Opini itu bisa jadi benar ketika sebagian elite dan politikus yang mereka pilih sudah duduk dikursi empuk dengan segala fasilitasnya, perilakunya sangat bertolak belakang dengan ketika kampanye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelaran pesta Pilgub Jateng memang sangat wajar jika ditanggapi dingin oleh rakyat. Ditengah himpitan kesulitan ekonomi akibat dampak naiknya harga BBM, Pemilu tidak lagi menjadi sarana untuk memperjuangkan harapan, tetapi bahkan menjadi ironi karena bagai pesta ditengah krisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Maka, jika ada yang memilih GOLPUT ya monggo saja..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-3468685450891887412?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/3468685450891887412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/pesta-ditengah-krisis.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3468685450891887412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3468685450891887412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/pesta-ditengah-krisis.html' title='PESTA DITENGAH KRISIS'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SFrcoAGTTpI/AAAAAAAAAQk/ruBWNAKIjAM/s72-c/logo+pilgub.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-5968922850824280968</id><published>2008-06-19T10:54:00.001+07:00</published><updated>2008-06-19T11:00:37.619+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PRIBADI'/><title type='text'>UNTUKMU KEKASIHKU</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Ampuni aku, untuk ketidaksempurnaanku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;mendampingimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Ampuni aku, untuk terkadang melukai &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;lubuk hatimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Meski sekarang ada kekasih lain disisiku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Ingin kuyakinkan kepadamu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Hatiku masih seluas dulu untukmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;SELAMAT ULANG TAHUN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Panjang umur ...... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;I LOVE YOU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(cuplikan ucapan selamat ulang tahun dari istriku, Kamis pagi, 19 Juni 2008)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-5968922850824280968?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/5968922850824280968/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/untukmu-kekasihku.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/5968922850824280968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/5968922850824280968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/untukmu-kekasihku.html' title='UNTUKMU KEKASIHKU'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-2022512671298212776</id><published>2008-06-11T11:46:00.004+07:00</published><updated>2008-06-11T11:56:58.849+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TULISAN ASAL'/><title type='text'>PELAKSANAAN SISMIOP</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Sudah menjadi rahasia umum bahwa di Peniron bahkan mungkin juga di desa-desa lain, data mengenai pertanahan masih sangat amburadul. Masih carut marutnya data pertanahan inilah yang kerap menimbulkan masalah, bahkan sering menimbulkan sengketa hanya gara-gara berebut batas tanah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Dalam masalah pertanahan di Peniron, dari dulu masyarakat diposisikan sangat lemah. Bahkan cenderung hanya menjadi obyek, sama seperti tanah yang menjadi haknya. Dengan hanya berbekal selembar SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terutang), masyarakat seolah hanya menjadi obyek pendapatan bagi negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping lemahnya kedudukan masyarakat sebagai wajib pajak dalam hak tanah, sekarang masih banyak SPPT bermasalah. Dari 5 ribuan lembar SPPT di Peniron, masih banyak SPPT yang masih dimiliki generasi pertama, sementara tanah itu sudah dibagi-bagi dan digarap sampai generasi ketiga bahkan keempat. Itu yang kerap memacu konflik keluarga gara-gara masalah tanah. Disamping itu, masih banyak lembar SPPT yang tidak ada obyeknya, disamping puluhan hektar tanah yang telah beralih wilayah karena erosi sungai Luk Ulo.&lt;br /&gt;Lucunya, SPPT-SPPT tak bertuan itu masih menjadi kewajiban masyarakat maupun desa untuk dibayar. Akibatnya, selalu ada tunggakan-tunggakan PBB setiap tahun dan menjadi wanprestasi bagi Pemdes dimata Pemkab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi masalah-masalah di atas, dalam masa Pemerintahan Triyono Adi sudah diupayakan pendataan ulang dengan pembuatan SPPT massal dengan biaya murah. Pada akhir tahun 2006, hampir 3000 lembar SPPT baru dibuat. Memang, SPPT bukan merupakan bukti kepemilikan sah atas tanah sebagaimana sertifikat, tetapi minimal dengan tertibnya SPPT, maka obyek pajak berupa tanah masyarakat menjadi lebih jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2008 ini, usulan untuk pembaruan data pertanahan untuk desa Peniron direalisasikan. Bentuknya adalah pembaharuan data obyek berupa tanah seluruh desa dengan pengukuran ulang kondisi saat ini. Isitilah yang diperkenalkan adalah SISMIOP (Sistem Manajemen dan Informasi Obyek Pajak). Konon, pengukuran seperti ini yang dalam istilah umum disebut ”ricikan” dilakukan terakhir kali di Peniron pada tahun 1942, yang saat ini masih digunakan sebagai peta desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan SISMIOP ini, yang kelak akan tercipta peta baru, ada harapan bagi kita untuk memperjuangkan kembali batas-batas desa kita yang hilang. Utamanya tanah desa ber SPPT dan sekarang dikuasai desa lain karena telah beralih akibat erosi sungai.&lt;br /&gt;Mulai Senin, 9 Juni 2008 ini, 4 tim yang dibentuk desa dengan masing-masing beranggotakan 10 orang dan berasal dari seluruh elemen mulai bekerja melakukan pengukuran langsung. Rencananya, tim akan bekerja nonstop selama 150 hari kerja dan diharapkan selesai pada akhir tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan SISMIOP tentu tak lepas dari kendala dan masalah. Utamanya adalah bagaimana seluruh anggota tim punya tanggung jawab terhadap tugasnya. Jika masalah internal seperti ini tidak diperhatikan oleh Kepala Desa selaku penanggung jawab tim, maka rencana yang sangat baik ini justru bisa menjadi bumerang.&lt;br /&gt;Masalah internal itu muncul dari tim itu sendiri, yaitu sikap mental dari sebagian perangkat desa yang harus diakui masih sangat memprihatinkan. Apalagi ada iuran 15.000 per titik tanah yang diukurnya. Kalau kemudian dikalikan 5.000 titik saja, saya amat yakin, iman sebagian anggota tim belum sepenuhnya kuat dan tidak tergoda. Saya sudah membuktikannya di tim inventarisasi dan penataan asset, betapa mentalitas sebagian perangkat memang harus diperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat bekerja tim SISMIOP, semoga dapat bekerja dengan baik dan menghasilkan manfaat sebagaimana tujuannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-2022512671298212776?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/2022512671298212776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/pelaksanaan-sismiop.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/2022512671298212776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/2022512671298212776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/pelaksanaan-sismiop.html' title='PELAKSANAAN SISMIOP'/><author><name>NAUFAL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02737730859769487668</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-3199052633600502444</id><published>2008-06-10T15:44:00.007+07:00</published><updated>2008-06-11T05:19:43.614+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>TIDAK ADA YANG SPESIAL DIAWAL JUNI</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Tak terasa, sudah seminggu lebih blog ini tak pernah diupdate. Kesibukan awal bulan ini sangat membuat kami sangat “lelah”. Bahkan demi menjaga stamina luar dalam, 2 hari terakhir ini saya harus mengorbankan tontonan live UEFA Euro 2008 tiap malam dan dini hari. Hanya partai Belanda vs Italia tadi malam yang dengan segala upaya saya haruskan untuk nonton, toh tak lebih dari 1/10 tayangan yang saya ikuti, selebihnya: tidur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Jadi mohon maap kalau berita dari kampung belum sempat saya tulis. Boro-boro membuat artikel baru, baru membuka laptop saja langsung bablas tidur dan tau-tau sudah pagi. He..he..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Beruntung kita sudah punya forum sebagai pelabuhan baru, yang ternyata sudah mulai ramai menjadi tempat kumpul. Hal ini yang tak saya duga sebelumnya, ternyata dapat juga tercipta komunitas maya walaupun kita berasal dari desa yang terpencil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Awal bulan Juni, walaupun tak ada yang spesial sebenarnya ada beberapa berita dari kampung. Karena berbagai keterbatasan, saya hanya mampu merangkumnya dalam berita yang juga sangat terbatas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Awal Juni, dimulai dengan penataan asset tanah di Karangduren. Sebelum itu, telah dilakukan penataan asset tanah gugur seluas hampir 7000 m2 yang berpuluh-puluh tahun hanya dinikmati gratis oleh sekitar 15 KK, sekarang ditata dan dikelola dalam bentuk sewa kontrak oleh 60 KK. Hasil dari pengelolaan itu menjadi sumber pemasukan desa dan dikembalikan kepada lingkungan yang dianggap paling membutuhkan. Dengan pola yang sama, sistem ini juga yang diberlakukan di tanah Karangduren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mengenai Tim inventarisasi dan penataan asset akan ditulis tersendiri dengan harapan ada kesepahaman dan dukungan moral dari pembaca&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Malam minggu tgl 7 Juni diadakan kumpul rutin Paguyuban Mbangun Deso di rumah Kang Ratman ngeBak. Kemarin merupakan kumpul paguyuban yang ke 11 dan diisi dengan dialog. Tema dialog difokuskan pada program-program terbaru, terutama dilingkungan Dusun Bak yaitu : &lt;em&gt;Penataan bantaran sungai (termasuk pembuatan lapangan sepak bola di bantaran Bak), betonisasi lanjutan di Curug-Klantang, Pengaspalan jalan Curug – Silampeng, dan program Air bersih PAMSIMAS di Curug&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Narasumber disesuaikan dengan tema dialog. Diharapkan, dialog akan membiasakan masyarakat untuk berdiskusi dan menyampaikan pendapat. Disamping terjadi kesatuan pemahaman, juga akan tercetus solusi-solusi dari permasalahan yang mungkin timbul. Disamping dialog, acara yang paling ditunggu adalah arisan rutin. Dengan anggota paguyuban yang sekarang berjumlah 85 orang, maka perolehan arisan juga cukup lumayan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Mengenai profil Paguyuban Mbangun Deso akan ditulis tersendiri.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Setelah acara kumpul paguyuban, acara selanjutnya adalah nonton bareng EURO 2008 di balai desa. Dengan layar TV 29” dan parabola milik desa. Acara nonton bareng terasa sangat meriah, tetapi bagi yang tidak suka tentu akan sangat terasa mengganggu. Acara nonton bareng berlangsung sampai pagi.&lt;br /&gt;Rencananya, acara nonton bareng partai final akan dilaksanakan dengan menggunakan layar lebar/LCD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Hari minggu siang, diadakan pertemuan pengurus LKMD sekaligus pemantapan seksi-seksi. Yang menggembirakan, dari 19 pengurus LKMD hampir hanya 1 orang yang berusia di atas 40 tahun. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap generasi muda di Peniron memang sangat luar biasa. Bahkan bisa dikatakan, Desa Peniron adalah desanya kaum muda.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Profil LKMD Peniron akan ditulis tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Awal Juni memang tak ada hal yang menarik, tetapi akhir Juni mudah-mudahan banyak hasil positif dari program-program yang telah direncanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun tak menarik, dibulan Juni ada tanggal saya lahir berpuluh tahun yang lalu, dan juga acara &lt;strong&gt;mudun lemah&lt;/strong&gt; untuk anak saya. Kalau ada yang mau kasih kado, tentu akan saya terima dengan senang hati dan Anda akan saya doakan masuk sorga...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-3199052633600502444?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/3199052633600502444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/tidak-ada-yang-spesial-diawal-juni.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3199052633600502444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3199052633600502444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/06/tidak-ada-yang-spesial-diawal-juni.html' title='TIDAK ADA YANG SPESIAL DIAWAL JUNI'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-2868016317837305283</id><published>2008-05-30T14:37:00.009+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:48.768+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENGETAHUAN'/><title type='text'>BIJI PETAI, si bau yang bikin pintar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SEAKo5uzzvI/AAAAAAAAAPU/W59Jmq38AX0/s1600-h/800px-Parkia_speciosa.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SEAKo5uzzvI/AAAAAAAAAPU/W59Jmq38AX0/s200/800px-Parkia_speciosa.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206172867048492786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Petai &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;(parcia speciosa)&lt;/span&gt; atau pete dalam bahasa Peniron adalah salah satu makanan favorit sebagian wong lor, Peniron dan sekitarnya. Entah untuk daerah Kebumen yang lain tetapi di tempat mertua saya, Bojong, Panjer Kebumen, biji pete hanya dijadikan sebagai penyedap sayur saja, tidak untuk lalap seperti di Peniron. Di negara-negara Barat, konon biji petai dijuluki sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;the most horrible food in the world &lt;/span&gt;(makanan paling mengerikan di dunia) karena baunya yang sangat menyengat.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Biji petai, meski menghasilkan bau tidak sedap, sangat disukai oleh sebagian orang karena dapat meningkatkan selera makan. Petai dapat dimakan mentah, sebagai lalap, direbus, digoreng atau dibakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tahukah Anda, dibalik baunya yang ”aduhai” petai ternyata memiliki kandungan gizi yang hebat. Dibandingkan dengan apel, buah yang oleh wong Peniron dianggap lebih ”kota”, petai memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat 2 kali lebih banyak, fosfor 3 kali lebih banyak, vitamin A dan zat besi 4 kali lebih banyak dan 2 kali lipat dari jumlah vitamin dan mineral lainnya. &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Jadi, jangan anggap ndeso biji petai Bung!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mengandung antioksidan yang bisa menangkal macam-macam penyakit, petai dapat meningkatkan kemampuan belajar anak dan menghilangkan depresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Biji Petai Kaya Protein&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab bau pada petai adalah asam amino yang dikandung biji petai. Asam amino itu didominasi oleh asam amio yang mengandung unsur sulfur (S), dan ketika terpecah-pecah menjadi komponen yang lebih kecil, asam amino itu akan menghasilkan berbagai komponen rasa yang sangat menyengat. Salah satu gas yang terbentuk dari unsur itu adalah gas H2S hidrogen sulfida) yang terkenal sebagai gas yang sangat bau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petai juga merupakan sumber energi yang sangat baik, yaitu 142 kilo kalori (kkal) per 100 gr biji. Petai juga mengandung 3 gula alami yaitu sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Kombinasi bersinergi menjadi dorongan tenaga instan tetapi cukup lama dan cukup banyak efeknya. Oleh karena itu, banyak olahragawan yang mengkonsumsi petai karena percaya mampu meningkatkan stamina. Riset membuktikan, dua porsi petai mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktifitas berat selama 90 menit!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan fosfor pada biji petai juga cukup baik yaitu 1,15 mg per gr biji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fosfor merupakan mineral kedua terbanyak setelah kalsium. Kurang lebih satu persen berat tubuh kita terdiri dari fosfor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petai juga mengandung vitamin C yang cukup tinggi yaitu 46 mg per 100 gr biji. Penjagaan agar fungsi tubuh tetap mantap banyak dipengaruhi oleh kandungan vitamin C dalam tubuh. Perannya dalam proses penyembuhan luka serta daya tahan tubuh melawan infeksi dan stres. Kandungan vitamin A pada petai juga cukup baik yaitu 200 IU per 100 g. Vitamin A berperan menjaga kornea mata agar tetap sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Biji Petai Hilangkan Stress&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut survey yang pernah dilakukan diantara penderita stress, banyak orang merasa lebih baik setelah makan petai. Hal ini terjadi karena petai mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat relaks, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mengalami stress saat ”tamu” datang, anda bahkan tak perlu minum pil tertentu. Cukup atasi dengan makan petai. Vitamin B6 yang terkandung didalamnya akan mengatur kadar gula darah yang dapat mengatur mood.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut riset dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The New England Journal of Medicine&lt;/span&gt;, makan petai sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian akibat stroke sampai 40 persen. Jadi anggapan selama ini bahwa makan petai akan membuat kita hipertensi adalah anggapan yang salah.&lt;br /&gt;Buah petai juga dapat meningkatkan kemampuan otak. Sebuah studi yang dilakukan terhadap 200 siswa di Twickenham (Middlesex) menyatakan bahwa siswa itu mengalami peningkatan kemampuan belajar setelah memakan petai pada saat sarapan, istirahat dan makan siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petai juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung. Petai memiliki efek antasid pada tubuh sehingga bila dada Anda terasa panas akibat kebanyakan makan, cobalah makan petai untuk mengurangi resiko sakitnya. Karena kandungan energinya yang tinggi, petai dianjurkan dimakan antara dua waktu makan untuk mempertahankan kadar gula darah dan menghindari muntah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara Menghilangkan Bau Petai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini, sebagian orang menghindari makan petai karena risih akan baunya dan mengganggu dalam pergaulan kita. Tetapi dengan banyaknya kandungan petai yang sangat luar biasa, mungkin Anda menjadi tertarik untuk mengkonsumsi tanpa takut berbincang dengan orang karena mulut yang bau petai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada cara untuk menetralisir/menghindarkan bau petai. Meskipun belum terbukti secara ilmiah, yaitu&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Setelah selesai makan, kunyahlah nasi putih tanpa lauk sebanyak 2 kali masing-masing sekitar 25 kunyah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kunyahlah buah mentimun setelah makan biji petai atau&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kunyahlah bubuk kopi (boleh tambah gula) setelah makan petai beberapa menit, kemudian kumur dengan air dingin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan lupa saran dokter, sikat gigi setiap habis makan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Selamat mencoba...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-2868016317837305283?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/2868016317837305283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/biji-petai-si-bau-yang-bikin-pintar.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/2868016317837305283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/2868016317837305283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/biji-petai-si-bau-yang-bikin-pintar.html' title='BIJI PETAI, si bau yang bikin pintar'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SEAKo5uzzvI/AAAAAAAAAPU/W59Jmq38AX0/s72-c/800px-Parkia_speciosa.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-3245326449727030554</id><published>2008-05-27T14:31:00.010+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:48.958+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TULISAN ASAL'/><title type='text'>BLT, UNTUK SIAPA?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDxNOby1WAI/AAAAAAAAAO4/WK7q5lcCrdc/s1600-h/DSC01902.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDxNOby1WAI/AAAAAAAAAO4/WK7q5lcCrdc/s200/DSC01902.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205120179707926530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Amin Tohari (45 tahun) tetangga saya baru saja pulang dari sawah. Baju lusuh dan peluh yang masih menempel ditubuh kekarnya menandakan dia memang seorang pekerja keras. Toh begitu, wajahnya tak dapat mampu menyembunyikan kegundahannya. Dengan 2 orang anak yang salah satunya sudah di SMP, dia amat gundah dengan situasi yang dihadapinya saat ini. Berbekal sepetak sawah yang dia jadikan lahan untuk tumpuan hidup, yang hanya bisa untuk bisa bertahan hidup, betapa kenaikan BBM menjadi pukulan yang amat telak buat kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Bagaimana dia bisa bertahan jika sebelum BBM naik saja dia sudah gali lubang tutup lubang untuk makan dan menyekolahkan anaknya? Padahal, tentu kenaikan harga BBM akan dikuti pula kenaikan harga-harga kebutuhan hidupnya yang selama ini saja sudah begitu sulit dia jangkau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal lagi yang membuat dia sakit hati, kondisi kehidupannya yang sangat berat tidak lantas menjadikan dia terdaftar sebagai calon penerima BLT, baik tahun lalu dan mungkin diteruskan sekarang. Protes kepada perangkat desa bersama rekan yang senasib dirinya sudah berkali-kali dia layangkan, toh perangkat desa ternyata pun hanya merespon dan tak bisa mewujudkan harapannya agar bisa dicatat sebagai rakyat miskin.&lt;br /&gt;Demikianlah dia berkeluh ketika mampir di teras rumah saya. Dia tak langsung pulang dan lebih memilih menuangkan waktu untuk membagi keluhannya. Memang berat beban yang dia sandang, apalagi ketika pemerintah lagi-lagi menambah kesulitan hidupnya dengan menaikkan harga BBM.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Ah..seandainya pemimpin kita bisa merasakannya..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Lain lagi dengan tetangga saya Natareja (46 tahun). Jika dibandingkan dengan Amin Tohari, kehidupannya jelas jauh lebih baik untuk ukuran desa Peniron. Dengan sawah yang luas dia bisa hidup dengan rumah yang baik bentuk maupun isinya jauh lebih baik dari Amin. Tetapi entah parameter apa yang dipakai pemerintah dalam untuk menentuka kategori ”miskin” sehingga dari dulu tercatat sebagai penerima BLT.&lt;br /&gt;Ketika saya temui, toh tetap saja memgeluh. Bahkan secara jujur dia mengharapkan tak ingin mendapat BLT lagi. Dia yang orang ndeso, petani tulen dan tidak tamat SD dengan tegas mengatakan, BLT tidak menjadikan orang kaya. Justru program pemerintah termasuk menaikkan BBMlah yang membuat banyak rakyat menjadi miskin karena apa-apa jadi mahal. HEBAT!&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Orang kecil saja tahu, kenapa orang gede tidak?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Itulah realita yang saya dapatkan, yang saya yakin tidak didapat oleh SBY – JK beserta pembantu-pembantunya. Kalaupun dia mendapat jawaban dari rakyat yang dia temui, saya yakin mereka tidak mendapatkan jawaban yang jujur. Kalaupun dia mendapat laporan dari pembantunya, saya yakin laporan itu hanya ABS semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BLT ANTARA PRO DAN KONTRA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluncuran program BLT yang menurut Andi Mallarangeng didasari niatan untuk merubah budaya dari subsidi barang ke orang memang menimbulkan banyak ekses. Maka, pendapat pro dan kontrapun muncul. Tetapi pada setiap kesempatan, saya lebih sering mendapatkan tanggapan kontra bahkan sinis tentang program ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika alasan pemerintah ingin merubah budaya subsidi, maka dengan program BLT pemerintah juga membuat budaya-budaya baru yaitu BUDAYA MALAS, BUDAYA CENGENG dan bahkan BUDAYA PENGEMIS. Bukankan itu sangat kontraproduktif dengan semangat yang dislogankan SBY pada pesta Kebangkitan Indonesia beberapa waktu di Seyanan dengan INDONESIA BISA-nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana rakyat bisa memahami kalau Indonesia berada dalam krisis ketika masih ada duit yang dibagi-bagi?&lt;br /&gt;Kalau seperti itu, bukankah negara masih punya duit dan tidak perlu menaikkan harga BBM yang berimbas pada naiknya inflasi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas logika apa yang digunakan pemerintah untuk menaikkan harga BBM dan kemudian membagi-bagi duit? Logika politikkah? Atau ingin &lt;em&gt;mempertahankan citra diri&lt;/em&gt; ditengah cibiran kegagalan yang ditujukan kepadanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas kemana suara wakil rakyat dan partai-partai yang selama kampanye berjanji akan membela kepentingan rakyat? Atau mungkin memang benar bahwa mereka cuma pandai bersilat lidah dan bermain logika. Ataukah mereka takut kelihatan bodonya karena &lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;sebenarnya kenaikan BBM adalah hasil persetujuan DPR saat penetapan APBN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BLT DI PENIRON&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembagian BLT di Peniron, sama dengan desa-desa lain. Kisruh, semrawut dan asal jalan. Akibatnya, disamping banyak yang tidak tepat sasaran, program ini tidak memberi efek positif bagi masyarakat, bahkan lebih banyak mencatat efek negatif. Tetapi itu bisa dimaklumi karena sepertinya program BLT memang program yang asal jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak negatif dan masalah sosial adanya BLT : &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Renggang dan menipisnya budaya/sikap toleransi masyarakat desa, baik antar masyarakat maupun dengan pihak pemerintah desa. Hal ini disebabkan tidak jelasnya kriteria dalam memiskinkan masyarakat sehingga menimbulkan kecemburuan dan ketidakpuasan beberapa pihak. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tumbuhnya sikap apatis dan menipisnya budaya gotong royong. Carut marutnya BLT disikapi emosional oleh masyarakat dengan sikap apatis dan melunturkan budaya yang amat berharga yaitu enggannya masyarakat untuk melakukan budaya gotong royong. Karena ada anggapan bahwa telah terjadi pilih kasih dalam sensus kemiskinan, maka mereka memprotesnya dengan tidak mau dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan pemerintah. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hilangnya sikap hormat masyarakat desa kepada pemimpin, utamanya perangkat desa. Fenomena Ini tentu sangat berbahaya karena hilangya kewibawaan pemerintah akan sangat mempengaruhi kelancaran program pemerintah. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Renggangnya rasa kekeluargaan sebagai ciri khas masyarakat pedesaan.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;USULAN SEBAGAI PENGGANTI BLT&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Duit yang dibagi-bagi, bagi para pejabat memang sangat kecil jumlahnya. Tetapi bagi masyarakat desa, uang begitu berharganya. Di Peniron, jika masih menggunakan data lama maka calon penerima sekitar &lt;strong&gt;680&lt;/strong&gt; orang. Jika dikalikan Rp. 100.000,- per-bulan maka ada &lt;strong&gt;68.000.000,-&lt;/strong&gt; yang masuk ke Peniron. Jika BLT dibagikan setiap 3 bulan, maka setiap triwulan akan masuk dana &lt;strong&gt;204.000.000,-,&lt;/strong&gt; jika dalam satu tahun berarti Rp. &lt;strong&gt;816.000.000,-&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peniron, yang masih membutuhkan infrastruktur peningkatan ekonomi, uang sebesar itu akan sangat berarti jika dialokasikan untuk peningkatan ekonomi baik sarana maupun SDM. &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ilustrasi dan mimpi:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika dana BLT dibelanjakan ternak sapi, maka dalam 3 bulan bisa didapat 40an ekor sapi @ 5 jutaan dan dalam 1 tahun akan ada 160 ekor sapi. Dengan adanya sapi, maka akan mudah dibentuk kelompok ternak dan dengan adanya kelompok ternak akan mudah dilakukan penyuluhan mengenai agrobisnis, pengelolaan lingkungan dan cara beternak yang baik. Dengan kelompok ternak serta peningkatan SDM karena intensnya penyuluhan, maka akan mudah membentuk koperasi. Jika ada koperasi maju, bukankah tidak hanya usaha ternak aygn dikembangkan, tetapi juga usaha pendukung lainnya seperti usaha pakan, usaha jual beli sapi, usaha jagal, usaha kompos dan lain-lain?&lt;br /&gt;Jika dikelola dengan baik, silahkan hitung keuntungan multiplier dari model seperti ini. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jikalau duit BLT tidak semata-mata dibagi-bagi, tetapi diberikan dengan model Padat Karya seperti jaman Orde Baru, maka masyarakat dengan kriteria miskin bisa bekerja untuk mendapatkan uang. Dengan bekerja sebenarnya mereka tetap memegang filosofi nenek moyangnya yaitu ”pangan ora temumpang lambe, tapi pangan temumpang gawe”. Dengan itu, maka akan rakyat akan terjaga dari rasa malas dan cengeng ditengah kesulitan hidup yang diciptakan pemerintahnya. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;Di samping itu, bukankah kerja dari masyarakat miskin dengan bentuk padat karya akan menciptakan infrastruktur untuk menunjang aktifitas ekonomi yang tidak hanya bisa dinikmati oleh mereka yang miskin? Dan dengan itu, akan terjaga perilaku ”melu handarbeni” terhadap sarana umum itu itu bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minimal, jika pemerintah desa boleh diberi keleluasaan dalam mengelola dana itu, tentu akan lebih tepat pada sasarannya. ...tapi jangan-jangan jadi lahan korupsi baru?..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ataukah lebih baik dana itu bisa dibebaskan untuk dikelola oleh masyarakat untuk apa saja? Itu sekilas sebagai gambaran, kenapa pemerintah tidak mengalihkan saja model BLT ini dengan program yang jelas-jelas lebih memberdayakan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang jika jelas-jelas BLT bukan program yang pro rakyat, dan justru hanya menciptakan kebodohan dan kemiskinan yang merupakan faktor terpuruknya bangsa ini, kenapa tidak kita tolak? Lantas kapan kita bisa ternetas dari krisis jika kita justru semakin dimiskinkan dan dibodohi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kita tunggu sikap pemerintah desa Peniron untuk merespon BLT ini? Beranikah mereka menolaknya atau mengalihkan untuk kegiatan yang lebih memberdayakan? Atau minimal mengkampanyekan pemahaman ke masyarakat, bahwa BLT tidak akan membuat kaya dan tidak menolong mereka dari kesulitan karena TIDAK MAMPUnya Menteri Perdagangan dalam menurunkan harga-harga.. (berdasarkan pengakuannya di iklan tv lho)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah..saya pesimis karena Bupati bahkan Gubernur saja tidak berani menolaknya... &lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-3245326449727030554?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/3245326449727030554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/blt-untuk-siapa.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3245326449727030554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3245326449727030554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/blt-untuk-siapa.html' title='BLT, UNTUK SIAPA?'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDxNOby1WAI/AAAAAAAAAO4/WK7q5lcCrdc/s72-c/DSC01902.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-2970211166123896605</id><published>2008-05-26T00:18:00.007+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:49.105+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LKMD'/><title type='text'>PEMBANGUNAN PENIRON, Peningkatan Pembangunan Infrastruktur Berbasis Swadaya Masyarakat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDmjD7y1V-I/AAAAAAAAAOk/llMD9Y_zhW8/s1600-h/Memed1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDmjD7y1V-I/AAAAAAAAAOk/llMD9Y_zhW8/s200/Memed1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204370132389156834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 51); font-weight: bold;"&gt;P&lt;span style="font-family:arial;"&gt;eniron, desa kita ini sedang melakukan berbagai kegiatan pembangunan infrastruktur di berbagai dusun. Antusiasme warga sangat kental, terbukti dengan semangat swadaya menyambut dana-dana stimulant yang dikucurkan pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Oleh   : &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Sumedi Sastrawardaya, A.Md.Kom&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Peniron, desa seluas 951 Hektar. Terbagi atas 8 Kadus (Kepala Dusun), 12 RW dan 45 RT merupakan desa terluas yang ada di wilayah Kecamatan Pejagoan. Kondisi alam pegunungan dan sulitnya daerah-daerah pinggiran untuk dijangkau oleh kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 menjadi kendala dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bahkan sebagian wilayah dusun ada yang belum dapat dijangkau dengan kendaraan roda 4 sehingga akses masyarakat ke pusat pemerintah desa, kecamatan ataupun kabupaten menjadi terhambat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Demikian pentingnya infrastruktur fisik, maka Pemerintah Desa dibantu dengan lembaga-lembaga desa yang ada sampai dengan saat ini masih berkonsentrasi membuka jalan ke  dusun-dusun terisolir. Setelah infrastruktur khususnya jalan dan jembatan dibangun masyarakat akan lebih mudah untuk melakukan akses ke pusat-pusat perekonomian. Diharapkan setelah adanya perbaikan sarana dan prasarana tersebut peningkatan pendapatan akan dicapai sehingga kesejahteraan masyarakat juga terangkat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Semangat kebersamaan dalam wujud gotong – royong menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembangunan di Peniron. Terbukti sudah, ketika masyarakat bergandengan tangan dengan pemerintah desa dan lembaga, Peniron tahun ini mendapatkan beberapa sumber pendanaan pembangunan fisik, baik dari anggaran rutin pemerintah daerah maupun dana-dana stimulant dari Bank Dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Kami ucapkan selamat kepada beberapa kadus yang tahun ini mendapatkan prioritas pembangunan fisik diantaranya adalah : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. PENGASPALAN JALAN CURUG – SILAMPENG :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Bantuan aspal Pemkab akan direalisasikan dalam waktu dekat, 20 drum aspal diperkirakan akan mencukupi untuk pengaspalan sampai dengan dukuh Silampeng. Penghargaan setinggi-tingginya disampaikan kepada masyarakat setempat yang telah bersedia untuk menyambut bantuan stimulant ini dengan melakukan swadaya material dan tenaga, walau bukan hal yang ringan namun semangat tak pernah surut dari warga setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Selanjutnya untuk jalan menuju Dukuh Sibango belum dapat dilanjutkan karena belum ada macadam. Dalam tahun ini juga makadam Silampeng-Sibango akan dirintis, semoga tahun yang akan datang jalan aspal ini akan berlajut, sehingga transpotrasi dapat lancar dan untuk dapat mencapai Desa Pengaringan tidak repot lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;   &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;2. RABAT BETON CURUG – CINDE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Bantuan Pemkab berupa 100 zak PC (semen) akan digunakan untuk Rabat beton antara Curug bagian selatan menuju Cinde. Kondisi tanah merah yang sangat licin sangat menyulitkan transportasi masyarakat setempat utamanya pada musim penghujan. Sehingga jalan ini menjadi perhatian Pemerintah Desa Peniron. Berkat dukungan dari masyarakat dan upaya maksimal dari Kepala Desa didukung Lembaga Desa akhirnya tahun ini jalan tersebut mendapatkan alokasi bantuan berupa PC (semen). Terima kasih atas kesediaan swadaya bagi masyarakat setempat yang telah menyediakan kelengkapan material pendukung lainnya.  Selamat menikmati….&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;3. PENGADAAN SARANA AIR BERSIH  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Sumber dana dari anggaran PAMSIMAS, sebesar kurang lebih Rp.  275 juta ini akan di realisasikan tahun ini juga di 3 kadus di Peniron:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;KADUS BAK : Lokasi di Mata Air Curug dengan debit 1.5 liter/ detik, mempunyai daya tahan pada musim kemarau sehingga dapat dimanfaatkan oleh warga setempat yang selama ini selalu saja kesulitan air pada musim kemarau. Mata air ini diperkirakan dapat mencukupi sekitar 50 kepala rumah tangga.  &lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;li&gt;KADUS KRAJAN : Lokasi di Mata Air Kalipancur dengan debit 1.5 liter/ detik, mempunyai daya tahan pada musim kemarau sehingga dapat dimanfaatkan oleh warga setempat yang selama ini mengambil air ke sungai Lukulo pada musim kemarau dengan jarak 1.5 km. Mata air ini akan didistribusikan ke 70 kepala rumah tangga di wilayah setempat.    &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;li&gt;KADUS PERKUTUKAN :Lokasi di Mata Air Pranji dengan debit 2.5 liter/ detik, merupakan beji (sumber air yang tidak pernah kering. Red) akan didistribusikan kurang lebih sejauh 2 KM untuk mencukupi kebutuhan air bersih untuk 75 rumah tangga di Dukuh Perkutukan khususnya, dimana masyarakat penerima bantuan itu sebagian nerupakan Rumah Tangga Miskin (RTM) yang sangat kesulitan air bersih utamanya saat kemarau datang.  &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;4. PEMBANGUNAN JEMBATAN DAN RABAT BETON BULUGANTUNG - KR. DUREN &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Sebentar lagi, Karangduren sebuah dukuh terisolir di bagian barat laut dari pusat Pemerintahan Desa Peniron akan segera terbuka. Sebuah jembatan besar dengan bentangan panjang 8 meter dan lebar 4 meter akan berdiri megah dan menjadi sarana penghubung yang efektif baik menggunakan kendaraan roda 4 maupun roda 2. Bukan saja itu, rabat beton berikut normalisasi jalan berupa pelebaran manjadi 4 meter, sepanjang 1000 m, juga sedang diperjuangkan untuk mendapatkan pendanaan dari PNPM PPK 2008 untuk wilayah Kecamatan Pejagoan yang dananya mencapai 2,75 Milyar. RAB sedang digodok dan hampir mencapai final.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Antusiasme warga setempat yang rata-rata bekerja sebagai petani sangat terasa. Terbukti dengan semangat kegotongroyongan, mereka mulai mengumpulkan sarana pendukung swadaya masyarakat sebesar 25% berupa material batu dan pasir. Dengan terbukanya daerah ini kurang lebih sekitar 250 KK akan dapat merasakan manfaatnya secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;5. PEMBANGUNAN JALAN RABAT BETON KLAPASAWIT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Sekitar 75 KK dari Dusun Klapasawit akan mendapatkan fasilitas jalan dengan konstruksi rabat. Pembangunan jalan sepanjang + 850m ini akan dibiayai dari Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2008 yang merupakan Anggaran Rutin Pemkab Kebumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Masyarakat Klapasawit patut merasa lega karena jalan tanah yang ada sekarang ini sangat menyulitkan transportasi segera akan dibenahi dan arus perekonomian juga akan semakin lancar. Namun demikian semuanya tidak akan terwujud tanpa dukungan dari masyarakat setempat berupa swadaya baik tenaga maupun material utamanya adalah batu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;   &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Peniron memang hanyalah sebuah desa, namun disana kita dilahirkan, bagaimanapun kita mesti menempatkannya sebagai sebuah kebanggan tersendiri sebagai tumpah darah yang patut kita perjuangkan demi kemajuannya. Kemajuan Peniron ada ditangan kita, bukan siapa-siapa. Peniron masih membutuhkan uluran dan kontribusi kita baik dalam segi apapun, bukan saja material namun pemikiran dan kepedulian juga sangat dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Dengan semangat kebersamaan mari kita bangun Peniron yang lebih baik dari hari ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Indonesia Bisa!!! Kenapa Peniron tidak???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Salam… &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-2970211166123896605?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/2970211166123896605/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/pembangunan-peniron-peningkatan.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/2970211166123896605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/2970211166123896605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/pembangunan-peniron-peningkatan.html' title='PEMBANGUNAN PENIRON, Peningkatan Pembangunan Infrastruktur Berbasis Swadaya Masyarakat'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDmjD7y1V-I/AAAAAAAAAOk/llMD9Y_zhW8/s72-c/Memed1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-7078080764773994995</id><published>2008-05-24T22:51:00.005+07:00</published><updated>2008-06-12T14:02:13.215+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>PENIRON-ONLINE.CO.CC FORUME DEWEK</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedulur, minggu kemarin teman kita Ario_Takahara yang asli Watulawang dan sekarang ada di Malang sudah membantu kita dengan mengorbitkan webforum bertitel &lt;a style="color: rgb(0, 0, 102);" href="http://www.peniron-online.co.cc/"&gt;www.peniron-online.co.cc&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Web forum ini didedikasikan untuk kita sebagai sarana untuk memberi ruang yang lebih luas dan leluasa kepada kita untuk kenalan, ngobrol bebas, berbagi ilmu, tukar info, tukar link dan memberi kesempatan kepada kita untuk memberi kontribusi pemikiran konstruktif, khususnya ide untuk kemajuan kawasan Kebumen utara seperti Peniron, Watulawang, Pengaringan, Kebagoran, Karangreja, Kebakalan, Clapar, Gunungsari, Kajoran, Karanggayam dan sekitarnya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Diawali dengan forum ini, diharapkan kedepan akan tumbuh solidaritas antar desa di kawasan ini dan pada saatnya akan tercipta kawasan damai dan kondusif demi mengejar ketertinggalan kawasan ini dari daerah lain di Kabupaten Kebumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikapun tujuan di atas terlalu muluk [dan sepertinya memang iya sih], minimal forum ini bisa dijadikan sarana komunikasi alternatif bagi sesama warga Kebumen yang  tersebar dimanapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mangga sedulur-sedulur, mampir nang gubug kiye ben gendu-gendu rasane dadi lewih gayeng. Nek jeneng forum kan ora patia penting mbok? Tapine nek mengko akeh usul kudu ganti ya ora masalah. Prinsipe, asal rika puas, aku ya marem. Kan kaya kue mbok?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aja kelalen, bloge rika ya aja kelalen diopeni.. Mengko nek aku mampir umahe rika suwung kepriwe.. He..he..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O iya..Matur nuwun Kang Aryo..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-7078080764773994995?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/7078080764773994995/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/peniron-onlinecocc-forume-dewek.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7078080764773994995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7078080764773994995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/peniron-onlinecocc-forume-dewek.html' title='PENIRON-ONLINE.CO.CC FORUME DEWEK'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-6972524659027168126</id><published>2008-05-23T22:09:00.004+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:49.300+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNEK-UNEK'/><title type='text'>SINYAL HP SUDAH BISA,  SINYAL TV KAPAN YA?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDbjMby1V9I/AAAAAAAAAOc/U4aX73m2sno/s1600-h/Konter1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDbjMby1V9I/AAAAAAAAAOc/U4aX73m2sno/s200/Konter1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203596222232090578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebelum tahun 2006, Peniron menjadi daerah blankspot, baik untuk sinyal komunikasi selular maupun media tv. Memang tidak semua daerah mengalami kendala komunikasi itu. Untuk daerah Peniron yang berada sedikit lebih di atas, sinyal hp dan tv bisa mereka nikmati, tetapi untuk daerah lembah atau yang berada di bawah, sinyal hp dan tv merupakan barang langka. Saat itu, untuk dapat menggunakan hp kami harus naik ke tempat yang lebih tinggi atau ke tempat yang lapang untuk mendapatkan sinyal nyasar. Sedangkan untuk mendapatkan sinyal tv, kami harus memasang antena setinggi mungkin dan itupun belum tentu bisa. Bagi yang punya duit, memasang antena parabola jadi pilihan demi untuk dapat menonton tv. Bahkan dulu, demi menonton sepak bola yang bebas acak, terpaksa kami harus numpang nonton sampai desa Watulawang, yang karena berada di daerah yang lebih tinggi, sinyal tv dapat ditangkap dengan sangat baik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebelum tahun 2006, sinyal telepon memang sudah dapat dinikmati dengan layanan telkom fleksi, itupun dengan kami harus memasang antena tinggi-tinggi atau menggunakan jasa wartel.&lt;br /&gt;Sejak 3 tahunan yang lalu, mimpi untuk berkomunikasi dengan sinyal telepon seluler telah menjadi kenyataan. Minimal ada 3 operator layanan selular yang dapat dinikmati dengan baik karena adanya tower BTS dari ketiga operator di timur desa. Seperti bangun dari mimpi panjang, kini hp hampir dipunyai di setiap rumah, bahkan konon di SMPN2 Pejagoan lebih dari tiga perempat siswanya membawa hp ke sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring maraknya penggunaan hp di Peniron, kini banyak bermunculan tempat penjualan hp, pulsa dan asesoris hp. Kami yang melakukan penelusuran pada minggu lalu, mencatat ada 7 konter seluler baik yang menjual hp dan asesoriesnya maupun hanya melayani pengisian pulsa. Di satu sisi, masuknya layanan dari operator selular memang sangat membantu masyarakat dalam kemudahan berkomunikasi, tetapi penggunaan hp yang begitu marak jika tidak dibarengi dengan pengetahuan yang memadai juga akan menciptakan efek negatif. Disamping munculnya pola hidup konsumtif, efek yang sangat merisaukan adalah rendahnya kontrol orang tua terhadap penggunaan hp oleh anak-anak untuk hal-hal yang menyimpang, misalnya pornografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika sinyal hp sekarang sudah masuk desa, yang 4 tahun lalu dianggap tidak mungkin masuk Peniron yang dikelilingi gunung-gunung, lantas kapan sinyal tv akan gampang diakses di Peniron dan desa sekitarnya? Terutama desa-desa yang bukan di daerah tinggi?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Persoalan sinyal tv yang buruk memang menjadi problem di daerah utara Kebumen. Di desa-desa di Kecamatan Pejagoan sebelah utara, Kec. Karanggayam dan kec.Karangsambung, sinyal tv bisa dinikmati dengan mudah bagi mereka yang hidup didataran tinggi. Bagi yang hidup dibawah, untuk menikmati sinyal tv yang baik warga terpaksa harus memasang antena parabola.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Persoalan ini pernah ditangkap menjadi peluang usaha oleh warga Kaligending, salah satu desa di kecamatan Karangsambung di timur Peniron, dengan membuat stasiun relay sederhana dan dipancarkan ke desa-desa sekitar termasuk Peniron. Namun nampaknya besarnya biaya operasional menjadi kendala hingga akhirnya gulung tikar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tampaknya, untuk menikmati gambar tv yang baik masyarakat di daerah utara tetap bisa berharap. Tak ada sesuatu di dunia ini yang tidak mungkin, seperti halnya terwujudnya mimpi mendapatkan sinyal telpon seluler seperti sekarang. Semoga...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ada yang punya pendapat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana sing ngomong : &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;“ngonoh lah, aku wis urip nang kota be..!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lurah Yono : &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;“KURANG AJAR RIKA YA!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ana sing komentar maning :&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;“salahe urip nang ndesa Lur!” Ha..ha..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-6972524659027168126?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/6972524659027168126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/sinyal-hp-sudah-bisa-sinyal-tv-kapan-ya.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6972524659027168126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/6972524659027168126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/sinyal-hp-sudah-bisa-sinyal-tv-kapan-ya.html' title='SINYAL HP SUDAH BISA,  SINYAL TV KAPAN YA?'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDbjMby1V9I/AAAAAAAAAOc/U4aX73m2sno/s72-c/Konter1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-5204171194539645431</id><published>2008-05-19T22:41:00.005+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:49.322+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AGROBISNIS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENGETAHUAN'/><title type='text'>JENITRI TIDAK HANYA BIJI  TITISAN DEWA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDGj8JZvXXI/AAAAAAAAAOM/IX5-n3gGocQ/s1600-h/12082007%28085%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDGj8JZvXXI/AAAAAAAAAOM/IX5-n3gGocQ/s200/12082007%28085%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5202119298300992882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Kedua mata Prof I Nyoman Kabinawa terpejam. Ia duduk bersila mengenakan pakaian putih. Bibirnya merapalkan doa. '...Dhimahi dhiyo nah pracodayat.' Pada saat bersamaan, jari manis tangan kanannya memutar biji mala seukuran buah kersen hingga 108 kali. Telunjuk dan kelingking terlarang menyentuh mala yang tersusun dari biji buah jenitri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Itulah ritual Prof I Nyoman Kabinawa dan penganut Hindu lain saat bermeditasi. Dalam ritual itu, jenitri elemen penting lantaran mempunyai nilai mitos tinggi. 'Sebelum digunakan untuk meditasi, jenitri mesti diberi mantra agar memiliki kekuatan,' kata Kabinawa, periset Pusat Penelitian Bioteknologi, LIPI. Dengan kekuatan itu, doa yang dipanjatkan pun sampai ke Sang Hyang Widi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;Rudraksha-sebutan jenitri di India adalah tanaman setinggi 25-30 m dengan batang tegak dan bulat berwarna cokelat. Sepanjang tepi daunnya bergerigi dan meruncing di bagian ujung. Dalam bahasa India, rudraksa berasal dari kata rudra berarti Dewa Siwa dan aksa berarti mata. Sehingga arti keseluruhan: mata Siwa. Sesuai namanya, orang Hindu meyakini rudraksa sebagai air mata Dewa yang menitik ke bumi. Tetesan air mata itu tumbuh menjadi pohon rudraksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Mata Siwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, biji titisan Dewa Siwa itu populer dengan nama ganitri, genitri, atau jenitri. Indonesia merupakan pengekspor dan produksen terbesar di dunia. Pohon jenitri atau bahasa latinnya Elaeocarpus ganitrus banyak ditanam di Jawa Tengah, Sumatera, Kalimantan, Bali, dan Timor. Indonesia memasok 70% kebutuhan jenitri yang diekspor dalam bentuk butiran biji. Sebanyak 20% pasokan lainnya dari Nepal. Sedangkan India, negara paling banyak menggunakan rudaksa hanya memproduksi 5%.&lt;br /&gt;Menurut Ir. Komari, peneliti dari Pusat Penelitian Institut Teknologi Bandung, biji-biji jenitri keras dan awet, bisa digunakan untuk 8 generasi. Kecuali ukuran, setiap biji memiliki jumlah lekukan atau mukhis berbeda. Jumlahnya bervariasi mulai dari 1 hingga 21 mukhis yang memiliki perbedaan arti. Semakin banyak mukhis harganya kian tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat jenitri bukan sekadar alat 'hitung' dalam berdoa laiknya tasbih bagi kaum Muslim atau rosario bagi umat Nasrani. Biji jenitri juga berfungsi menghilangkan stres. Itu dibuktikan oleh Dr Suhas Roy dari Benaras Hindu University. Penelitiannya mengungkap utrasum bead-sebutan jenitri di Amerika-biji jenitri mengirimkan sinyal secara beraturan ke jantung ketika digunakan sebagai kalung. Ia mengatur aktivitas otak yang mengarah pada kesehatan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek itu diperoleh lantaran biji sima-sebutan jenitri di Sulawesi Selatan-memiliki sifat kimia dan fisik berupa induksi listrik, kapasitansi listrik, pergerakan listrik, dan elektromagnetik. Karena itu biji jenitri mempengaruhi sistem otak pusat saat menyebarkan rangsangan bioelektrokimia. Hasilnya, otak merasa tenang dan menghasilkan pikiran positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya, komposisi kimia jenitri tak beda jauh dengan buah lainnya. Antara lain 50,024% karbon, 17,798% hidrogen, 0,9461% nitrogen, dan 30,4531% oksigen. Beberapa elemen mikro dalam biji tanaman anggota famili Elaeocarpaceae itu adalah aluminum, kalsium, klorin, tembaga, kobalt, nikel, besi, magnesium, mangan, dan fosfor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Panasea&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembeda jenitri dan buah lain terungkap melalui riset Institut Teknologi India. Jenitri memiliki nilai spesifik gravitasi sebesar 1,2 dengan pH 4,48. Saat digunakan untuk berdoa, misalnya, jenitri memiliki daya elektromagnetik sebesar 10.000 gauss pada keseimbangan Faraday, hasil konduksi elektron alkalin. Gara-gara itulah jenitri dipercaya mengontrol tekanan darah, stres, serta berbagai penyakit mental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenitri juga dipercaya menyembuhkan epilepsi, asma, hipertensi, radang sendi, dan penyakit hati. Ia berguna saat dikalungkan di leher ataupun diminum air rebusan. Caranya? Biji jenitri direndam semalam lalu diminum saat perut kosong. Itu terbukti efektif meredam hipertensi dan menghasilkan perasaan tenang dan damai. Dalam 7 hari, tekanan darah turun bila dibarengi dengan mengalungkan jenitri di leher. Khasiat lain, jenitri berfungsi sebagai pelindung tubuh dari bakteri, kanker, dan pembengkakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah riset sahih Singh RK dari Departemen Farmakologi, Banaras Hindu University, India. Ia menggunakan berbagai larutan seperti petroleum eter, benzena, kloroform, asetone, dan etanol untuk melarutkan 200 mg/kg buah jenitri kering. Larutan jenitri hasil perendaman selama 30-45 menit itu menunjukkan sifat antipembengkakan radang akut dan nonakut pada tikus yang dilukai. Di luar itu, jenitri menghilangkan sakit kepala alias antidepresan dan antiborok pada tikus terinjeksi.&lt;br /&gt;Uji praklinis yang melibatkan babi sebagai satwa percobaan, membuktikan jenitri mencegah kerusakan paru-paru. Sebelumnya, babi diinduksi pemicu luka, histamin, dan asetilkoline aerosol. Meski diberi zat perusak paru-paru, organ pernapasan babi-babi itu tetap baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duduk perkaranya karena glikosida, steroid, alkaloid, dan flavonoid yang terkandung dalam jenitri melindungi paru-paru. Keempat zat organik itu juga bersifat antibakteri. Terhitung 28 jenis bakteri gram positif dan negatif enyah oleh ekstrak jenitri antara lain Salmonella typhimurium, Morganella morganii, Plesiomonas shigelloides, Shigella flexnerii, dan Shigela sonneii.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut A B. Ray dari Department of Medicinal Chemistry, Banaras Hindu University, India, alkaloid yang terkandung dalam jenitri: pseudoepi-isoelaeocarpilin, rudrakine, elaeocarpine, isoelaeocarpine, dan elaeocarpiline. Senyawa itu berkhasiat meluruhkan lemak badan. Caranya, 25 gram buah Elaeocarpus ganitrus kering, dicuci dan direbus dalam 1 gelas air sampai air rebusan tersisa separuh. Setelah air rebusan dingin, saring, lalu minum sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Pengisap polutan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cuma itu faedah genitri?&lt;/span&gt; Ada lagi peran lain yang dimainkan oleh genitri sebagaimana hasil riset Dwiarum Setyoningtyas dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Institut Teknologi Bandung: jenitri sebagai penyerap polutan. Ia membandingkan konsentrasi gas sulfur oksida, nitrogen oksida, dan karbon monoksida dalam kotak kaca berisi tumbuhan ganatri dengan kotak tanpa tumbuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke dalam kedua kotak kaca diembuskan emisi gas buang dari hasil pembakaran tiga jenis bahan bakar yang memiliki kandungan biodiesel yang berbeda. Yaitu 10% biodiesel (B-10), 5% biodiesel (B-5), dan 0% biodiesel (B-0) sebagai pembanding. Hasilnya, tingkat pencemaran dari ketiga jenis emisi bahan bakar dalam kotak kaca berisi jenitri tercatat lebih rendah (sulfur oksida 0,81 ? 0,38 ppm, nitrogen oksida 0,49 ? 0,01 ppm, dan karbon monoksida 1,36 ? 0,71 ppm).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan dengan kotak kaca tanpa jenitri yang pencemarannya lebih tinggi. Untuk ke-3 zat kimia itu masing-masing 5,15 ? 1,77 ppm, 0,75 ? 0,15 ppm, dan 2,34 ? 1,36 ppm. Kesimpulannya genitri berperan menurunkan tingkat pencemaran. Itu sebabnya, 'Jenitri digunakan sebagai pohon pelindung di sepanjang jalan Bandung-Lembang,' kata Eka Budianta, budayawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pustaka : Trubus&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-5204171194539645431?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/5204171194539645431/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/jenitri-tidak-hanya-biji-titisan-dewa.html#comment-form' title='17 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/5204171194539645431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/5204171194539645431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/jenitri-tidak-hanya-biji-titisan-dewa.html' title='JENITRI TIDAK HANYA BIJI  TITISAN DEWA'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDGj8JZvXXI/AAAAAAAAAOM/IX5-n3gGocQ/s72-c/12082007%28085%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-8809917414010439363</id><published>2008-05-19T22:24:00.006+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:49.622+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENTANG PENIRON'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AGROBISNIS'/><title type='text'>PERKUTUKAN, KAMPUNG JENITRI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDGd7ZZvXVI/AAAAAAAAAN8/S9O28_AsTMg/s1600-h/DSC01818.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDGd7ZZvXVI/AAAAAAAAAN8/S9O28_AsTMg/s200/DSC01818.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5202112688346324306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jenitri atau genitri atau ganitri atau rudraksha bagi masyarakat Peniron bukan hal yang asing lagi. Budidaya tanaman dengan hasil yang sangat menjanjikan keuntungan  yang luar biasa, sudah dilakukan masyarakat secara tradisional sejak tahun 80an. Daerah sekitar Peniron yang sangat terkenal dengan budidaya tanaman ini sejak lama adalah desa Pengaringan, Condongcampur dan dusun nDiwung desa Kajoran. Daerah ini berada dipuncak bukit dan merupakan sentra agro jenitri selain tanaman cengkeh. Budidaya jenitri-lah yang sejak dulu menciptakan saudagar-saudagar di desa-desa di puncak bukit itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seiring perkembangan, kini jenitri telah dibudidayakan hampir menyeluruh di Kebumen. Dengan eksperimen dan teknik-teknik tertentu, saat ini bahkan telah dihasilkan bibit tanaman jenitri kualitas super. Jenitri ini dihasilkan dari teknik stek dan dengan perawatan yang baik akan menghasilkan biji jenitri yang baik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;Di Peniron, daerah yang paling banyak populasi jenitri adalah Dusun Perkutukan. Hampir setiap jengkal, tanah di daerah ini ditanami jenitri. Jika anda mulai masuk dusun Bulugantung, jenitri bahkan menjadi pohon pelindung jalan. Bahkan beberapa tahun terakhir tanaman jenitri dikembangkan dikawasan hutan milik Perhutani di dusun itu. Saat musim panen jenitri seperti saat ini, hampir seluruh masyarakat di sana menikmati hasil panennya dengan keuntungan yang sangat menjanjikan. Betapa tidak, di dusun itu sebuah pohon jenitri ada yang menghasilkan lebih dari 10 juta!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDGem5ZvXWI/AAAAAAAAAOE/hiT7xZJHjcM/s1600-h/DSC01706.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDGem5ZvXWI/AAAAAAAAAOE/hiT7xZJHjcM/s200/DSC01706.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5202113435670633826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di daerah itu, teknik budidaya juga sudah lebih maju. Salah satunya adalah dengan teknik stek untuk menghasilkan kualitas biji yang lebih baik. Menurut Syadin, salah satu petani agro jenitri yang mulai mengembangkan teknik stek, dia telah menghasilkan puluhan pohon jenitri dan dalam 1-2 tahun diharapkan bisa memanen hasilnya. Pembudidaya jenitri yang lain adalah Kasidin, dia bahkan telah mengembangkan jenitri stek dalam ratusan pot yang terbuat dari tong-tong aspal. Awalnya, dia hanya membudidayakan bibit jenitri untuk ditanam sendiri, tetapi karena banyak yang datang dan berniat membelinya, maka sebagian bibit itu pun terpaksa dijualnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari prospek jenitri yang saat ini masih  berharga sangat tinggi, jika perawatannya maksimal, maka dalam 2 tahun bisa dipastikan dia akan meraup keuntungan yang lumayan. Bayangkan jika dalam 1 pot menghasilkan 500.000, bukankah dari 100 pot saja dia bisa meraup hasil 50 juta?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Perkutukan dan tetangga desa Peniron, sudah banyak juragan-juragan jenitri yang menjadi pengepul. Mereka, disamping membeli biji yang sudah diolah dari petani, mereka juga mau membeli jenitri  yang masih dipohon dan memanennya sendiri. Bahkan mereka banyak yang melakukan sewa pohon dalam tahunan. Caranya, pohon-pohon jenitri milik petani mereka sewa secara tahunan. Petani yang sudah menyewakan pohon jenitrinya akan menyerahkan perawatan hingga hasil panennya sebagai hak penyewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagi Anda yang baru mengenal jenitri dan berminat mempelajari lebih jauh tentang jenitri, atau berbagi ilmu atau berminat membeli bibit, silahkan kontak langsung mas Kasidin di Hp 081328037079, atau langsung datang ke Perkutukan, desa Peniron, Pejagoan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-8809917414010439363?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/8809917414010439363/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/perkutukan-kampung-jenitri.html#comment-form' title='19 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8809917414010439363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8809917414010439363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/perkutukan-kampung-jenitri.html' title='PERKUTUKAN, KAMPUNG JENITRI'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDGd7ZZvXVI/AAAAAAAAAN8/S9O28_AsTMg/s72-c/DSC01818.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-633640992797220200</id><published>2008-05-19T21:55:00.008+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:49.831+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TULISAN ASAL'/><title type='text'>1 ABAD KEBANGKITAN INDONESIA DALAM PERSPEKTIF WONG NDESO</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDGlE5ZvXYI/AAAAAAAAAOU/2RKuWqvxoRA/s1600-h/DSC01769.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDGlE5ZvXYI/AAAAAAAAAOU/2RKuWqvxoRA/s200/DSC01769.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5202120548136476034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tanggal 20 Mei tahun ini tepat 100 tahun Boedi Oetomo didirikan, yang akhirnya ditetapkan sebagai hari kebangkitan nasional. seperti lazimnya, hari nasional selalu diperingati dengan banyak acara yang kadang lebih sebagai seremoni belaka. Yang menjadi lagu wajib pasti pasang spanduk dengan slogan yang dari dulu ya itu-itu saja, kemudian upacara, pidato, resepsi dll. Habis itu ya selesai, kembali semula dan menunggu untuk upacara berikutnya. Besoknya ya begitu lagi. Tidak ada inovasi. Seperti tahun ini, katanya di Jakarta akan digelar peringatan khusus dengan dana khusus yang konon dijanjikan akan menyuguhkan atraksi-atraksi kolosal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peniron, karena letaknya yang jauh dari pejabat dan politikus, jauh dari pusat perputaran duit, mungkin tak lebih dari 20% yang ingat kalau Indonesia ini sudah bangkit 100 tahun yang lalu. Bahkan kalau beritahupun kayaknya banyak yang tak peduli karena bagi mereka urusan upacara, pidato, slogan, resepsi bukanlah budaya mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mereka pasti lebih berpikir bagaimana bisa membeli pupuk yang sudah mahal tapi masih langka pula, bagaimana bisa bertahan hidup dalam situasi yang serba susah dan mahal tetapi konon harga BBM malah akan dinaikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan kalau orang ndesa dikasih tau kalau mereka yang di kota mengadakan ”pesta” dengan acara yang gemerlap karena memperingati kebangkitan Indonesia yang sudah 100 tahun, masyarakat Peniron bisa makin tidak “mudeng”.&lt;br /&gt;Lha apanya yang bangkit? Lha kalo sudah 100 tahun tetapi situasinya masih saja susah, untuk apa diperingati dengan pesta pora? Bahkan katanya orang-orang kaya yang konvoi dengan motor gede, yang menggelar konvoi sehingga -menghabiskan BBM dikala rakyat dianjurkan untuk menghemat BBM dan menurunnya daya beli karena BBM- juga dalam rangka memperingati kebangkitan Indonesia? Lha daripada BBM diabrul-abrul, kan lebih baik disumbangkan pada kami untuk beli pupuk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah pejabat dan orang-orang gede yang diatas memang tak pernah memahami kami. Apa mereka ndak malu karena 100 tahun yang mereka peringati itu ternyata negara kita tidak semakin baik? Dimana korupsi telah membangkrutkan negeri, hutan dibabat, dan penuhnya negara ini oleh janji dan kata palsu, penuh orang-orang munafik. Lantas mau dikemanakan cita-cita Boedi Oetomo untuk membuat prieboemi ini maju, kemana cita-cita kemerdekaan yang mewujudkan Indonesia yang berkeadilan sosial?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Sejak reformasi, yang katanya dalam rangka perubahan ke arah yang lebih baik, nyatanya sekarang negeri ini malah dikuasai oleh politisi-politisi yang menyebalkan, bahkan memuakkan! Yang hanya manis saat kampanye, tetapi setelah itu hanya sibuk menjadi makelar dan tikus kapitalis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partai yang menjamur, yang katanya sebagai salah satu indikator sukses demokratisasi, yang katanya untuk agen pendidikan politik, mendorong civil society, masyarakat madani, ternyata partai hanya berorientasi pada kekuasaan. Bahkan partai seperti menjadi benalu bagi 100 tahun kebangkitan negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haruskah bangsa ini butuh suplemen semacam IREX agar bisa bangkit? Wow.. Suplemen itu bukankah sudah lama kita lakukan dengan melakukan kebijakan untuk negara ini maju secara instan? Akibatnya, bukankah ternyata pondasi ekonomi, sosial, politik dan mentalitas kita begitu bobroknya sehingga kita terjerembab dalam krisis yang tak kunjung usai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah indahnya, seandainya 1 abad kebangkitan nasional ini kita jadikan momentum untuk benar-benar bangkit dan bukan dengan slogan dan bualan. Momen untuk melakukan refleksi dan otokritik setelah sekian lamanya bangsa ini tak kuasa bangkit.&lt;br /&gt;Cara yang efektif adalah kemauan pejabat publik melakukan revolusi sosial dengan tobat massal dan menunjukkan tingkah laku untuk cermin keteladanan.&lt;br /&gt;Kongkritnya, mulailah dari pejabat beralih naik angkutan umum untuk mengatasi kemacetan, mulailah dari pejabat menggunakan sepeda untuk menghemat BBM, mulailah dari pejabat menjadi contoh perlawanan terhadap korupsi, mulailah pejabat berperilaku disiplin dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pejabat publik berani memberi keteladanan untuk melakukan revolusi perilaku, maka rakyat pasti akan melakukan hal yang sama.&lt;br /&gt;Ayo, jangan bangun bangsa ini dengan seremonial, slogan, jargon dan omong kosong. Mulailah dengan keteladanan dan langkah nyata untuk kebangkitan bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-633640992797220200?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/633640992797220200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/1-abad-kebangkitan-indonesia-dalam.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/633640992797220200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/633640992797220200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/1-abad-kebangkitan-indonesia-dalam.html' title='1 ABAD KEBANGKITAN INDONESIA DALAM PERSPEKTIF WONG NDESO'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SDGlE5ZvXYI/AAAAAAAAAOU/2RKuWqvxoRA/s72-c/DSC01769.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-550700381371428634</id><published>2008-05-18T14:50:00.003+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:50.200+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENTANG PENIRON'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNIK'/><title type='text'>WARUNG MAKAN KHAS PENIRON</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC_t2ZZvXRI/AAAAAAAAANc/Yw-HoApxVt4/s1600-h/DSC01883.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC_t2ZZvXRI/AAAAAAAAANc/Yw-HoApxVt4/s200/DSC01883.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201637613423779090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jika anda berkunjung ke Peniron, ada sebuah tempat kuliner yang sebaiknya anda coba, yaitu warung makan Yu Kini. Lokasinya persis di jembatan bengkek, tempat yang sudah sangat terkenal di seantero Peniron dan sekitarnya. Lokasi itu persis di pertigaan dan sebagai pangkalan angkutan di jalan raya Peniron.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Menilik tempatnya, warung ini memang terbilang sangat sederhana sebagai ciri khas warung makan di desa. Tetapi jika sudah melihat menu khas dari warung ini, anda akan merasakan bedanya dari warung-warung makan lain. Menu spesial di warung satu ini adalah goreng ikan asli dari kali Luk Ulo, ayam goreng kampung asli, sambal, pete, lalapan dan menu yang paling spesial adalah nasi singkong (bahasa Penironnya “sega Budin”) dengan sayur ikan pedas.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC_uaJZvXSI/AAAAAAAAANk/eas9Rl5gZmY/s1600-h/yu+kini2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC_uaJZvXSI/AAAAAAAAANk/eas9Rl5gZmY/s200/yu+kini2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201638227604102434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Di sajikan dengan cara prasmanan dan boleh tambah sepuasnya tanpa dihitung tambahan biaya, sangat cocok untuk kita yang berkantong ngepas. Satu piring nasi berikut ayam goreng/lele/ikan, sayur dan segelas es teh tak akan lebih dari 5000 perak. Suasana dan pelayanan yang ramah dan apa adanya membuat pengunjung bebas makan dengan beragam posisi, duduk, jegang, jongkok, ngobrol bahkan sambil jalan-jalan kalau mau. Masalah higienis, pengelola warung ini sangat menjaga kualitas dan kebersihannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang kebetulan ke Peniron, silahkan mampir dan mencoba menu dan suasana khas warung Yu Kini ini. Dijamin lidah anda akan merasakan menu yang khas, lain daripada yang lain. Jangan kuatir jika banyak anak-anak muda yang duduk-duduk didepan warung itu, karena dijamin tak bakal menggangu anda karena mereka yang duduk-duduk itu akan sangat menghargai siapapun yang berkunjung.&lt;br /&gt;Lokasi sekitar warung memang tempat yang lumayan ramai. Apalagi tempat itu juga merupakan area mangkalnya angkutan umum, baik jurusan Kebakalan – Kebumen maupun Watulawang – Kebumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda ingin merasakan menu khas sega bodin dengan lauk khas ndeso, dengan suasana dan harga ndeso? Tidak salah jika anda mencoba warung makan ini. Monggo..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-550700381371428634?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/550700381371428634/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/warung-makan-khas-peniron.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/550700381371428634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/550700381371428634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/warung-makan-khas-peniron.html' title='WARUNG MAKAN KHAS PENIRON'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC_t2ZZvXRI/AAAAAAAAANc/Yw-HoApxVt4/s72-c/DSC01883.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-4858445034679237610</id><published>2008-05-17T22:51:00.012+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:51.085+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALERI'/><title type='text'>CUPLIKAN FOTO DOKUMENTASI PILKADES</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC8I6pZvXMI/AAAAAAAAAM0/8fWiGPJX2HM/s1600-h/IMG_0402.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC8I6pZvXMI/AAAAAAAAAM0/8fWiGPJX2HM/s200/IMG_0402.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201385898275462338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC8I65ZvXNI/AAAAAAAAAM8/iIWqSB-rugw/s1600-h/IMG_0404.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC8I65ZvXNI/AAAAAAAAAM8/iIWqSB-rugw/s200/IMG_0404.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201385902570429650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 0, 0); text-align: center;"&gt;Sebagian foto-foto konvoi kemenangan dari pendukung salah satu Calon pada Pilkades Peniron 2007.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC8I7JZvXOI/AAAAAAAAANE/jw_e_ztAjpo/s1600-h/IMG_0405.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC8I7JZvXOI/AAAAAAAAANE/jw_e_ztAjpo/s200/IMG_0405.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201385906865396962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC8I7pZvXPI/AAAAAAAAANM/mn0QGMpqcdw/s1600-h/IMG_0419.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC8I7pZvXPI/AAAAAAAAANM/mn0QGMpqcdw/s200/IMG_0419.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201385915455331570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC8I8JZvXQI/AAAAAAAAANU/kIcT-xUItiw/s1600-h/IMG_0397.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC8I8JZvXQI/AAAAAAAAANU/kIcT-xUItiw/s200/IMG_0397.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201385924045266178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Foto ini diambil setelah perhitungan suara menghasilkan keunggulan salah satu calon. Mudah-mudahan euphoria kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan untuk Peniron yang lebih baik. Yang tak lantas hilang dan selesai begitu saja, karena Peniron tidak membutuhkan kebersamaan karena euphoria sesaat, tetapi kebersamaan yang dilandasi oleh komitmen kuat untuk memajukan Peniron bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Mudah-mudahan calon yang telah diantar menjadi pemimpin juga selalu ingat dan menjaga amanah yang dibebankan kepadanya. Menjadi pemimpin yang memegang teguh janji dan mau mendengar, melihat, merasakan dan memperjuangkan kemauan rakyatnya. Bukan hanya berjalan menuruti kemauan pribadinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-4858445034679237610?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/4858445034679237610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/cuplikan-foto-dokumentasi-pilkades_17.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/4858445034679237610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/4858445034679237610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/cuplikan-foto-dokumentasi-pilkades_17.html' title='CUPLIKAN FOTO DOKUMENTASI PILKADES'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC8I6pZvXMI/AAAAAAAAAM0/8fWiGPJX2HM/s72-c/IMG_0402.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-1294117673142035144</id><published>2008-05-16T21:58:00.007+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:51.242+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENTANG PENIRON'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNIK'/><title type='text'>"KOMPLEKS UNIK" PERUMAHAN MASA DEPAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC2iSJZvXGI/AAAAAAAAAME/2cz3n0P2R_k/s1600-h/DSC01821.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC2iSJZvXGI/AAAAAAAAAME/2cz3n0P2R_k/s200/DSC01821.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200991577328016482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bagi orang Peniron dan sekitarnya atau orang asing yang pernah berkunjung ke Peniron, mungkin tak asing lagi dengan gambar di samping. Sekilas, gambar itu mirip sebuah komplek perumahan sangat sederhana. Bahkan bagi yang baru melihatnya, banyak yang mengira itu adalah sebuah bangunan perumahan atau pasar. Memang tak salah bagi yang menyebut perumahan karena itu memang bangunan perumahan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bukan bangunan perumahan bagi kami yang masih bisa nge-blog, yang bisa cari duit di Jakarta, Bandung, Malang bahkan merantau di Jepang atau yang jadi Ketua LKMD di desa tetapi nyari duit di kota. Tetapi bangunan-bangunan kecil berderet-deret itu adalah sebuah komplek perumahan masa depan alias komplek makam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana disebutkan pada artikel terdahulu, Peniron terdiri berbagai budaya, dan salah satu bentuk kekayaan budaya Peniron adalah banyaknya komplek makam dengan gaya perumahan seperti itu. Model komplek makam seperti ini, memang tidak hanya di jumpai di Peniron, tetapi juga banyak terdapat di desa-desa sekitarnya terutama desa-desa di sebelah barat antara lain di Watulawang, Kajoran dan Karanggayam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi makam yang masih memakai model bangunan seperti itu, kebanyakan berada di daerah/pedusunan yang masih banyak menganut budaya kejawen, dimana sebagian masyarakatnya masih taat meneruskan tradisi nenek moyangnya. Walaupun begitu, bukan berarti di daerah itu masyarakatnya tidak beragama, tetapi masyarakatnya walaupun 100% sebagai pemeluk agama Islam belum bisa melepaskan diri dari ikatan budaya pendahulunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunan makam atau yang di desa Peniron dikenal sebagai cungkup itu hampir menyerupai pos ronda, baik dari ukuran maupun model bangunannya. Satu bangunan cungkup rata-rata berukuran 4 x 2,5 meter, dengan tinggi tiang tak ada yang lebih dari  1,5 meter dan biasanya digunakan untuk 1 keluarga atau 2-3 nisan/kijing. Kebanyakan terbuat dari kayu pilihan sehingga bisa bertahan bertahun tahun. Sekarang dengan susahnya mendapatkan kayu yang baik, keluarga pemilik makam sudah menggantikan kayu dengan bangunan dari bata dan semen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian dari cungkup itu, ada yang bisa membuat bulu kuduk kita merinding, terutama bagi anda yang bukan orang Peniron asli dan baru pertama kali melihat langsung dari dekat. Yang anda yang bukan penakut tentu anda adalah pengecualian. Jika kita melongok ke dalam makam, yang sebagian berdinding sehingga gelap, ada begitu banyak bekas pembakaran kemenyan. Begitu lamanya, sehingga kemenyan yang dibakar itu bisa menumpuk lebih dari setengah meter!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemenyan-kemenyan itu memang merupakan salah satu bagian dari tradisi di daerah kami. Kebanyakan yang melakukan adalah mereka yang sudah berumur di atas 50 tahun. Untuk generasi di bawah itu, disamping malas, tidak bisa, juga karena kebanyakan sudah terpengaruh dengan budaya islam yang tidak melazimkan membakar kemenyan di makam. Pada bulan-bulan jawa tertentu seperti Suro, Mulud dan Besar, makam-makam itu sering dikunjung, para ahli waris dari penghuni perumahan untuk memanjatkan doa sambil menaburkan bunga, membersihkan kuburan dan membakar kemenyan. Di samping, tradisi mengunjungi makam sambil membakar kemenyan juga dilakukan kala ahli waris akan melangsungkan upacara pernikahan, khitan, tujuh bulan kehamilan dan lain-lain. Tradisi seperti itu di Peniron di sebut “resik” atau “nyekar”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping model makam seperti itu, di Peniron terdapat model makam lain yang seperti kebanyakan maupun makam leluhur yang berarsitektur berbeda. Ya, model makam di Peniron memang menjadi ciri sebagai desa yang punya budaya beragam. Di samping itu, menjadi salah satu simbol kerukunan karena tidak pernah ada masalah dengan banyaknya model makam walaupun berdampingan satu sama lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi disamping keunikannya, model makam “cungkup” juga menjadi masalah sendiri di saat lahan kuburan sudah begitu sempit, sementara masih saja ada orang yang mati. Karena sudah sangat rapatnya bangunan, hingga berdempet dempet, saat ada penghuni baru masuk komplek, betapa susahnya orang yang mengantar. Bahkan sampai keranda itu dibawa sambil merunduk, jongkok bahkan sampai dioper-operan seperti kerja bakti memindah batu bata. Disamping itu, dengan sempitnya lahan, sisa tanah yang sebenarnya bisa digunakan untuk kuburan, menjadi tak bisa digunakan karena dititik itu berdiri tiang rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah seperti itu memang harus dipecahkan, karena kalau makam umum tidak dibenahi dan diatur, apa kami masih bisa dapat kapling besok? Padahal sebelum saya mati, akan banyak orang dan teman-teman kami yang mendahuluinya. …Takut ndak dapat kapling kali.. he..he..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi tak berarti model makam itu perlu dieliminasi, tetapi mungkin perlu aturan dan penataan biar tidak seenaknya bikin bangunan dan kapling yang merusak landsekap dan tata makam. Apalagi, karena keunikannya, model makam berpotensi jadi obyek wisata, contohnya saat SDSB dan judi Kuda Liar masih marak, maka marak pula komplek perumahan masa depan itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tertarik untuk berwisata ke kuburan? Atau malah mau beli kapling???&lt;br /&gt;Datang saja ke Peniron..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-1294117673142035144?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/1294117673142035144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/kompleks-unik-perumahan-masa-depan.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/1294117673142035144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/1294117673142035144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/kompleks-unik-perumahan-masa-depan.html' title='&quot;KOMPLEKS UNIK&quot; PERUMAHAN MASA DEPAN'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC2iSJZvXGI/AAAAAAAAAME/2cz3n0P2R_k/s72-c/DSC01821.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-8047284905462007649</id><published>2008-05-11T13:01:00.008+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:51.953+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALERI'/><title type='text'>CUPLIKAN FOTO DOKUMENTASI PILKADES</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC2pB5ZvXII/AAAAAAAAAMU/OrUYt8I4PII/s1600-h/IMG_0261.JPG"&gt;Sebagian foto dokumentasi itu :&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC2pB5ZvXII/AAAAAAAAAMU/OrUYt8I4PII/s1600-h/IMG_0261.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC2pB5ZvXII/AAAAAAAAAMU/OrUYt8I4PII/s200/IMG_0261.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200998994736536706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC2pCJZvXJI/AAAAAAAAAMc/F7nZWq8VBWo/s1600-h/IMG_0363.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC2pCJZvXJI/AAAAAAAAAMc/F7nZWq8VBWo/s200/IMG_0363.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200998999031504018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC2pCZZvXKI/AAAAAAAAAMk/dEqYxUY7TNw/s1600-h/Foto+Gembrit.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC2pCZZvXKI/AAAAAAAAAMk/dEqYxUY7TNw/s200/Foto+Gembrit.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200999003326471330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC2pCZZvXLI/AAAAAAAAAMs/RZGp8g5tsgQ/s1600-h/poster1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC2pCZZvXLI/AAAAAAAAAMs/RZGp8g5tsgQ/s200/poster1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200999003326471346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Sebenarnya mau saya upload ke Flickr atau Photobucket tapi karena selama ini saya internetan pake modem Hp, jadi eman-eman karena saat ini lagi ngirit untuk mengantisipasi kenaikan BBM.&lt;br /&gt;mASIH banyak foto-foto lain. Bagi anda yang menginginkan foto-foto Peniron untuk dikoleksi, silahkan donasikan uang anda untuk ditukar dengan pulsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau kirimkan minat anda via buku tamu dan akan kami transfer secara cuma-cuma via email.&lt;br /&gt;Ha...ha..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-8047284905462007649?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/8047284905462007649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/cuplikan-foto-dokumentasi-pilkades.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8047284905462007649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8047284905462007649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/cuplikan-foto-dokumentasi-pilkades.html' title='CUPLIKAN FOTO DOKUMENTASI PILKADES'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC2pB5ZvXII/AAAAAAAAAMU/OrUYt8I4PII/s72-c/IMG_0261.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-7452407699830769872</id><published>2008-05-09T18:21:00.007+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:51.974+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TULISAN ASAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UNEK-UNEK'/><title type='text'>MENGGUGAT KETIDAKADILAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC2l15ZvXHI/AAAAAAAAAMM/9Dq8OAU47YY/s1600-h/DSC01826.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC2l15ZvXHI/AAAAAAAAAMM/9Dq8OAU47YY/s200/DSC01826.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200995490043223154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ketika tadi pagi saya membaca artikel terbaru tentang resahnya warga desa Seling di &lt;a href="http://www.kebumenkab.go.id/"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;situs Pemkab Kebumen&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;,&lt;/span&gt; alangkah resahnya saya. Keresahan ini saya yakini juga akan dirasakan oleh banyak warga Peniron jika mereka juga membaca tulisan di situsnya Pemda Kebumen itu. Keresahan yang jauh lebih banyak jumlahnya dibanding jumlah warga desa Seling yang resah karena pemukimannya terancam oleh erosi kali Luk Ulo.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi warga Peniron, yang hidup dengan mengandalkan penghidupan dari sepetak sawah, tetapi sudah bertahun-tahun tanah kami yang &lt;strong&gt;berpuluh-puluh hektar&lt;/strong&gt; terkena erosi. Dan karena erosi, sekarang posisi tanah itu menjadi wilayah desa Seling, maka warga Seling mendapatkan dan menggarap tanah yang itu dengan gratis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sementara kami setiap tahun selalu dikenai kewajiban pajak bumi oleh negara atas tanah itu. Entah sudah berapa ratus ribu pajak yang kami bayar tanpa kami menggarap tanah itu, dan bahkan entah berapa juta desa kami harus terus nomboki PBB dari tanah yang telah berubah menjadi lahan hidup warga Seling itu.&lt;br /&gt;Semua kami lakukan karena kami selalu berharap, ada masanya kami mendapatkan keadilan dengan mendapatkan apa yang semestinya menjadi hak kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erosi Luk Ulo memang telah membuat hubungan kami dan sebagian warga Seling menjadi sering bersitegang. &lt;strong&gt;Tanah telah menjadikan sebagian warga desa yang santun menjadi tamak dan serakah&lt;/strong&gt;. Tanah gratis telah menjadikan sebagian warga Seling, yang sebenarnya masih saudara menjadi seperti kehilangan hati nurani. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;Bahkan karena ketidakberdayaan, kebingungan atau mungkin bahkan kebodohan, sekitar tahun 2001 karena persoalan lain, kemarahan warga Peniron diluapkan dengan merusak lahan-lahan di Seling yang sebenarnya lebih adil menjadi miliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toh Pemerintah tidak pernah mau tahu, walaupun berkali-kali kami berteriak dan memberi sinyal adanya ketidakadilan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Yang mengagetkan kami, awal Mei yang lalu diadakan sosialisasi dari Satker Non Vertikal Tertentu Pro Bo Lo, bahwa seluruh tanah yang dianggap sebagai endapan adalah milik dinas Pengairan. Bagaimana jika seluruh tanah kami hilang terkena erosi? &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Akankah kami menjadi lebih miskin karena kehilangan ladang pangan kami? Bagaimana jika seluruh Peniron beralih ke seberang sungai? Akankah desa Peniron tinggal sejarah? Dengan itu, bukankah secara normatif kami telah dirampas haknya oleh negara? Lantas apa gunanya dibuat aturan negara jika tidak menciptakan keadilan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi insyaAlloh, jika itu aturan negara, kami akan patuhi. Tetapi tuntutan keadilan akan selalu kami perjuangkan. Entah apapun resikonya, kami akan kibarkan perlawanan jikalau kami selalu terdzolimi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Senin yang lalu, telah diadakan pertemuan antara Kepala Desa Seling dan Peniron di Kantor Satpol PP. Menurut Bapak Triyono Adi Kades Peniron, kades Seling juga satu paham untuk menyelesaikan permasalahan tanah ini dengan kekeluargaan. Opsi yang akan dilakukan adalah : 1. Diadakan pertemuan antara Peniron dan Seling untuk mencari solusi terbaik. 2. Solusi terbaik adalah : a. Membuat sudetan sesuai batas desa asli dan mengembalikan sungai pada posisi semula, atau b. menetapkan batas desa tanpa sudetan sesuai batas asli terdahulu, sehingga dimanapun tanah itu, penggarap yang sah menjadi proiritas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, apa hubungan keresahan kami dengan artikel di situs Kebumen? Jawabannya, setiap kami mendengar apapun mengenai tanah kami yang sekarang digarap warga Seling, kami selalu resah. Akankah tanah kami yang sudah berpuluh tahun hilang akhirnya terampas?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika warga Seling resah karena rumah mereka terancam erosi, tidakkah mereka juga merasakan resahnya perasaan kami, yang berpuluh-puluh tanahnya mereka nikmati dengan cuma-cuma?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami memang selalu mengusahakan agar ada jalan damai untuk menyelesaikan masalah ini dengan desa Seling. Demi hak kami dan warga Peniron, kami berusaha mendapatkan tanah itu kembali dengan cara elegan, tidak dengan cara yang dibenci Tuhan.&lt;br /&gt;Mudah-mudahan warga Seling bisa menerima tawaran kami dengan nurani. Jika jalan damai tak mendapat respon baik dari warga Seling, mudah-mudahan pemerintah bisa memposisikan diri sebagai mediator dan pengadil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan ada tambahan kesabaran dan kekuatan untuk kami memperjuangkan hak warga kami yang terampas. Jikapun akhirnya ikhtiar damai kami gagal, mungkin dengan amat terpaksa kami menyerahkan opsi lain kepada masyarakat.&lt;br /&gt;Mudah-mudahan pihak terkait tidak menutup mata dan nurani terhadap persoalan ini, karena menjadi tanggung jawab negara jika rakyat emosional karena rasa keadilannya terampas dan terkoyak.&lt;br /&gt;Bukankah pepatah mengatakan ”&lt;em&gt;cacingpun akan menggeliat jika terinjak?”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Kepada seluruh masyarakat Peniron, jangan hanya menjadi penonton... Karena Andalah subyek yang sebenar-benarnya&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;….Mudah-mudahan besok situs Kebumen akan gantian mengangkat keresahan kami...&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-7452407699830769872?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/7452407699830769872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/menggugat-keadilan.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7452407699830769872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7452407699830769872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/menggugat-keadilan.html' title='MENGGUGAT KETIDAKADILAN'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SC2l15ZvXHI/AAAAAAAAAMM/9Dq8OAU47YY/s72-c/DSC01826.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-8291122440153221749</id><published>2008-05-08T15:03:00.003+07:00</published><updated>2008-07-13T22:11:41.308+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENTANG PENIRON'/><title type='text'>TENTANG PENIRON</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;Peniron, hanyalah sebuah desa kecil di 10 km utara kota Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Terletak di sebelah barat lembah Luk Ulo, sebuah sungai terbesar di Kebumen yang membelah Kebumen menjadi dua daerah dengan kebudayaan sedikit berbeda satu dengan lainnya, yang sering orang katakan sebagai daerah wetan kali dan kulon kali. Sebagai desa, Peniron tidak ada yang istimewa dan mungkin nyaris sama seperti desa-desa lain yang jauh dari kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih mengenal Peniron, kami membagi artikel tentang Peniron dari beberapa aspek, dan karena tulisan ini bersifat rintisan, maka sangat terbuka bagi teman-teman untuk menambahkan referensi dan melengkapi artikel ini. Tentu harus didukung bukti sahih dan data yang bisa dipertanggungjawabkan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Peniron dalam sejarah : &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyebut sejarah, adalah mengungkap sebuah fakta masa lampau. Jadi, masa lampau bisa dikatakan sebagai sejarah jika disertai bukti sejarah. Jika tidak, maka masa lampau itu baru berupa sebuah cerita sejarah yang mungkin hanya fakta sejarah lesan yang turun temurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitupun dengan sejarah Peniron, kendati kami dan masyarakat Peniron meyakini sejarah Peniron adalah sebuah fakta, tetapi karena tanpa dilengkapi sebuah peninggalan sejarah yang bisa membuktikan cerita sejarah Peniron, maka kami tak akan memaksa siapapun untuk mempercayainya seperti yang kami yakini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini saya yakin tidak hanya terjadi di desa Peniron, tetapi mungkin hampir setiap desa menyimpan sejarah masing-masing. Mempunyai cerita turun-temurun tentang sejarah desanya, walaupun kurang didukung oleh bukti-bukti peninggalan sejarah dan tak terdokumentasi dengan baik sebagai dokumen sejarah. Sebagian dari kita memang tak terlalu peduli dengan sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian dari kita bahkan menganggap dengan mengagungkan sejarah, kita hanya membuai diri dengan cerita heroik masa lalu dan akan melenakan kita akan keharusan membangun dan mempersiapkan masa depan. Karena pemikiran di atas itulah, kita sekarang menjadi bangsa yang tak punya jati diri, menjadi bangsa yang labil dan mudah dipermainkan perubahan jaman.&lt;br /&gt;Maka, jika kita ingin menjadi bangsa yang besar mari kita belajar pada sejarah. Dengan sejarah kita menjadi mengenal siapa kita, menjadi tahu dan belajar/minimal bisa membayangkan bagaimana perjuangan generasi sebelum kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peniron masa lampau adalah sebuah belantara dilembah Luk Ulo. Konon yang membuka hutan dan menjadikan daerah pemukiman adalah seorang ulama/kesatria bernama Eyang Rohmanudin alias Mbah Kuwu. Sampai akhir hayatnya Eyang Rohmanudin tidak mempunyai keturunan dan jasadnya dimakamkan di Pemakaman Istana Gede, di dukuh Krajan Peniron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyebut sejarah, cerita Peniron tak lepas dari sejarah berdirinya kota Kebumen/Kebumian/Kabumian.&lt;br /&gt;Pada saat Ki Bumi, seorang Senopati dari Mataram membuka desa di lembah Luk Ulo sehingga dinamakan Ki-Bumi-an atau Ke-Bumi-an atau sekarang menjadi Kebumen, seorang pengikutnya yaitu Ki Bodroyudo/Eyang Bodroyudo tinggal di Peniron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping beliau, sejarah Peniron juga mencatat pejuang-pejuang yang lain seperti Eyang Kuntiri, Eyang Ragil, Eyang Nayawedana sang penakluk jin dan membuka hutan menjadi daerah Kebokuning, Eyang Drapaita alias Mbah Pancur yang menancapkan keris dan keluar air sehingga daerah Kalipancur terdapat mata air yang tak pernah kering, dimakamkam di Istana Gede.&lt;br /&gt;Pejuang Peniron lainnya adalah Eyang Canakrom dan Eyang Guna Wijaya, seorang empu yang selalu mandi menggunakan api, dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak lagi tokoh-tokoh dalam sejarah Peniron, tetapi yang mengherankan beberapa sumber sejarah tidak mau bercerita secara detail bahkan menutup diri untk membuka cerita tokoh-tokoh yang konon memang sengaja dirahasiakan.&lt;br /&gt;Entahlah, mungkin justru dengan adanya rahasia dari tokoh-tokoh di Peniron itulah yang akhirnya menjadikan Peniron punya ciri khas cerita sejarah tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi pemerintahan, Peniron pertama kali dipimpin oleh Ki Udadiwangsa, konon beliau memimpin Peniron jauh sebelum tahun 1900an. Makam beliau ada di Istana Gede.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin Peniron yang kedua adalah Ki Ranareja, yang di sebut-sebut sebagai Demang pertama. Salah satu tokoh nasional yang merupakan garis keturunan dari beliau adalah Edi Nalapraya, seorang jendral yang dulu pernah memimpin IPSI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin ketiga adalah Eyang Tirtawijaya, dimakamkan di pemakaman Bulugantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin keempat adalah Eyang Ketiwijaya/Kusen dimakamkan di Bulugantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin kelima adalah Samikarya. Masa pemerintahannya adalah sesudah kemerdekaan Indonesia (1945). Pada masa itu, Peniron adalah daerah Gelondongan, yaitu sebuah Desa koordinator bagi desa-desa sekitarnya, sehingga Kepala Desa waktu itu lebih dikenal sebagai Gelondong. Karena masa itu tidak ada batasan masa jabatan, dia baru berhenti menjadi Kepala Desa pada tahun 1984. Beliau dimakam di Istana Gede.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin Peniron yang keenam adalah H. Nursodik yang memimpin Peniron selama 16 tahun, dari tahun 1986 – 2002. Beliau dimakam di Pemakaman Umum Karang Cengis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin ketujuh adalah Triyono Adi, yang memimpin Peniron sebagai Kepala Desa sejak tahun 2002 sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sekilas tentang cerita sejarah Peniron. Sebagai tulisan rintisan, yang masih memerlukan banyak penyempurnaan, maka siapapun masih sangat mungkin untuk menambah cerita sejarah ini, tentu didukung serta diakui oleh warga Peniron sebagai fakta sejarah Peniron. Dengan demikian, akhirnya akan menambah khasanah sejarah Peniron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan walaupun belum lengkap, sejarah tentang Peniron akan menjadikan warga Peniron dan siapapun keturunan orang Peniron lebih mempunyai jatidiri dan mejadi generasi tangguh memperjuangkan masa depan. Dan harapannya lagi, muncul kebanggaan dan kepedulian meneruskan cita-cita pendahulu, yang telah berjuang pada jamannya demi kita dan anak cucu kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Peniron dari aspek Sosial, Budaya dan Politik:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai daerah pedesaan, desa Peniron adalah desa yang aman, tentram, damai. Masyarakat hidup berdampingan dengan masih sangat tinggi memegang nilai-nilai dan norma sosial yang dianutnya. Hubungan kemasyarakatan yang masih sangat kuat di Peniron menjadikan seluruh masyarakat saling mengenal satu-sama lain walaupun jumlahnya mencapai 1500 Kepala Keluarga dengan luas wilayah 951 Ha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir 90% penduduknya bekerja sebagai petani, dengan 80% dari itu adalah petani marginal karena keterbatasan lahan yang dimiliki. Selebihnya dari yang berprofesi sebagai petani adalah PNS/Wirausaha/TNI/Polri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun penduduk Peniron 100% beragama Islam, tidak semua daerah merupakan warga muslim yang sangat taat, bahkan hampir 40% bisa dikatakan sebagai kaum abangan. Toh begitu tak pernah ada gejolak apapun di sana karena semua saling menghormati dan saling menjaga perasaan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal pendidikan, 90% anak usia sekolah telah menamatkan pendidikan dasar 9 tahun/setingkat SLTP, apalagi didukung dengan fasilitas pendidikan yang memadai untuk pendidikan dasar. Di Desa Peniron ada 2 buah TK, 3 buah SD Negeri, 1 buah MI Swasta dan 1 buah SMP Negeri. Keterbatasan lembaga pendidikan setingkat SLTP di Peniron teratasi karena adanya MTs Swasta di desa tetangga, yaitu 1 MTs di desa Karangreja kec. Karanggayam dan 1 buah MTs di desa Jemur Pejagoan yang jaraknya lumayan dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pendidikan menengah atas, hampir 50% lulusan SMP meneruskan pendidikan setingkat SLTA di kota dan hanya sekitar 10% dari lulusan SLTA yang meneruskan ke perguruan tinggi. Kondisi sekarang yang segalanya serba mahal sangat menjadi kendala bagi warga Peniron untuk menyekolahkan anaknya apalagi sampai ke perguruan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal kebudayaan, sebagaimana disebutkan di atas, sebagai desa di wilayah kulon kali (barat sungai Luk Ulo), maka kebudayaan masyarakatnya sangat dipengaruhi budaya Jawa Banyumasan. Baik dari segi bahasa/dialek, kesenian dan budaya adat lainnya. Jadi tak heran jika di Peniron ada 3 buah group kesenian ebleg/kuda lumping, 2 buah group lengger, mentiet, dangsak, dan lainnya. Disamping budaya banyumasan, Peniron dikenal sebagai gudangnya group kesenian Janeng, sebuah seni shalawat tradisional Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal politik, Peniron lebih terbagi pada 2 kekuatan ideologi, yaitu Islam dan Nasionalis. Hal ini tidak mengherankan karena di samping berimbangnya kaum agamis dan abangan, Peniron juga punya sejarah masa lalu yang menggambarkan dominannya kedua kekuatan yang pada masanya diwakili oleh Partai NU dan PNI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan ketika terjadi perselisihan antara AOI (Angkatan Oemat Islam) dan Republik Indonesia tahun 1949 – 1952, desa Peniron menjadi salah satu basis kekuatan AOI sehingga sampai terjadi pertumpahan darah. Tercatat 2 orang terbunuh oleh AOI dan beberapa rumah yang ditengarai sebagai lumbung logistik AOI dibakar oleh tentara Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa Orde Baru, karena kuatnya massa "hijau", Peniron adalah tambang emas bagi PPP sehingga selalu mampu mengimbangi bahkan sempat mengungguli perolehan suara Golkar pada ajang PEMILU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, dimasa reformasi ketika begitu banyak partai berbasis warga NU, massa islam di Penironpun terpecah, terutama dalam dua kakuatan besar PKB dan PPP. Karena terpecahnya massa hijau, sejak Pemilu di masa reformasi di gelar, PKB dan PPP belum mampu mengungguli suara PDI Perjuangan sebagai pengumpul suara terbanyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Peniron dalam aspek Demografi dan Geografis :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara Geografis, Peniron terletak di 7&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0&lt;/span&gt;400 - 7&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0&lt;/span&gt;410 Lintang Selatan dan 109&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0&lt;/span&gt;400 - 109&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0&lt;/span&gt;410 Bujur Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batas utara adalah Desa Logandu dan Kebakalan (Kecamatan Karanggayam), batas timur Desa Karangreja Kecamatan Karanggayam, Desa Kedungwaru, Seling dan Widoro (Kecamatan Karangsambung), batas selatan Desa Kebagoran Kecamatan Pejagoan, dan batas barat adalah Desa Watulawang dan Pengaringan (Kecamatan Pejagoan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luas Wilayah 951 Ha atau 9.510 Km2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desa Peniron terdiri dari dataran rendah di sekitar lembah Luk Ulo dan sebagian lagi bergunung-gunung. Puncak tertinggi di Peniron adalah gunung Brujul yang berbatasan dengan desa Kebakalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2007, jumlah penduduk Peniron adalah 7.636 jiwa dengan 1456 KK. Jumlah itu belum termasuk yang sudah menetap di luar daerah karena mempunyai pekerjaan tetap di luar Peniron. Sebagian besar dari penduduk yang menetap adalah usia non produktif, sedangkan usia produktif sebagian besar didominasi oleh usia sekolah dan pasca sekolah karena belum bekerja atau dalam rangka mencari kerja. ***bersambung** &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-8291122440153221749?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/8291122440153221749/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/sejarah-peniron_08.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8291122440153221749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8291122440153221749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/sejarah-peniron_08.html' title='TENTANG PENIRON'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-4463296105536509267</id><published>2008-05-07T14:40:00.006+07:00</published><updated>2008-10-13T01:35:56.407+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SEJARAH'/><title type='text'>SEJARAH PENIRON</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Menyebut sejarah, adalah mengungkap sebuah fakta masa lampau. Jadi, masa lampau bisa dikatakan sebagai sejarah jika disertai bukti sejarah. Jika tidak, maka masa lampau itu baru berupa sebuah cerita sejarah yang mungkin hanya fakta sejarah lesan yang turun temurun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Begitupun dengan sejarah Peniron, kendati kami dan masyarakat Peniron meyakini sejarah Peniron adalah sebuah fakta, tetapi karena tanpa dilengkapi sebuah peninggalan sejarah yang bisa membuktikan cerita sejarah Peniron, maka kami tak akan memaksa siapapun untuk mempercayainya seperti yang kami yakini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini saya yakin tidak hanya terjadi di desa Peniron, tetapi mungkin hampir setiap desa menyimpan sejarah masing-masing. Mempunyai cerita turun-temurun tentang sejarah desanya, walaupun kurang didukung oleh bukti-bukti peninggalan sejarah dan tak terdokumentasi dengan baik sebagai dokumen sejarah. Sebagian dari kita memang tak terlalu peduli dengan sejarah. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian dari kita bahkan menganggap dengan mengagungkan sejarah, kita hanya membuai diri dengan cerita heroik masa lalu dan akan melenakan kita akan keharusan membangun dan mempersiapkan masa depan. Karena pemikiran di atas itulah, kita sekarang menjadi bangsa yang tak punya jati diri, menjadi bangsa yang labil dan mudah dipermainkan perubahan jaman. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;Maka, jika kita ingin menjadi bangsa yang besar mari kita belajar pada sejarah. Dengan sejarah kita menjadi mengenal siapa kita, menjadi tahu dan belajar/minimal bisa membayangkan bagaimana perjuangan generasi sebelum kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Peniron masa lampau adalah sebuah belantara dilembah Luk Ulo. Konon yang membuka hutan dan menjadikan daerah pemukiman adalah seorang ulama/kesatria bernama Eyang Rohmanudin alias Mbah Kuwu. Sampai akhir hayatnya Eyang Rohmanudin tidak mempunyai keturunan dan jasadnya dimakamkan di Pemakaman Istana Gede, di dukuh Krajan Peniron.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menyebut sejarah, cerita Peniron tak lepas dari sejarah berdirinya kota Kebumen/Kebumian/Kabumian. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;Pada saat Ki Bumi, seorang Senopati dari Mataram membuka desa di lembah Luk Ulo sehingga dinamakan Ki-Bumi-an atau Ke-Bumi-an atau sekarang menjadi Kebumen, seorang pengikutnya yaitu Ki Bodroyudo/Eyang Bodroyudo tinggal di Peniron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SPJCJlXCmGI/AAAAAAAAACs/zz5Xd7oSCd0/s1600-h/DSC02687.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SPJCJlXCmGI/AAAAAAAAACs/zz5Xd7oSCd0/s320/DSC02687.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256336447509796962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Disamping beliau, sejarah Peniron juga mencatat pejuang-pejuang yang lain seperti Eyang Kuntiri, Eyang Ragil, Eyang Nayawedana sang penakluk jin dan membuka hutan menjadi daerah Kebokuning, Eyang Drapaita alias Mbah Pancur yang menancapkan keris dan keluar air sehingga daerah Kalipancur terdapat mata air yang tak pernah kering, dimakamkam di Istana Gede. &lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;(foto disamping adalah petilasan Eyang Nayawedana)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pejuang Peniron lainnya adalah Eyang Canakrom dan Eyang Guna Wijaya, seorang empu yang selalu mandi menggunakan api, dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;Masih banyak lagi tokoh-tokoh dalam sejarah Peniron, tetapi yang mengherankan beberapa sumber sejarah tidak mau bercerita secara detail bahkan menutup diri untk membuka cerita tokoh-tokoh yang konon memang sengaja dirahasiakan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;Entahlah, mungkin justru dengan adanya rahasia dari tokoh-tokoh di Peniron itulah yang akhirnya menjadikan Peniron punya ciri khas cerita sejarah tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi pemerintahan, Peniron pertama kali dipimpin oleh Ki Udadiwangsa, konon beliau memimpin Peniron jauh sebelum tahun 1900an. Makam beliau ada di Istana Gede. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin Peniron yang kedua adalah Ki Ranareja, yang di sebut-sebut sebagai Demang pertama. Salah satu tokoh nasional yang merupakan garis keturunan dari beliau adalah Edi Nalapraya, seorang jendral yang dulu pernah memimpin IPSI.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin ketiga adalah Eyang Tirtawijaya, dimakamkan di pemakaman Bulugantung.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin keempat adalah Eyang Ketiwijaya/Kusen dimakamkan di Bulugantung.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin kelima adalah Samikarya. Masa pemerintahannya adalah sesudah kemerdekaan Indonesia (1945). Pada masa itu, Peniron adalah daerah Gelondongan, yaitu sebuah Desa koordinator bagi desa-desa sekitarnya, sehingga Kepala Desa waktu itu lebih dikenal sebagai Gelondong. Karena masa itu tidak ada batasan masa jabatan, dia baru berhenti menjadi Kepala Desa pada tahun 1984. Beliau dimakam di Istana Gede.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin Peniron yang keenam adalah H. Nursodik yang memimpin Peniron selama 16 tahun, dari tahun 1986 – 2002. Beliau dimakam di Pemakaman Umum Karang Cengis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin ketujuh adalah Triyono Adi, yang memimpin Peniron sebagai Kepala Desa sejak tahun 2002 sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Demikian sekilas tentang cerita sejarah Peniron. Sebagai tulisan rintisan, yang masih memerlukan banyak penyempurnaan, maka siapapun masih sangat mungkin untnuk menambah cerita sejarah ini, tentu didukung serta diakui oleh warga Peniron sebagai fakta sejarah Peniron. Dengan demikian, akhirnya akan menambah khasanah sejarah Peniron.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan walaupun belum lengkap, sejarah tentang Peniron akan menjadikan warga Peniron dan siapapun keturunan orang Peniron lebih mempunyai jatidiri dan mejadi generasi tangguh memperjuangkan masa depan. Dan harapannya lagi, muncul kebanggaan dan kepedulian meneruskan cita-cita pendahulu, yang telah berjuang pada jamannya demi kita dan anak cucu kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sekian.. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-4463296105536509267?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/4463296105536509267/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/sejarah-peniron.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/4463296105536509267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/4463296105536509267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/sejarah-peniron.html' title='SEJARAH PENIRON'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HxJ4X06Vakw/SPJCJlXCmGI/AAAAAAAAACs/zz5Xd7oSCd0/s72-c/DSC02687.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-3895442925523996412</id><published>2008-05-04T23:58:00.003+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:52.269+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>MUSYAWARAH INVENTARISASI DAN PENATAAN ASSET</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SB4dKG-AxHI/AAAAAAAAAJg/Dvx1HrLZxRA/s1600-h/DSC01727.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196623079538738290" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SB4dKG-AxHI/AAAAAAAAAJg/Dvx1HrLZxRA/s200/DSC01727.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Untuk menuju dan mempersiapkan desa mandiri, maka desa dituntut mampu mengenali dan menggali potensi desanya. Salah satu bagian dari potensi yang bisa digali untuk menunjang kemandirian desa adalah pemanfaatan asset-asset di desanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitupun dengan Desa Peniron, beberapa tahun terakhir ini terus berupaya agar pada saatnya nanti mampu menjadi desa mandiri. Dalam hal pemanfaatan asset desa, sejak tanggal 17 Desember 2007 yang lalu telah dibentuk &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-3895442925523996412?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/3895442925523996412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/musyawarah-inventarisasi-dan-penataan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3895442925523996412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3895442925523996412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/musyawarah-inventarisasi-dan-penataan.html' title='MUSYAWARAH INVENTARISASI DAN PENATAAN ASSET'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SB4dKG-AxHI/AAAAAAAAAJg/Dvx1HrLZxRA/s72-c/DSC01727.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-350121785670414447</id><published>2008-05-03T11:27:00.006+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:52.422+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LKMD'/><title type='text'>SUMEDI, Ketua LKMD Baru</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SB4Y6m-AxFI/AAAAAAAAAJQ/8EUmsCVGSXk/s1600-h/DSC01758.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196618415204254802" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SB4Y6m-AxFI/AAAAAAAAAJQ/8EUmsCVGSXk/s200/DSC01758.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Bertempat di balai desa Peniron, Sabtu, 16 Pebruari 2008 telah dilangsungkan reorganisasi LKMD. Acara yang langsung dipandu oleh Kades Triyono Adi, dibagi dalam 2 sesi yaitu : sesi LPJ dan Pembubaran Pengurus LKMD periode 2003 – 2008 serta Sesi Pemilihan Pengurus LKMD periode 2008 – 2013 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Pada acara yang dihadiri oleh Pemdes, BPD, LKMD lama , Bapak Pudjo Wardoyo hanya memberikan LPJ secara lesan dan hanya disampaikan dalam sambutan. Intinya bahwa LKMD tidak mampu membuat LPJ baik dalam hal pertanggungjawaban keorganisasian, program kerja, keuangan dan lain-lain, dan hanya mohon maaf atas semua kekurangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu yang kemudian membuat suasana rapat menjadi sedikit memanas karena muncul banyak interupsi dari peserta forum. Banyaknya interupsi yang muncul sebenarnya merupakan hal yang sangat positif karena dengan gagalnya LKMD lama membuat LPJ akan menjadi preseden buruk LKMD ke depan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu, banyaknya permasalahan yang ditinggalkan LKMD lama akan sangat menyulitkan program kerja pengurus LKMD yang akan dibentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note : &lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Secara obyektif, kepengurusan LKMD dibawah kepemimpinan Bapak Pujo Wardoyo memang sangat amburadul. Penyebab utamanya adalah terlalu asyiknya sang Ketua bermain sendiri memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi. Begitu amburadulnya, selama kepemimpiannnya LKMD tidak pernah sekalipun melakukan rapat pengurus, dan tak ada satupun program kerja kecuali sang Ketua hanya ”sibuk” sebagai penyelenggara proyek-proyek bantuan dari pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi jalan buntu karena Bapak Pujo Wardoyo (Ketua LKMD lama) tidak dapat menjawab interupsi peserta forum, akhirnya forum memberi kesempatan sampai akhir bulan kepada beliau untuk memberikan LPJ secara tertulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesi kedua diawali setelah istirahat siang. Untuk membentuk pengurus yang solid, disepakati model pemilihan dengan sistem formatur dan menggunakan pemungutan suara sedcara tertulis dan tertutup.&lt;br /&gt;Perhitungan suara menempatkan 5 orang sebagai formatur, dan setelah tim formatur melakukan pertemuan tertutup, terbentuklah susunan pengurus harian dengan Sumedi sebagai Ketuanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sambbutan sebagai Ketua LKMD yang baru, Sumedi yang merupakan aktifis pemuda mengingatkan akan tantangan yang akan dihadapi dalam membangun Peniron yang lebih baik. Oleh kaernanya, beliau mengharapkan agar persatuan dan kesatuan seluruh elemen masyarakat dapat lebih ditingkatkan.&lt;br /&gt;Dalam waktu sebulan diharapkan susunan pengurus LKMD yang baru sudah terbentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, kami ucapkan selamat kepada pengurus baru. Mudah-mudahan kehadiran Sumedi sebagai jenderal baru akan membawa LKMD Peniron lebih berdaya guna mengembangkan potensi masyarakat Peniron dan tidak meneruskan gaya kepemimpinan buruk seniornya. Amin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-350121785670414447?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/350121785670414447/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/sumedi-ketua-lkmd-baru_03.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/350121785670414447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/350121785670414447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/sumedi-ketua-lkmd-baru_03.html' title='SUMEDI, Ketua LKMD Baru'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SB4Y6m-AxFI/AAAAAAAAAJQ/8EUmsCVGSXk/s72-c/DSC01758.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-5441419195396266228</id><published>2008-05-03T00:44:00.004+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:52.657+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMDES'/><title type='text'>SOSIALISASI TTG PERTANAHAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SB3vb2-AxDI/AAAAAAAAAJA/-sRcEH_TtW0/s1600-h/DSC01717.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196572806946538546" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SB3vb2-AxDI/AAAAAAAAAJA/-sRcEH_TtW0/s200/DSC01717.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bertempat di bale desa, hari Sabtu, April 2008 telah dilangsungkan Acara Sosialisasi Aturan Pemanfaatan Tanah Persungaian. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Acara ini menghadirkan pembicara langsung dari Yogyakarta. Next soon..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-5441419195396266228?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/5441419195396266228/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/sosialisasi-ttg-pertanahan_03.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/5441419195396266228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/5441419195396266228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/sosialisasi-ttg-pertanahan_03.html' title='SOSIALISASI TTG PERTANAHAN'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SB3vb2-AxDI/AAAAAAAAAJA/-sRcEH_TtW0/s72-c/DSC01717.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-8811993913992448209</id><published>2008-05-03T00:34:00.007+07:00</published><updated>2008-12-10T00:21:52.808+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>KERIBUTAN ANTAR DESA BERHASIL DIGAGALKAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SB4Zf2-AxGI/AAAAAAAAAJY/HDKqXIRVHnA/s1600-h/DSC01708.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196619055154381922" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SB4Zf2-AxGI/AAAAAAAAAJY/HDKqXIRVHnA/s200/DSC01708.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Keributan antar desa masih kerap terjadi. Pemicunya hampir selalu adalah emosi dari teman-teman pemuda yang sering tak terkendali. Seringkali, masalah yang sangat sepelepun bisa menyebabkan mereka bersitegang, yang jika tak puas/tidak berani sendiri akhirnya mereka mengajak teman-temannya. Dan dengan alasan solidaritas, mungkin juga menunjukkan nasionalisme ndesonya, membela tanah air, jadilah masalah sepele berubah menjadi ketegangan antar desa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah beberapa waktu yang lalu dilakukan ikrar damai dengan pemuda desa Kebakalan, hari Senin kemarin menyusul penandatanganan MOU nota kesepakatan damai dg desa Tanjungsari kec. Petanahan. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pemicu masalahpun sangat sederhana. Konon, awalnya hanya masalah yang terjadi sesama teman di sekolah Madrasah Tsanawiyah di desa Jemur. Masalah merekapun sebenarnya sudah didamaikan oleh pihak sekolah, hingga akhirnya muncul pahlawan kesiangan bernama Nono dari dukuh Silampeng Peniron.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Dia yang kemudian menjadi provokator sehingga mengobarkan api yang sebenarnya hampir padam. Bersama beberapa temannya, dia menemui murid dari Petanahan dan memintanya untuk memberikan uang sejumlah 200 ribu sebagai syarat damai mengatasnamakan desa Peniron. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Dari perlakuan Nono dkk yang konon dia seorang jagoan dan pesilat, jadilah konflik pribadi berubah konflik antar desa karena muncul bumbu primordialisme lokal.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Dari berbagai sumber yang bisa dipercaya diperoleh informasi bahwa saat malam Senin sejumlah pemuda dengan puluhan sepeda motor dan 3 buah truk dari desa Tanjungsari Petanahan telah berangkat untuk menyerbu Peniron. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Dilanjutkan besok krn ini cm pake hp. Nuwun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-8811993913992448209?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/8811993913992448209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/keributan-antar-desa-berhasil.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8811993913992448209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/8811993913992448209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/keributan-antar-desa-berhasil.html' title='KERIBUTAN ANTAR DESA BERHASIL DIGAGALKAN'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/SB4Zf2-AxGI/AAAAAAAAAJY/HDKqXIRVHnA/s72-c/DSC01708.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-2083188219453228763</id><published>2008-05-02T14:42:00.002+07:00</published><updated>2008-05-02T14:46:55.641+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENTANG PENIRON'/><title type='text'>PENIRONESIA#2</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Istilah &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Penironesia&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, dan tambahan frase pada judul artikel ini bukanlah sebagai simbol separatisme. Memiripkan dengan &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://winkipedia.com/"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, kami maksud hanya agar lebih unik dan menarik, yang kemudian ada harapan dari kami, dengan ketertarikannya, akan timbul nasionalisme yang yang lebih besar dari seluruh warga Peniron di jagat raya ini terhadap Penironesia. He..he.. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, jauh sebelum saya pake untuk judul posting ini, Penironesia sudah kami proklamirkan sebagai nama room pada forum chatting untuk sesama teman-teman Peniron. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Jadi Babinsa, Intelkam, BIN dll tak perlu kuatir akan gerakan separatis baru. Ah..apalah arti sebuah nama kan Pak BIN?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desa Peniron sebagai wilayah administratif sudah ada sejak jaman pemerintah kolonial Belanda. Kala itu konon wilayahnya mencakup sampai Watulawang dan Pengaringan, yang sekarang menjadi desa tetangga. Jadi sangat mungkin jika kelak secara riil tim ahli sejarah Penironesia sudah dapat membuktikan tanggal berdirinya desa Peniron, maka Penironesia akan jauh lebih tua dari Kabupaten Kebumen.&lt;br /&gt;Hayo wong Bumen, apa ndak malu kalau nanti umur Kebumen lebih muda dari Penironesia? Apa ndak sebaiknya ditinjau kembali hari jadi Kebumen itu??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Mengenai sejarah terbentuknya Peniron silahkan tunggu postingan kami bulan depan karena tim sejarah Penironesia belum selesai mendokumentasikan hasil penelitiannya.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya yang lahir, besar dan mungkin matipun di Peniron, saya tahu bagaimana Peniron amat potensial untuk menjadi desa maju. Peniron yang luasnya lebih dari 980 hektar, jumlah penduduk yang besar, punya sawah yang luas sebagai penyangga pangan, punya hutan yang tidak semua desa punya, punya dataran rendah luas sebagai daerah penataan kawasan terpadu, punya pegunungan yang menyajikan suasana damai dan tanahnya yang menghasilkan beragam tanaman agrobisnis, punya lembah Luk Ulo tempat tambang pasir, jarak yang sedikit jauh dari kota dengan dikelilingi desa-desa yang lebih kecil dan merupakan jalan simpul/persimpangan menuju 2 kecamatan, bahkan salah satunya adalah jalur menuju kabupaten Banjarnegara dan banyak potensi lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, potensi yang menjadikan Peniron ditetapkan pemerintah sebagai salah satu Kawasan Pengembangan Desa Terpadu sepertinya masih sebagai program kosong pemerintah. Toh pada kenyataannya, jalan kabupaten yang melewati desa Peniron yang sudah puluhan tahun rusakpun, tidak pernah diperbaiki. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ketika jalan kabupaten tersebut diaspal hotmix tahun 90an, sampai sekarang belum pernah sekalipun diaspal lagi. Dan ketika sejak tahun 2006 ada proyek peningkatan jalan berjudul : &lt;em&gt;Peningkatan Jalan Tembana – Peniron&lt;/em&gt; sampai 3 tahap dengan dana milyaran rupiah, realisasi peningkatan jalan itu sampai saat tidak sampai di desa kami. Entahlah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena keterbatasan, terutama Sumber Daya Manusia, potensi Penironesia memang belum dimanfaatkan untuk menjadikan Penironesia berkembang sepesat yang diharapkan.&lt;br /&gt;Toh bukan berarti Penironesia tidak berupaya maju. Keterbatasan yang dipunyai justru menjadikan sebagian rakyat Penironesia berjuang mengekpresikan dirinya untuk eksis. Minimal, sebagai desa terluas di kawasan utara, Penironesia tetaplah desa terbesar, terdepan dan selalu sebagai leader desa-desa sekitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah Penironesia tanah tumpah darah kami. Desa yang telah membesarkan dan bahkan mengantar saudara-saudara kami rakyat Penironesia menjadi sukseswan di perantauan dalam maupun luar negeri, sukses duduk dikursi empuk birokrasi, sukses menjadi pengusaha dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah geliat menuju desa mandiri, yang diharapkan kelak tak melulu bergantung pada pemerintah, potensi-potensi di atas tentu harus digali dan dimaksimalkan. Dan karena keterbatasannya, rakyat Penironesia tak mampu memikulnya sendiri. Keterbatasan ilmu, jam terbang, tenaga dan materi membuat Penironesia butuh suntikan investasi ilmu, spirit dan materi dari luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, Saudara-saudara kami yang telah menjadi sukseswan adalah harapan rakyat Peniron untuk membantu mengatasi keterbatasan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dengan semangat kebersamaan, Penironesia kelak akan menjadi desa yang membanggakan dan membahagiakan rakyatnya. Amiin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SALAM MERDEKA…&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-2083188219453228763?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/2083188219453228763/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/penironesia2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/2083188219453228763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/2083188219453228763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/penironesia2.html' title='PENIRONESIA#2'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-3370210845850046219</id><published>2008-05-02T14:23:00.003+07:00</published><updated>2008-05-02T14:35:02.028+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENTANG PENIRON'/><title type='text'>PENIRONESIA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Desa Peniron, sebuah desa 12 km sebelah utara dari kota Kebumen. Sebuah desa kecil di kabupaten kecil.. Secara administratif, desa Peniron menjadi bagian dari kecamatan Pejagoan dan merupakan desa terluas di kecamatan ini dengan luas tak kurang dari 980 Ha. Jumlah penduduk menetap tahun 2007 kurang lebih 8000 jiwa. &lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Di desa inilah saya menghabiskan masa kecil hingga setua sekarang. Saya menamatkan pendidikan SD di SDN 1, salah satu sekolah dasar dari 4 sekolah dasar yang ada di desa saya. Saya meneruskan pendidikan SMP hingga lulus tahun 2000 di sebuah SMP Negeri di kota Kebumen walaupun saat itu di desa saya juga sudah ada SMP PGRI. (sekarang sudah tidak ada karena sudah berdiri sebuah SMP Negeri 2 Pejagoan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desa Peniron berbatasan langsung dengan desa Kebagoran di sebelah selatan, Watulawang dan Pengaringan di sebelah barat, desa Logandu dan Karangreja (Kecamatan Karanggayam) di sebelah utara dan desa Seling dan Kedungwaru (kecamatan Karangsambung) di sebelah timur yang dibatasi Sungai Luk Ulo. Topografi desa Peniron terdiri dari lembah, dataran rendah dan pegunungan, sehingga Peniron punya banyak sungai, sawah dan hutan yang luas, dan jalanan yang naik turun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dari letak geografis yang dikelilingi banyak desa dan didukung struktur topografi yang berbeda dari desa lain, Peniron tumbuh menjadi desa yang penuh potensi, sehingga menjadi pilot project kawasan desa berkembang. Sehingga walaupun berada cukup jauh dari kota, Peniron mempunyai sarana publik yang cukup memadai mulai dari masjid besar, lapangan olah raga, pasar, terminal angkutan, klinik kesehatan, serta fasilitas pendidikan dari TK hingga SLTP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar mata pencaharian penduduk adalah bertani, dengan rata-rata mempunyai luas lahan yang sangat terbatas. Sebagian kecil adalah PNS/TNI/Polri dan wirausaha. Karena kondisi itu pula, sebagian besar teman-teman saya mencari nafkah menjadi perantau diluar Peniron bahkan menjadi TKI/TKW. Bersambung…&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-3370210845850046219?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/3370210845850046219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/penironesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3370210845850046219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/3370210845850046219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/penironesia.html' title='PENIRONESIA'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7191506189670771264.post-7087073437916883997</id><published>2008-05-02T13:59:00.004+07:00</published><updated>2008-07-26T20:08:04.677+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>MUKADIMMAH</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Kami bangsa Penironesia, dengan ini menyatakan kemerdekaan peniron-online. Oleh karena itu, seluruh media online lain milik warga Penironesia harus di-link ke weblog ini agar sesuai dengan tujuan berdirinya peniron-online sebagai salah satu media pemersatu Penironesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya untuk mewujudkan weblog ini menjadi media khusus yang adil dan beradab, maka rakyat Penironesia diwajibkan partisipasinya untuk mendukung weblog ini, sehingga tercapai masyarakat peniron-online yang tergabung dalam&lt;/span&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;mBangun Deso Blogger&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;span style="color:#000066;"&gt;yang adil, makmur, sejahtera.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Kemudian dari pada itu, dalam rangka mendukung perdamaian dunia blogger, maka warga peniron-online diharapkan menjunjung tinggi solidaritas dan sportifitas sesuai norma dunia blogger. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Bantuan berupa artikel, foto, video, material, duit, saran, kritik dan lain-lain akan kami terima dengan senang hati dan akan kami tindaklanjuti selama bantuan di atas memberi manfaat positif bagi dunia umumnya dan Penironesia khususnya sesuai tujuan weblog ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Salam&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;a href="http://hariepeniron.blogspot.com/"&gt;Redaksi&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7191506189670771264-7087073437916883997?l=penironku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penironku.blogspot.com/feeds/7087073437916883997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/kami-bangsa-penironesia-dengan-ini.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7087073437916883997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7191506189670771264/posts/default/7087073437916883997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penironku.blogspot.com/2008/05/kami-bangsa-penironesia-dengan-ini.html' title='MUKADIMMAH'/><author><name>Kang Suhar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03466561870419512693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_O8u0GEGiigc/STTon4fZZsI/AAAAAAAAAZo/UQG_WH_eYD8/S220/Admin.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry></feed>
